Tangkap 3 Pelaku Utama! Kasus Penyelundupan Imigran Rohingya di Aceh Terbongkar, Begini Kronologi Detailnya

Polda Aceh ungkap kasus perdagangan orang dengan imigran Rohingya yang banyak terdampar di Aceh.
Polda Aceh ungkap kasus perdagangan orang dengan imigran Rohingya yang banyak terdampar di Aceh. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @nasional24jam

Aceh, gemasulawesi - Kasus imigran etnis Rohingya yang terdampar di perairan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, telah menarik perhatian publik dan menjadi viral.

Terlebih setelah dilaporkan adanya penyelundupan manusia yang melibatkan ratusan orang Rohingya tersebut. 

Polda Aceh mengonfirmasi bahwa keberadaan imigran ini merupakan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 22 Oktober 2024, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan insiden ini terungkap setelah pihaknya menerima laporan tentang sebuah kapal yang terombang-ambing di perairan tersebut. 

Baca Juga:
Geger! Kebakaran Mobil oleh OTK di Bekasi Kejutkan Warga, Polisi Beberkan Kronologi dan Modus Pelaku

Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kapal itu membawa sekitar 150 imigran Rohingya, di mana tiga di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Kombes Joko menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari penemuan mayat perempuan di sekitar perairan Pelabuhan Labuhan Haji pada Kamis lalu. 

Setelahnya, tim Polda menerima laporan tentang kapal motor yang tampak terombang-ambing. 

Begitu dilakukan pemeriksaan, ditemukan 150 imigran etnis Rohingya di kapal itu. 

Baca Juga:
Viral! Menteri Natalius Pigai Ajukan Anggaran Fantastis untuk Kementerian HAM, Minta Ditambah Jadi Rp20 Triliun

Mereka diduga berangkat dari Cox's Bazar, Bangladesh, antara 9 hingga 12 Oktober 2024. Selama perjalanan, kapal mereka mengalami kesulitan dan terdampar di perairan Labuhan Haji.

Dari informasi yang diperoleh, kapal yang digunakan oleh para imigran, yaitu KM Bintang Raseuki, dibeli oleh para pelaku penyelundupan dengan harga Rp 580 juta. 

Kapal ini milik seorang warga Labuhan Haji berinisial H. Pada saat tiba di perairan Aceh Selatan, jumlah imigran Rohingya yang ada di kapal mencapai 216 orang. 

Sebagian dari mereka diduga telah membayar biaya perjalanan untuk menuju negara tujuan, dengan kabar bahwa 50 orang berhasil sampai ke Pekanbaru, Riau, dengan biaya Rp 20 juta, tetapi baru membayar setengahnya untuk ongkos perjalanan.

Baca Juga:
Kecelakaan Tragis di Cilincing Jakarta Utara! Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Trailer Besar, Begini Kronologinya

Dalam kasus ini, tiga terduga pelaku yang telah ditangkap akan dikenakan beberapa pasal, termasuk Pasal 120 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian. 

Mereka juga dapat dikenakan Pasal 286 Ayat (1) dan (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 terkait angkutan pelayaran tanpa izin yang mengakibatkan kematian. 

Selain itu, Pasal 2 Ayat (1) dan (2) jo Pasal 3 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO serta Pasal 2 Ayat (1) huruf (j) jo Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencucian uang juga dapat dikenakan. 

Penanganan kasus ini melibatkan tim gabungan dari Polda Aceh dan Polres Aceh Selatan, sementara penanganan terhadap imigran Rohingya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait seperti imigrasi, IOM, dan UNHCR. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Kebakaran Mobil oleh OTK di Bekasi Kejutkan Warga, Polisi Beberkan Kronologi dan Modus Pelaku

Insiden kebakaran mobil di Bekasi mengungkap modus baru. Ketahui detail dan kronologi lengkapnya. Baca selengkapnya.

Kecelakaan Tragis di Cilincing Jakarta Utara! Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Trailer Besar, Begini Kronologinya

Kecelakaan maut terjadi di Cilincing, Jakarta Utara membuat lengendara motor tewas di tempat setelah terlindas truk trailer.

Profil Mayor Teddy Indra Wijaya, Mantan Ajudan Prabowo yang Kini Jadi Sekretaris Kabinet Merah Putih

Mayor Teddy Indra Wijaya resmi menjadi Sekretaris Kabinet Merah Putih setelah viral sebagai ajudan Prabowo.

Juru Padam DPKP Kota Depok Gugur Saat Bertugas, Keluarga Terima Santunan Rp290 Juta, Berikut Rinciannya

Wali Kota Depok nonaktif berikan santunan kepada keluarga Martin, juru padam yang gugur dalam tugas.

Viral! Diduga Pukul Anak Polisi, Guru Honorer di Konawe Selatan Ditahan Hingga Dimintai Rp 50 Juta Ketika Minta Maaf

Seorang guru bernama Supriyani di SDN Baito, Konawe Selatan mendapatkan tuduhan penganiayaan terhadap anak seorang Polisi

Berita Terkini

wave

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret


See All
; ;