Dinkes Kendari Laksanakan Rapat Koordinasi Membahas Deteksi Dini dan Pengendalian Penyakit

Ket. Foto: Dinas Kesehatan Kendari Melaksanakan Rakor Membahas Deteksi Dini dan Pengendalian Penyakit
Ket. Foto: Dinas Kesehatan Kendari Melaksanakan Rakor Membahas Deteksi Dini dan Pengendalian Penyakit Source: (Foto/ANTARA/HO.)

Kendari, gemasulawesi – Dinkes atau Dinas Kesehatan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, melaksanakan rapat koordinasi atau rakor membahas deteksi dini dan pengendalian penyakit.

Sudirham, yang merupakan Staf Ahli Wali Kota Kendari Bidang Kerja, saat ditemui di Kendari menyampaikan rakor dilakukan untuk membahas deteksi dini, preventif, dan juga respon penyakit yang ada di Kendari.

Sudirham mengatakan pencegahan dan juga pengendalian penyakit adalah tugas yang tidak dapat ditangani hanya oleh satu sektor saja.

Baca Juga:
Polda Sulut Tingkatkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemberian Dana Hibah Pemprov ke Penyidikan

Menurut Sudirham, dibutuhkan kerja sama lintas sektoral dan juga lintas program yang sinergis untuk mencapai kesehatan yang optimal untuk masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk kita semua untuk dilakukan penguatan atau memperkuat kapabilitas,” ujarnya.

Dia menambahkan sehingga dapat lebih responsif dan juga efisien dalam menanggapi tantangan penyakit yang ada.

Baca Juga:
Kronologi Polda Metro Jaya Ringkus Jaringan Sabu Internasional di Jakarta, Barang Bukti Dinilai Capai Rp 583 Miliar

Dikutip dari Antara, dia berharap peserta saling memberikan kontribusi, berperan aktif, bertukar informasi, dan juga merumuskan langkah-langkah kebijakan strategis yang lebih terarah untuk menangani berbagai persoalan kesehatan, khususnya dalam pengendalian dan pencegahan penyakit di Kendari.

Fauziah, yang merupakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kendari, menyatakan pihaknya bertanggung jawab terkait masalah kesehatan di Kendari tetapi tidak bisa sendiri mengatasi hal itu.

“Kita tidak akan bisa berhasil mengatasi penyakit di Kota Kendari jika tanpa berkoordinasi atau melakukan koordinasi,” ucapnya.

Baca Juga:
Beraksi di Tulungagung, Polisi Tangkap Dua Orang Kuningan Spesialis Pencurian Mobil Pick-up, Sudah Mencuri Belasan Kali

Dikutip dari Antara, dia menambahkan untuk itu, pihaknya menyelenggarakan rapat ini agar masalah ini dapat dipecahkan bersama-sama.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya.

Diketahui bahwa dalam rangkaian kegiatan itu dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada programmer penyehatan lingkungan terbaik, yakni Puskesmas Perumnas dan Programmer Imunisasi Terbaik kepada Puskesmas Wua-wua.

Baca Juga:
Kurir Dapat Upah Fantastis! Polres Tangsel Bongkar Modus Canggih Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, 40 Kg Sabu Disita

Puskesmas Lepo-lepo mendapatkan Programmer Surveilans, P2 (Pengendalian Penyakit) dan PTM (Penyakit Tidak Menular) sekaligus sebagai puskesmas terbaik.

Penghargaan juga diberikan kepada puskesmas yang telah memenuhi pencapaian target PIN Polio tahap 1 dan 2, di antaranya Puskesmas Perumnas, Puskesmas Labibia, Puskesmas Benu-benua, Puskesmas Nambo, Puskesmas Kemaraya, Puskesmas Kandai, dan Puskesmas Puuwatu. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Polda Sulut Tingkatkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemberian Dana Hibah Pemprov ke Penyidikan

Kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian dana hibah pemerintah provinsi ditingkatkan oleh Polda Sulawesi Utara ke penyidikan.

Kronologi Polda Metro Jaya Ringkus Jaringan Sabu Internasional di Jakarta, Barang Bukti Dinilai Capai Rp 583 Miliar

Pelaku pengiriman sabu jaringan internasional berhasil ditangkap oleh Polda Metro Jaya, barang bukti mencapai Rp 583 miliar

Beraksi di Tulungagung, Polisi Tangkap Dua Orang Kuningan Spesialis Pencurian Mobil Pick-up, Sudah Mencuri Belasan Kali

Dua orang spesialis pencurian mobil pick-up yang beraksi di Tulungagung berhasil ditangkap, pelaku merupakan kakak adik asal Kuningan

Kurir Dapat Upah Fantastis! Polres Tangsel Bongkar Modus Canggih Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, 40 Kg Sabu Disita

Kurir sabu lintas provinsi ditangkap di Tangsel, barang bukti 40,2 Kg sabu diamankan dan pelaku terancam hukuman mati.

Sidang Perdana Briptu Dila, Polwan yang Bakar Suami hingga Tewas di Mojokerto Bongkar Sederet Fakta Mengejutkan

Kasus tragis polwan bakar suami hingga tewas ungkap fakta mengejutkan di sidang perdana, konflik dipicu judi online.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;