Momen Aksi Heroik Satpam RSUD Ulin Banjarmasin Ringkus Pelaku Gendam, Tuai Pujian Karena Gagalkan Residivis

Ilustrasi Satpam RSUD Ulin Banjarmasin yang menggagalkan aksi pelaku gendam yang hendak melancarkan aksinya
Ilustrasi Satpam RSUD Ulin Banjarmasin yang menggagalkan aksi pelaku gendam yang hendak melancarkan aksinya Source: (Foto/Pexels/@kindelmedia)

Banjarmasin, gemasulawesi - Aksi heroik Satpam atau petugas keamanan RSUD Ulin Banjarmasin saat menggagalkan pelaku gendam tuai banyak pujian dari warganet.

Praktek kejahatan gendam atau manipulasi pikiran tampaknya masih terjadi di Indonesia tahun ini, yang terbaru dan terungkap adalah di kawasan RSUD Ulin Banjarmasin baru-baru ini.

Pada sebuah video singkat yang diunggah ulang oleh akun Instagram @info_banjarmasin, tampak Satpam yang menggagalkan pelaku gendam yang hendak melancarkan aksinya.

Menurut keterangan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 1 Oktober 2024 di RSUD Ulin Banjarmasin.

Baca Juga:
Tragis! Penyebab Kematian Pasutri Lansia di Tangerang Akhirnya Terungkap, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan Ini

Untuk kronologi kejadian, Satpam RSUD Ulin Banjarmasin awalnya mencurigai gelagat terduga pelaku gendam.

Hal itu karena terduga pelaku gendam telah lama mondar-mandir di kawasan Rumas Sakit Ulin Banjarmasin.

Setelah mencurigai, petugas keamanan pun terus memantau terduga pelaku gendam, hingga kecurigaan semakin kuat ketiga sang Satpam mengetahui bahwa pelaku membawa plastik hitam yang diduga isinya uang.

Kecurigaan para petugas keamanan sepertinya cukup benar, pasalnya saat di area parkiran, terduga pelaku hendak melancarkan aksinya kepada salah satu tukang ojek yang diketahui namanya adalah Masrani (61 tahun).

Baca Juga:
Tragis! Penyebab Kematian Pasutri Lansia di Tangerang Akhirnya Terungkap, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan Ini

Setelah mendapati terduga pelaku di wilayah parkiran dan hendak melakukan aksi gendam, Satpam langsung gerak cepat menangkap terduga pelaku untuk diamankan.

Setelah mengetahui aksi penangkapan pelaku gendam, para Satpam di RSUD Ulin Banjarmasin mendapat apresiasi dari warganet.

"Mantap abang2 sigap dan respon cepat... saluttttt," tulis komentar dari akun @bpk*** menanggapi video yang diunggal @info_banjarmasin.

"Itu petugas yang betul ... Tahu dan faham tugasnya ... Apresiasi buat para Satpam RS Ulin Banjarmasin ... Bangga dengan kalian," balasan komentar akun @suk***.

Usut punya usut, terduga pelaku diketahui bernama Andi Rahman berusia 46 tahun. Andi merupakan seorang residivis penipuan.

Setelah diamankan pihak Polresta Banjarmasin, diketahui bahwa Andi Rahman telah melakukan aksinya tiga kali sebelumnya, hingga meresahkan masyarakat Banjarmasin.

Menurut penjelasan AKP Eru Alsepa selaku Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, yang dilakukan pelaku di RSUD Ulin Banjarmasin bukanlah gendam, namun modus penipuan model baru.

Mendengar berita penipuan terbaru di Banjarmasin ini, tentu masyarakat harus lebih waspada jika beraktifitas di tempat umum. Ada baiknya untuk tidak terlalu percaya dan menjaga jarak dengan orang baru. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Aksi Vandalisme di Pati Viral, Dua Pemotor Ditangkap Saat Mencoret Truk di Tengah Kemacetan

Aksi mencorat-coret truk di Pati oleh dua pemotor viral, mengundang kecaman netizen dan perhatian polisi.

Tragis! Penyebab Kematian Pasutri Lansia di Tangerang Akhirnya Terungkap, Polisi Beberkan Fakta Mengejutkan Ini

Pasutri lansia di Tangerang tewas akibat konflik rumah tangga dan tekanan psikologis yang dialami sang suami.

Viral Sekelompok Pemuda di Gresik Ini Lakukan Aksi Cat Hingga Tanam Pohon Pisang di Jalan Raya, Warganet Mendukung

Sekelompok pemuda di Gresik melakukan aksi mengecat jalan raya sebagai bentuk memberi tanda waspada jalan rusak kepada pengendara jalan

Nasib Istri Pimpinan Ponpes di Aceh Barat yang Diduga Siram Air Cabai ke Santri, Begini Tindakan yang Dilakukan Polisi

Begini kelanjutan kasus istri pimpinan pondok pesantren di Aceh Barat yang siram salah satu santri dengan air cabai sebagai hukuman

Sekda Provinsi Sulawesi Selatan Menekankan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen

Belanja pegawai maksimal 30 persen sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 ditekankan oleh Sekda Prov Sulsel.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;