Brutal! Aksi Pengeroyokan di Penjaringan Jakarta Utara Tewaskan 1 Orang, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Kasus pengeroyokan di Jakarta Utara mengakibatkan satu korban tewas dan tiga lainnya terluka parah.
Kasus pengeroyokan di Jakarta Utara mengakibatkan satu korban tewas dan tiga lainnya terluka parah. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Jakarta Utara, gemasulawesi - Pengeroyokan yang terjadi di Jalan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, menggemparkan masyarakat setempat dan menimbulkan berbagai pertanyaan terkait keamanan di daerah tersebut. 

Empat orang menjadi korban dalam insiden kekerasan yang tidak manusiawi ini. 

Salah satu dari mereka, yang dikenal sebagai RM, ditemukan mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia setelah kejadian tersebut. 

Kini, jasadnya telah dibawa ke RSUD Karawang untuk autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:
Tuai Kontroversi! Nama Produk Tuak, Beer, dan Wine Dapat Sertifikat Halal, Begini Faktanya

Peristiwa ini membuat warga merasa khawatir akan meningkatnya tindakan kriminal di sekitar mereka. 

Pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku. 

Dalam waktu singkat, Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku berinisial A. 

Selain itu, satu pelaku lainnya juga sudah ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Utara.

Baca Juga:
Mantan Kades di Tangerang Selewengkan Dana Desa Rp1,38 Miliar untuk Kepentingan Pribadi, Begini Modus Operandi Pelaku

Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan menjadi langkah awal untuk menegakkan keadilan bagi korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Ade Ary Syam Indradi, mengatakan bahwa insiden pengeroyokan ini berlangsung sangat cepat dan brutal. 

Korban lainnya, yang juga merupakan bagian dari kelompok tersebut, mengalami luka-luka di bagian kaki, menunjukkan betapa kejamnya tindakan para pelaku. 

"Total korbannya semua ada 4 orang, ada yang mengalami luka di kaki, lalu ada 1 orang yang meninggal dunia, korbannya, saudara RM," jelas Ade, dikutip pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Baca Juga:
Viral Penjual di Pasar Gunungkidul Protes ke Lapak yang Jual Daging Ayam Lebih Murah, Warganet Banyak Dukung Pelapak

Penyidik berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian untuk memperkuat kasus ini. 

Mereka juga sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku yang sudah ditangkap, agar bisa mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai latar belakang tindakan keji tersebut.

Dari informasi yang diperoleh, pengeroyokan ini dipicu oleh sebuah masalah pribadi yang kemudian melibatkan emosi dan konflik antar kelompok. 

Kabid Humas menambahkan bahwa pihak kepolisian sedang berusaha menyelidiki lebih dalam mengenai motif di balik peristiwa ini. 

Baca Juga:
Tanggapi Permintaan Maaf Presiden Jokowi, Said Didu Jawab Dengan Tegas: Harus Bapak Pertanggung Jawabkan

Tim penyidik juga akan memanggil para saksi yang berada di lokasi kejadian untuk memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut. 

Pihak kepolisian berharap dengan adanya keterangan saksi, proses penyidikan bisa lebih cepat dan transparan.

Insiden pengeroyokan ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan mereka. 

Warga diimbau untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan. 

Baca Juga:
Viral! WNA di Bali Ini Menangis Gegara Jadi Korban Penjambretan, Emas Senilai Rp49,8 Juta Raib Digondol Pelaku

Polda Metro Jaya juga berkomitmen untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan kejahatan. 

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua orang bahwa kekerasan tidak bisa dibiarkan, dan tindakan tegas harus diambil terhadap para pelaku kejahatan.

Masyarakat juga diminta untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial mengenai insiden tersebut. 

Penting bagi warga untuk mendapatkan informasi yang akurat dari sumber resmi, agar tidak menambah kepanikan di masyarakat. 

Baca Juga:
Momen Aksi Heroik Satpam RSUD Ulin Banjarmasin Ringkus Pelaku Gendam, Tuai Pujian Karena Gagalkan Residivis

Pihak kepolisian akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini agar publik tetap terinformasi dan tidak terpengaruh oleh berita yang tidak jelas.

Dengan penangkapan pelaku dan penyidikan yang sedang berlangsung, diharapkan keadilan dapat ditegakkan untuk korban dan keluarganya. 

Kasus ini juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersatu dalam upaya mencegah kejahatan, sehingga situasi keamanan di Jakarta Utara dapat kembali kondusif. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Mantan Kades di Tangerang Selewengkan Dana Desa Rp1,38 Miliar untuk Kepentingan Pribadi, Begini Modus Operandi Pelaku

Penyelewengan dana desa oleh mantan Kades di Tangerang terungkap, merugikan keuangan desa hingga Rp1,38 miliar.

Viral Penjual di Pasar Gunungkidul Protes ke Lapak yang Jual Daging Ayam Lebih Murah, Warganet Banyak Dukung Pelapak

Sebuah video viral memperlihatkan sekelompok pejual dari pasar memprotes lapak penjual daging ayam potong yang jual dengan harga lebih murah

Viral! WNA di Bali Ini Menangis Gegara Jadi Korban Penjambretan, Emas Senilai Rp49,8 Juta Raib Digondol Pelaku

Video viral seorang wisatawan asing di Bali menangis usai penjabretan memicu seruan untuk meningkatkan keamanan tempat wisata.

Momen Aksi Heroik Satpam RSUD Ulin Banjarmasin Ringkus Pelaku Gendam, Tuai Pujian Karena Gagalkan Residivis

Pelaku gendam yang hendak melakukan aksinya berhasil digagalkan oleh satpam atau petugas keamanan RSUD Ulin Banjarmasin

Aksi Vandalisme di Pati Viral, Dua Pemotor Ditangkap Saat Mencoret Truk di Tengah Kemacetan

Aksi mencorat-coret truk di Pati oleh dua pemotor viral, mengundang kecaman netizen dan perhatian polisi.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;