Viral Wanita Tertangkap Usai Selundupkan Narkoba ke Lapas Salemba, Barang Bukti Disembunyikan di Tempat Tak Terduga

Ilustrasi Lapas Salemba Jakarta yang jadi tempat upaya penyelundupan narkotika oleh seorang wanita
Ilustrasi Lapas Salemba Jakarta yang jadi tempat upaya penyelundupan narkotika oleh seorang wanita Source: (Foto/Pixabay/@TungArt7)

Jakarta, gemasulawesi - Upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan seorang wanita berinisial EN (35) di Lapas Salemba, Jakarta Pusat berhasil digagalkan petugas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 22 Oktober 2024 lalu. EN diketahui melakukan upaya penyelundupan dengan cara menyembunyikan narkoba di dalam celana dalamnya.

Kepala Lapas Salemba, Beni Hidayat, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 13.17 WIB.

Berawal dari petugas lapas yang memantau gerak-gerik EN mulai curiga ketika wanita itu terlihat gugup saat berada di area pemeriksaan. Kecurigaan semakin menguat hingga memutuskan untuk melakukan penggeledahan terhadap EN.

Baca Juga:
Kronologi Polisi Tangkap Kaki Tangan Gembong Narkoba Fredy Pratama, Bermula di Salah Satu Hotel Banjarmasin

Dari hasil penggeledahan kepada EN, ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 4,95 gram dan enam butir pil ekstasi.

Narkoba tersebut telah dibungkus rapi dengan plastik dan disembunyikan di area sensitif tubuh EN, tepatnya di dalam celana dalam yang dipakainya.

Petugas meyakini bahwa EN berusaha mengelabui alat pemeriksaan, namun aksinya dengan cepat terungkap oleh tim keamanan lapas.

Menurut pengakuan EN setelah dilakukan pemeriksaan, ia menyelundupkan barang haram tersebut untuk diberikan kepada suaminya yang sedang menjalani hukuman di Lapas Salemba.

Baca Juga:
BMKG Menyatakan Sebagian Daerah di Sulawesi Tengah Masuk Musim Hujan pada Bulan November Mendatang

EN juga mengklaim bahwa ini adalah kali pertama ia mencoba menyelundupkan narkoba.

Meskipun demikian, tindakan ini tetap dikenai proses hukum lebih lanjut, dan EN kemungkinan besar akan menghadapi tuntutan yang lebih berat.

Sebelum ditangkap, detik-detik kedatangan EN ke Lapas Salemba terekam jelas oleh kamera CCTV yang tersebar di area kunjungan Lapas Salemba.

Rekaman CCTV menunjukkan bagaimana EN datang dengan berjalan agak canggung dan kerap melihat sekelilingnya, tampak gelisah.

Baca Juga:
Pemkot Palu Sebut Ponpes Berperan Cetak SDM Unggul untuk Masa Depan Daerah yang Lebih Maju

Tingkah laku ini menjadi perhatian petugas lapas yang berjaga, dan mereka terus memantau gerak-geriknya.

Setelah melewati pemeriksaan X-ray, petugas segera melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut. Benar saja, narkoba yang disembunyikan oleh EN akhirnya ditemukan setelah dilakukan penggeledahan terhadap tubuhnya.

Paket narkoba tersebut dilaporkan sudah dipersiapkan untuk diberikan kepada suaminya yang merupakan narapidana di Lapas Salemba dengan inisial FR.

Setelah peristiwa upaya penyelundupan ini, pihak Lapas Salemba tentu akan lebih meningkatkan keamanan dan pengawasan bagi pengunjung lapas, supaya tidak ada lagi upaya penyelundupan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Kronologi Polisi Tangkap Kaki Tangan Gembong Narkoba Fredy Pratama, Bermula di Salah Satu Hotel Banjarmasin

Kaki tangan gembong narkoba internasional, Fredy Pratama berinisial MM berhasil ditangkap oleh Polisi, begini kronologinya

BMKG Menyatakan Sebagian Daerah di Sulawesi Tengah Masuk Musim Hujan pada Bulan November Mendatang

Sebagian daerah di Provinsi Sulawesi Tengah disebutkan BMKG masuk musim penghujan di bulan November yang akan datang.

Pemkot Palu Sebut Ponpes Berperan Cetak SDM Unggul untuk Masa Depan Daerah yang Lebih Maju

Disebutkan Pemerintah Kota Palu bahwa pondok pesantren berperan mencetak SDM unggul untuk masa depan daerah yang lebih maju.

Universitas Tadulako Palu Menjadikan Munas FPPTPI 2024 Sebagai Penunjang Kebijakan Pangan untuk IKN

Munas FPPTPI dijadikan Universitas Tadulako Palu, Sulawesi Tengah, sebagai penunjang kebijakan pangan untuk IKN.

Polisi Tangkap Pencuri Kos-Kosan di Kupang yang Bawa Puluhan Identitas Mahasiswa dan Uang Tunai, Ini Tampangnya

Polisi amankan pelaku pencurian di Kupang yang bawa 18 KIP dan 6 KTP, berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;