Tanggapi Viralnya Aksi Pelemparan Batu ke Bus Transjakarta, Polisi Berhasil Bekuk Pelaku di Jakarta Timur, Ternyata Ini Motifnya

Polisi tangkap pengendara motor yang viral melempar batu ke bus Transjakarta karena merasa diserempet di Lenteng Agung.
Polisi tangkap pengendara motor yang viral melempar batu ke bus Transjakarta karena merasa diserempet di Lenteng Agung. Source: Foto/Instagram @info_jabodetabek

Jakarta, gemasulawesi - Aksi pengendara sepeda motor yang melempar batu ke bus Transjakarta di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, akhirnya berujung pada penangkapan. 

Pelaku, yang diketahui berinisial HE (49), mengaku melakukan aksi tersebut karena kesal setelah merasa diserempet oleh bus Transjakarta yang melintas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. 

Ia menyebut bahwa tindakannya merupakan luapan emosi atas kejadian tersebut, meskipun ia menyadari bahwa perbuatannya salah.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Iwan Gunawan, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari cekcok mulut antara pelaku dan sopir bus Transjakarta. 

Baca Juga:
Viral Seorang Pria Nekat Mencuri HP Milik Karyawan Warung Makan di Depok Jawa Barat, Manfaatkan Momen Korban Ketiduran

Menurutnya, pelaku merasa tersinggung karena dianggap dipepet oleh bus saat melintas di jalan tersebut. 

"Pelaku merasa emosi karena dipepet oleh bus, lalu dia melemparkan batu ke kaca bus setelah terlibat perdebatan dengan sopir," ujar Iwan pada Minggu, 17 November 2024.

Kejadian itu terjadi tepat di dekat Halte Stasiun Lenteng Agung. Pelaku, yang tengah mengendarai sepeda motor, tiba-tiba berhenti, mengambil sebuah batu besar, dan melemparkannya ke kaca depan bus. 

Batu tersebut langsung mengenai kaca, menyebabkan kerusakan yang cukup parah hingga kaca depan bus pecah. 

Baca Juga:
Total Jadi 22 Tersangka, Begini Peran 3 DPO Kasus Judol Libatkan Pegawai Komdigi yang Baru Saja Ditangkap Polisi

Setelah melakukan aksinya, HE melarikan diri menuju Jalan Moch Kahfi II, Srengseng Sawah.

Rekaman CCTV dari dalam bus yang beredar di media sosial menangkap momen pelaku saat melakukan aksinya. 

Dalam video tersebut, terlihat pelaku dengan cepat melemparkan batu sebelum melarikan diri. 

Video ini memicu reaksi beragam dari warganet yang ramai mengomentari tindakan nekat tersebut. Banyak yang mengecam aksi pelaku, menyebutnya sebagai tindakan ceroboh yang membahayakan keselamatan banyak orang.

Baca Juga:
Viral Warga di Dramaga Bogor Manfaatkan Jalan Rusak Penuh Lubang untuk Budidaya Lele, Anak-anak Saling Berebut Ikan

"Bisa-bisanya ada yang nekat seperti ini. Kalau ada masalah, ya, bicarakan baik-baik, bukan malah merusak," tulis salah satu warganet. 

Ada pula yang meminta pihak berwajib segera menangkap pelaku agar tidak ada lagi insiden serupa yang terjadi di fasilitas umum.

Meski sempat mengalami kesulitan karena pelaku mengenakan masker dan helm yang menutupi identitasnya, serta sepeda motor yang digunakan tidak memiliki nomor plat yang jelas, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi HE. 

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, HE ditangkap di kawasan Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada pukul 12.25 WIB, Sabtu siang. 

Baca Juga:
Viral Warga di Dramaga Bogor Manfaatkan Jalan Rusak Penuh Lubang untuk Budidaya Lele, Anak-anak Saling Berebut Ikan

"Pelaku kini sedang diperiksa di Polsek Jagakarsa," tambah Kapolsek Iwan.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku untuk mengetahui lebih detail kronologi dan alasan tindakan tersebut. 

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melaporkan kejadian serupa jika melihat hal-hal yang mencurigakan di fasilitas umum.

Peristiwa ini mengingatkan pentingnya pengawasan di fasilitas umum seperti halte bus dan jalur Transjakarta. 

Baca Juga:
Italia Kirim Lebih dari 15 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Pihak Transjakarta sendiri telah memperbaiki kaca bus yang pecah dan mengembalikannya ke operasional beberapa jam setelah kejadian. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Seorang Pria Nekat Mencuri HP Milik Karyawan Warung Makan di Depok Jawa Barat, Manfaatkan Momen Korban Ketiduran

Aksi pria mencuri HP atau ponsel milik karyawan warung makan di Depok terekam kamera CCTV, korban ketiduran hingga pelaku berhasil lolos

Viral Warga di Dramaga Bogor Manfaatkan Jalan Rusak Penuh Lubang untuk Budidaya Lele, Anak-anak Saling Berebut Ikan

Puluhan warga di Kampung Cangkrang, Desa Cikarawang, Dramaga, Bogor memanfaatkan lubang di jalan rusak untuk budidaya lele, begini aksinya

Pemkab Kolaka Utara Menggandeng Perusahaan Tambang untuk Bersama Menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis

Perusahaan tambang digandeng oleh Pemkab Kolaka Utara untuk bersama menyukseskan program Makan Bergizi Gratis.

Pemkot Makassar bersama Warga Bekerja Sama Menormalisasi Drainase dalam Upaya Mencegah Banjir

Normalisasi drainase dilakukan bersama oleh Pemerintah Kota Makassar dan juga warga dalam upaya mencegah banjir.

Pemkab Bone Bolango Berkomitmen untuk Meningkatkan Infrastruktur Air Minum untuk Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, berkomitmen meningkatkan infrastruktur air minum bagi masyarakat di daerah tersebut.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;