Heboh Temuan Tulang Manusia di Pinggir Jalan Tol BSD Tangerang Selatan, Polisi Turun Tangan

Polisi tengah mengidentifikasi penemuan tulang manusia di Tol BSD. Penyelidikan mendalam segera dilakukan dengan saksi kunci.
Polisi tengah mengidentifikasi penemuan tulang manusia di Tol BSD. Penyelidikan mendalam segera dilakukan dengan saksi kunci. Source: Foto/Kolase PMJ News

 

Tangerang Selatan, gemasulawesi - Penemuan tulang yang diduga milik manusia membuat heboh warga di sekitar Tol BSD, Tangerang Selatan. 

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh petugas tol yang mendapatkan informasi dari CCTV jalur tol, yang langsung mengarah pada lokasi temuan. 

Sontak, peristiwa ini memicu respons cepat dari pihak kepolisian yang langsung turun ke tempat kejadian untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Penemuan tersebut terjadi pada Minggu sore, sekitar pukul 16.30 WIB, di KM 11+900 Tol BSD.

Baca Juga:
Bantuan Sebesar 1 Juta Rupiah untuk Pelajar SMA dan SMK Dijanjikan oleh Pj Bupati Kolaka Utara

Tulang belulang ditemukan tergeletak di pinggir jalan tol, memicu spekulasi tentang apakah ada tindak kriminal di baliknya. 

Dalam langkah cepat, polisi segera mengamankan lokasi dan melakukan evakuasi terhadap tulang-tulang tersebut.

AKP Alvino Cahyadi, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, mengungkapkan bahwa tulang tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diperiksa secara forensik.

"Proses identifikasi dan pemeriksaan tulang belulang manusia yang ditemukan di lokasi sudah dilakukan di RS Polri Kramatjati," ujar AKP Alvino Cahyadi, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan, pada Senin, 30 September 2024.

Baca Juga:
Kapolda Sulut yang Baru Sebut Akan Melanjutkan Semua Program Kebijakan yang Telah Dirintis Pejabat Lama

Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai identitas korban serta penyebab kematian yang diduga.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) langsung dilakukan oleh Satreskrim Polres Tangerang Selatan dan Polsek Serpong untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan di sekitar lokasi. 

Penyelidikan pun langsung difokuskan untuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana yang terlibat dalam temuan ini. 

Polisi juga sedang menggali informasi lebih dalam dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:
Babi Hutan Serang Warga di Padang Pariaman Setelah Terpojok Rumah, Penolong Jadi Sorotan Karena Cuma Bisa Panik

Dua orang saksi yang pertama kali mendapatkan informasi penemuan tulang ini adalah A (28) dan S (51). 

Mereka menerima laporan dari Sentra Komunikasi Pemantauan CCTV Tol BSD, yang kemudian langsung memastikan kebenaran informasi tersebut. 

Mereka berdua segera menuju lokasi dan melaporkan kepada pihak berwajib setelah melihat langsung kondisi tulang belulang di pinggir jalan tol.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi, mengonfirmasi bahwa saksi-saksi telah memberikan keterangan mengenai peristiwa ini. 

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menutup Pos Pemeriksaan Militer di Timur Laut Betlehem

Berdasarkan pengecekan yang dilakukan di lokasi, Ade Ary menyatakan bahwa beberapa bagian tulang manusia ditemukan di lokasi kejadian. 

Temuan ini segera dilaporkan oleh petugas tol kepada pihak kepolisian setempat.

Hingga saat ini, proses penyelidikan terus berjalan, dan polisi belum bisa memberikan kesimpulan mengenai asal-usul tulang tersebut atau bagaimana tulang tersebut bisa berada di lokasi tersebut. 

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, dengan Polsek Serpong menangani proses hukum untuk mengungkap kebenaran di balik temuan ini.

Baca Juga:
Beredar Foto Ketua DPW PKB Sulteng dan Anleg Parigi Moutong Acungkan 4 Jari, Abaikan Keputusan DPP?

Penemuan tulang manusia di pinggir jalan tol ini menambah daftar panjang misteri kasus-kasus yang melibatkan temuan jasad di tempat-tempat tak terduga. 

Dengan proses identifikasi yang sudah dilakukan, diharapkan polisi dapat segera menemukan titik terang mengenai asal-usul tulang ini dan apakah ada keterlibatan tindak pidana di dalamnya. (*/Shofia)

 

...

Artikel Terkait

wave

Bantuan Sebesar 1 Juta Rupiah untuk Pelajar SMA dan SMK Dijanjikan oleh Pj Bupati Kolaka Utara

Pj Bupati Kolaka Utara menjanjikan bantuan 1 juta rupiah untuk para pelajar tingkat SMA dan tingkat SMK di daerah itu.

Kapolda Sulut yang Baru Sebut Akan Melanjutkan Semua Program Kebijakan yang Telah Dirintis Pejabat Lama

Kapolda Sulawesi Utara yang baru menyampaikan akan melanjutkan semua program kebijakan yang telah dirintis pejabat lama.

Sejak Senin Dini Hari hingga Pagi, Gunung Merapi Mengeluarkan 11 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya

Aktivitas Gunung Merapi mengalami peningkatan selama sepekan terakhir dan mengeluarkan 11 kali guguran lava.

Tinggi Kolom Letusan 400 Meter di atas Puncak, Gunung Semeru Dilaporkan Kembali Erupsi Senin Pagi

Gunung Semeru di Lumajang yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa kembali mengalami erupsi pada hari Senin pagi tadi.

Babi Hutan Serang Warga di Padang Pariaman Setelah Terpojok Rumah, Penolong Jadi Sorotan Karena Cuma Bisa Panik

Kronologi seorang warga diserang secara brutal oleh babi hutan yang masuk ke pemukiman di Padang Pariaman, Sumatera Barat

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;