Sempat Viral, Polisi Kantongi Identitas Bos Perusahaan Animasi di Jakarta Pusat yang Diduga Eksploitasi Karyawannya

Identitas bos perusahaan animasi yang diduga eksploitasi karyawan akhirnya terungkap, kasus viral di Jakarta Pusat.
Identitas bos perusahaan animasi yang diduga eksploitasi karyawan akhirnya terungkap, kasus viral di Jakarta Pusat. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Jakarta Pusat, gemasulawesi - Kasus dugaan eksploitasi dan tindak kekerasan di sebuah perusahaan animasi di Jakarta Pusat telah menarik perhatian publik. 

Polisi berhasil mengidentifikasi bos perusahaan animasi yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Firdaus, mengonfirmasi bahwa bos perusahaan tersebut adalah CL, seorang warga negara asing (WNA) asal Hong Kong berusia 27 tahun.

Identitas CL telah diperoleh berkat laporan mendalam dan bukti yang dikumpulkan dari mantan karyawan.

Baca Juga:
Diduga Hendak Tawuran, 4 Remaja di Jaktim Diciduk, Sajam dan Molotov Disita

Kasus ini pertama kali mencuat setelah para mantan pegawai mengeluhkan perlakuan buruk yang mereka alami selama bekerja. 

Para korban melaporkan berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi yang mereka alami, termasuk kondisi kerja yang tidak manusiawi dan perlakuan yang kasar dari atasan. 

Beberapa mantan karyawan bahkan mengungkapkan bahwa mereka dipaksa bekerja dalam jam yang tidak wajar tanpa kompensasi yang layak. 

Pengakuan mereka, yang disertai dengan dokumentasi dan bukti, memicu investigasi oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:
Heboh Penemuan Bayi Laki-laki di Pinggir Kali Inspeksi Ancol, Polisi Usut Motif Pembuangan

Polisi, setelah menerima laporan tersebut, melakukan penyelidikan mendalam. 

Mereka telah mengumpulkan berbagai bukti yang mendukung klaim para mantan karyawan, termasuk rekaman video dan dokumen terkait kondisi kerja. 

"Kami bekerja keras untuk memastikan bahwa semua bukti terkumpul dengan baik dan keterangan saksi diperoleh secara menyeluruh," jelas AKBP Firdaus.

Saat ini, pihak kepolisian sedang fokus pada pengumpulan bukti dan keterangan dari saksi-saksi. 

Baca Juga:
Detik-Detik Plafon Ambruk di Venue Menembak PON Aceh Viral, Ini Penyebabnya

Tiga mantan pegawai perusahaan yang diduga menjadi saksi utama dalam kasus ini dijadwalkan untuk diperiksa oleh pihak kepolisian.

Pemeriksaan saksi-saksi ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai praktik buruk di perusahaan tersebut. 

Selain memanggil saksi, pihak kepolisian juga berencana untuk memanggil terduga pelaku CL setelah semua bukti terkumpul. 

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses hukum dapat berjalan adil dan transparan.

Baca Juga:
Macet Total hingga Berjam-jam, Ternyata Ini Penyebab Lonjakan Kendaraan di Puncak Saat Long Weekend Maulid Nabi

Kasus ini juga sempat viral di media sosial, memicu perdebatan mengenai perlindungan hak-hak karyawan dan perlunya reformasi dalam ketenagakerjaan. 

Banyak pengguna media sosial menyoroti pentingnya perlindungan yang lebih baik untuk pekerja dan menuntut tindakan tegas terhadap pelanggar. 

Polisi berkomitmen untuk mengungkap fakta secara menyeluruh dan memastikan keadilan bagi korban. 

Proses hukum diharapkan dapat memberikan pelajaran penting tentang hak-hak pekerja dan menguatkan sistem perlindungan di tempat kerja. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Diduga Hendak Tawuran, 4 Remaja di Jaktim Diciduk, Sajam dan Molotov Disita

Polisi tangkap empat remaja di Ciracas diduga akan tawuran. Barang bukti sajam dan molotov disita, pemeriksaan lanjut.

Heboh Penemuan Bayi Laki-laki di Pinggir Kali Inspeksi Ancol, Polisi Usut Motif Pembuangan

Bayi laki-laki ditemukan di pinggir Kali Ancol, polisi selidiki siapa pelaku pembuangan dan motifnya.

Detik-Detik Plafon Ambruk di Venue Menembak PON Aceh Viral, Ini Penyebabnya

Plafon venue PON Aceh ambruk akibat hujan deras, videonya pun viral dan beredar luas di media sosial.

Macet Total hingga Berjam-jam, Ternyata Ini Penyebab Lonjakan Kendaraan di Puncak Saat Long Weekend Maulid Nabi

Libur panjang Maulid Nabi Muhammad menyebabkan lalu lintas Puncak macet total akibat perilaku pengendara dan volume kendaraan

Kecelakaan Beruntun di Tangerang Selatan! Angkot Tabrak 4 Motor dan Gerobak Dagangan, Ini Data Terbaru Para Korban

Angkot menabrak empat motor dan gerobak di Tangerang Selatan, delapan orang terluka dalam kecelakaan beruntun ini.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;