Pedagang Bubur Ayam di Bekasi Diserang Begal Saat Berangkat Jualan, Motor dan Gerobak Raib Digasak Pelaku

Seorang pedagang bubur ayam menjadi korban begal di Bekasi. Polisi lakukan penyelidikan.
Seorang pedagang bubur ayam menjadi korban begal di Bekasi. Polisi lakukan penyelidikan. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Bekasi, gemasulawesi - Seorang pedagang bubur ayam berusia paruh baya mengalami insiden mengerikan saat berangkat berjualan di Jalan Raya Tambelang-Sukatani, Kabupaten Bekasi. 

Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat, terutama bagi para pedagang kecil yang rentan menjadi sasaran.

Kapolsek Sukatani, AKP Gianto, menyatakan bahwa korban dibegal saat sedang bersiap untuk membuka dagangannya. 

Dalam kejadian tersebut, dua pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis celurit mengancam korban dan mengambil sepeda motornya. 

Baca Juga:
Diduga Akibat Kebocoran Gas! Kebakaran di Tambora Jakarta Barat Tewaskan 5 Orang, Ini Data Kelima Korban

Mereka juga membuang gerobak bubur yang merupakan alat dagangannya.

"Korban selamat, tetapi motor dan gerobaknya dirampas oleh pelaku," ungkap Gianto, dikurip pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Beruntung, meski mengalami luka ringan di bagian kanan tubuhnya, korban masih bisa menyelamatkan diri. 

Namun, trauma yang ditinggalkan oleh insiden ini tetap membekas di dalam ingatannya.

Baca Juga:
Rekrutmen Pengawas TPS di Bawaslu Parigi Moutong, 1008 Peserta Lolos Masuk Tahapan Wawancara

Dari keterangan yang diperoleh, kejadian berlangsung cepat. 

Korban yang saat itu dalam perjalanan menuju lokasi dagangannya tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku. 

Gianto menjelaskan, "Jumlah pelaku ada dua orang. Kami saat ini masih mengumpulkan informasi dari saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi."

Polisi telah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti, termasuk gerobak bubur ayam yang ditemukan di semak-semak. 

Baca Juga:
Pemerintah Kelurahan Kampal Minta Kontraktor Hentikan Proyek Pembuatan Trotoar di Jalan Trans Sulawesi Kampal

"Kami sedang memproses informasi lebih lanjut mengenai kasus ini," jelas Gianto. 

Sementara itu, motor yang hilang, jenis Honda Vario, masih dalam pencarian.

Kejadian ini memunculkan keprihatinan di kalangan masyarakat, khususnya para pedagang yang berisiko tinggi terhadap aksi kriminal. 

Banyak yang berharap agar pihak kepolisian lebih meningkatkan pengawasan dan tindakan preventif untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa. 

Baca Juga:
Heboh! Smelter Freeport Gresik Kebakaran di Malam Hari, Pihak PTFI Pastikan Tidak Ada Korban dan Akan Lakukan Hal Ini

Dengan demikian, para pedagang bisa menjalankan usaha mereka tanpa rasa takut.

Dalam upaya menjaga keamanan, polisi berkomitmen untuk menangkap pelaku dan memastikan bahwa mereka mempertanggungjawabkan tindakan mereka. 

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk saling menjaga keamanan dan mendorong kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Diduga Akibat Kebocoran Gas! Kebakaran di Tambora Jakarta Barat Tewaskan 5 Orang, Ini Data Kelima Korban

Kebakaran mematikan terjadi di Tambora, Jakarta Barat, menewaskan lima orang, diduga akibat kebocoran gas.

Pemerintah Kelurahan Kampal Minta Kontraktor Hentikan Proyek Pembuatan Trotoar di Jalan Trans Sulawesi Kampal

Dinilai tidak tepat sasaran terhadap penerima manfaat, Pemerintah Kelurahan Kampal meminta Kontraktor hentikan pembuatan trotoar.

Heboh! Smelter Freeport Gresik Kebakaran di Malam Hari, Pihak PTFI Pastikan Tidak Ada Korban dan Akan Lakukan Hal Ini

Smelter Gresik mengalami kebakaran pada Senin malam, 14 Oktober 2024, tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran masih diselidiki

Warga Kelurahan Kampal Minta Pembangunan Trotoar Jalan Trans Sulawesi Dihentikan, Diganti dengan Pembuatan Drainase

Dinilai tidak menjadi kebutuhan prioritas, warga kelurahan Kampal meminta pembangunan trotoar di jalan trans sulawesi dihentikan.

Bawaslu Kendari Ingatkan kepada Peserta Pilkada 2024 untuk Tidak Melibatkan Anak-Anak dalam Kegiatan Kampanye

Peserta Pilkada tahun 2024 diingatkan oleh Bawaslu Kendari untuk tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanye mereka.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;