Hadapi Dinamika Harga Beras yang Cenderung Meningkat, Bulog NTB Salurkan Beras SPHP

Ket. Foto: Bulog NTB Mendistribusikan Beras SPHP
Ket. Foto: Bulog NTB Mendistribusikan Beras SPHP Source: (Foto/Unsplash/Inkiipow)

Mataram, gemasulawesi – Dalam menghadapi dinamika harga beras yang cenderung meningkat di beberapa wilayah, Bulog NTB terus berupaya untuk menjaga stabilitas harga lewat penyaluran stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP.

Diketahui bahwa Bulog NTB mendistribusikan beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga.

Dengan cadangan beras yang cukup memadai, Bulog NTB atau Nusa Tenggara Barat optimistis dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menstabilkan harga beras di pasaran, terutama menjelang akhir tahun.

Baca Juga:
KPU Jatim Mengingatkan Paslon pada Pilgub Jatim Akan Mendapatkan 2 Kuota Kampanye Terbuka

Sri Muniati, yang merupakan Kepala Perwakilan Wilayah Bulog NTB, menyampaikan harga beras di pasaran NTB saat ini relatif tinggi.

Untuk itu, Bulog sebagai lembaga yang bertugas menjaga stabilitas harga pangan telah mengandalkan cadangan beras pemerintah yang dikelola dengan baik.

“Kami menggunakan sumber daya yang dimiliki pemerintah lewat Bulog untuk memastikan ketersediaan beras yang dapat dijangkau oleh masyarakat,” katanya.

Baca Juga:
Aksi Maling AC di Surabaya Terekam Jelas Kamera CCTV, Ternyata Pelaku Lakukan Satu Hal Ini Sebelum Beraksi

Dia menambahkan beras SPHP saat ini dipatok dengan harga 11.400 rupiah per kilogram, sedangkan harga eceran tertinggi atau HET ditetapkan sebesar 12.500 rupiah per kilogram.

Meski demikian, kenaikan harga beras di pasaran masih menjadi tantangan tersendiri.

Oleh sebab itu, Bulog terus mendorong distribusi beras SPHP agar masyarakat dapat membeli beras berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga:
Viral Seorang Guru Batal Dipalak di Papua, Pemalak Berubah Sopan dan Meminta Maaf Hingga Tuai Banyak Pujian Warganet

Dia menyatakan penyaluran ini akan dilakukan dengan lebih intensif pada triwulan akhir tahun 2024 untuk memastikan stok yang ada dapat tersalurkan dengan baik ke setiap daerah di NTB yang memerlukan.

Bulog NTB mempunyai stok beras sebesar 45.000 ton yang telah siap untuk didistribusikan hingga akhir tahun.

Jumlah ini dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik untuk penyaluran beras bantuan pangan maupun SPHP.

Baca Juga:
Seorang Karyawan di Pakuhaji Tangerang Terluka Parah Usai Ditusuk Rekan Kerjanya Sendiri, Ini Pemicunya

Dia menyebutkan pihaknya optimistis stok beras yang ada akan mampu memenuhi kebutuhan penyaluran hingga akhir tahun.

“Baik untuk bantuan pangan maupun beras SPHP untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Program bantuan pangan tahap ketiga juga akan dilanjutkan pada bulan Oktober 2024, dengan alokasi sekitar 6.430 ton beras untuk disalurkan kepada 643.000 penerima manfaat di NTB.

Baca Juga:
Tragis! Pria Membakar Diri di Depan SPBU Pertamina Pondok Kacang Tangerang Selatan Setelah Cekcok dengan Istrinya

Setiap penerima manfaat juga akan memperoleh 10 kilogram beras. (*/Mey)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

KPU Jatim Mengingatkan Paslon pada Pilgub Jatim Akan Mendapatkan 2 Kuota Kampanye Terbuka

2 kuota kampanye terbuka atau rapat akbar untuk pasangan calon pada Pilgub Jatim 2024 diingatkan oleh KPU Jawa Timur.

Aksi Maling AC di Surabaya Terekam Jelas Kamera CCTV, Ternyata Pelaku Lakukan Satu Hal Ini Sebelum Beraksi

Seorang maling yang mengambil outdoor AC di salah satu ruko di Surabaya Jarim terekam kamera, wajahnya jelas terlihat

Viral Seorang Guru Batal Dipalak di Papua, Pemalak Berubah Sopan dan Meminta Maaf Hingga Tuai Banyak Pujian Warganet

Seorang guru atau pengajar ini batal dipalak oleh pemalak di salah satu jalan di Papua, pemalak justru minta maaf kepada calon korban

Seorang Karyawan di Pakuhaji Tangerang Terluka Parah Usai Ditusuk Rekan Kerjanya Sendiri, Ini Pemicunya

Penganiayaan di Kabupaten Tangerang: Karyawan luka berat akibat tusukan pisau, pelaku ditangkap polisi.

Tragis! Pria Membakar Diri di Depan SPBU Pertamina Pondok Kacang Tangerang Selatan Setelah Cekcok dengan Istrinya

Kejadian pria membakar diri di Pondok Kacang viral di medsos, tindakan ekstrem ini diduga dipicu oleh masalah rumah tangga.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;