Innalillahi! Pekerja Flyover di Tangerang Tewas Usai Tertimpa Runtuhan Pembatas Jalan

Seorang pekerja proyek flyover di Tangerang meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan pembatas jalan, penyelidikan sedang dilakukan.
Seorang pekerja proyek flyover di Tangerang meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan pembatas jalan, penyelidikan sedang dilakukan. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Tangerang, gemasulawesi - Seorang pekerja proyek flyover di Kabupaten Tangerang tewas setelah tertimpa runtuhan pembatas jalan. 

Korban yang berinisial I, tengah mengerjakan dinding proyek ketika kecelakaan terjadi.

Insiden ini terjadi di Jalan Raya Cicalengka, Kadu Sirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Kecelakaan tersebut bermula ketika korban yang sedang bekerja di area proyek flyover, tiba-tiba tertimpa runtuhan pembatas jalan. 

Baca Juga:
KPK Geledah Rumah Eks Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Terkait Kasus TPPU, Temukan 2 Bukti Penting Ini

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, korban saat itu sedang fokus menyelesaikan tugasnya di proyek tersebut. 

"Pada saat itu sedang mengerjakan dinding flyover, lalu pembatas jalan runtuh dan korban terkena batu dari robohnya pembatas di bagian belakang tubuh korban," jelas Ade Ary pada Selasa, 2 Oktober 2024.

Setelah kecelakaan terjadi, rekan-rekan kerja langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat. 

Meski sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang, nyawanya tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.30 WIB. 

Baca Juga:
Heboh Penemuan Janin Bayi Terbungkus Kardus di Tepi Sungai Jakarta Barat, Polisi Turun Tangan

"Pihak rumah sakit menginformasikan kepada keluarga korban bahwa korban meninggal dunia," lanjut Ade Ary.

Kecelakaan ini menarik perhatian banyak pihak, terutama terkait prosedur keselamatan kerja di lokasi konstruksi. 

Runtuhnya pembatas jalan di area proyek flyover tersebut menimbulkan pertanyaan tentang seberapa ketat pengawasan yang dilakukan untuk memastikan keamanan pekerja. 

Ade Ary menambahkan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab runtuhnya pembatas jalan tersebut. 

Baca Juga:
Setelah Meninggal Dunia, Unggahan Terbaru di Instagram Marissa Haque Jadi Sorotan, Banjir Pujian dari Warganet

Kasus ini ditangani oleh Polsek Pagedangan yang juga melakukan pengecekan lebih lanjut di lokasi kejadian.

Kematian korban menjadi salah satu insiden tragis yang memicu keprihatinan di kalangan pekerja proyek lainnya. 

Banyak yang menyerukan pentingnya pengawasan ketat di setiap proyek konstruksi guna menghindari kecelakaan kerja yang serupa. 

Meski demikian, hingga saat ini pihak berwenang masih mendalami apakah kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian atau faktor lain yang berkontribusi pada runtuhnya pembatas jalan.

Baca Juga:
Marissa Haque Meninggal Dunia Jelang Rayakan Ulang Tahun, Penyebab Istri Ikang Fawzi Wafat Jadi Teka-teki

Keluarga korban kini tengah berduka atas kehilangan tersebut. Mereka berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait agar keselamatan di area proyek lebih diperhatikan dan diprioritaskan.

Dengan demikian, insiden tragis seperti ini tidak akan terulang kembali di masa depan.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait kecelakaan tersebut. Masyarakat juga menunggu hasil penyelidikan yang lebih mendalam dari pihak kepolisian. (*/Shofia)'

...

Artikel Terkait

wave

Heboh Penemuan Janin Bayi Terbungkus Kardus di Tepi Sungai Jakarta Barat, Polisi Turun Tangan

Penemuan janin bayi di tepi sungai Cengkareng membuat warga terkejut, kasus ini sedang ditangani pihak kepolisian.

Sebanyak 160 Lokasi Pemasangan APK untuk Pilkada 2024 Ditetapkan oleh KPU Kendari

KPU Kendari menetapkan sebanyak 160 titik lokasi pemasangan APK atau alat peraga kampanye untuk Pilkada serentak 2024.

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah Segera Mengadakan Harvesting Gernas BBI dan BBWI di Sulteng

Harvesting Gernas BBI dan BBWI di Provinsi Sulawesi Tengah segera digelar oleh Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah.

Abu Vulkanik Berwarna Putih Keabu-abuan Membumbung, Gunung Semeru Mengalami Erupsi pada Rabu Pagi

Gunung Semeru mengalami erupsi pada hari Rabu pagi dengan abu vulkanik yang berwarna putih keabu-abuan membumbung.

Gunung Merapi Dilaporkan Mengeluarkan 30 Kali Guguran Lava ke Arah Barat Daya Sejauh 1.600 Meter pada Rabu Pagi

30 kali guguran lava ke arah barat daya sejauh 1.600 meter dikeluarkan oleh Gunung Merapi di Jawa Tengah pada hari Rabu pagi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;