Polisi Tembak Polisi! Kasatreskrim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak oleh Rekannya Sendiri, Begini Kronologi Awalnya

Kasatreskrim Polres Solok Selatan tewas ditembak rekan sesama polisi. Penyebab dan motif penembakan masih diselidiki.
Kasatreskrim Polres Solok Selatan tewas ditembak rekan sesama polisi. Penyebab dan motif penembakan masih diselidiki. Source: Foto/Ilustrasi/Pixabay

Solok, gemasulawesi - Tragedi memilukan terjadi di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat. Kasatreskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshar, tewas diduga ditembak oleh Kabag Operasional Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar. 

Insiden ini berlangsung di parkiran Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.

Kejadian ini bermula sekitar pukul 00.43 WIB, ketika personel Satreskrim Polres Solok Selatan baru saja mengamankan pelaku tambang ilegal galian C.

Saat menuju markas, AKP Ulil Ryanto menerima telepon dari AKP Dadang terkait penangkapan tersebut. Pelaku tambang kemudian diperiksa di ruang Reskrim Polres Solok Selatan.

Baca Juga:
Operasi Besar di Karimun! Polri Tangkap Tiga Pelaku TPPO, Selamatkan Dua PMI Ilegal yang Akan Berangkat ke Malaysia

Namun, saat pemeriksaan berlangsung, terdengar suara tembakan dari luar ruangan. Personel yang memeriksa menemukan AKP Ulil telah terkapar dengan luka tembak di pelipis dan pipi kanan. 

Pelaku penembakan diduga adalah AKP Dadang, yang terlihat meninggalkan lokasi dengan mobil dinasnya, Isuzu Dmax, setelah insiden tersebut.

Polisi menemukan barang bukti berupa dua peluru kaliber 9 milimeter di lokasi kejadian. 

Jenazah AKP Ulil sempat dibawa ke puskesmas terdekat sebelum akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk proses autopsi. 

Baca Juga:
Gagalkan Penyebaran Paham Radikal! Densus 88 Tangkap 8 Anggota Teroris Kelompok NII di Sejumlah Wilayah Ini

Saat ini, upacara pelepasan jenazah sedang disiapkan sebelum dibawa ke kampung halamannya.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. 

Beberapa saksi telah diperiksa, termasuk Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan Aipda Tomi Yudha T dan Banit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan Briptu Satryadi.

Insiden ini menjadi perhatian besar, mengingat keterlibatan anggota kepolisian dalam kasus tersebut. 

Baca Juga:
Komplotan Pencuri Motor Dibekuk di Bekasi, Gunakan Alat Khusus Saat Korban Salat, Begini Kronologinya

Hingga kini, pihak kepolisian terus mendalami motif di balik penembakan yang menyebabkan AKP Ulil kehilangan nyawa. 

Kombes Pol Dwi juga berjanji akan memberikan informasi terbaru terkait perkembangan penyelidikan.

Dengan peristiwa ini, masyarakat kembali dihadapkan pada kenyataan bahwa dunia kepolisian tidak lepas dari konflik internal yang berpotensi berujung pada tragedi. 

Pembunuhan sesama polisi ini tentu menyisakan banyak pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan penyelidikan yang transparan dan adil. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Operasi Besar di Karimun! Polri Tangkap Tiga Pelaku TPPO, Selamatkan Dua PMI Ilegal yang Akan Berangkat ke Malaysia

Operasi TPPO di Karimun berhasil menyelamatkan korban dan menangkap pelaku yang mencoba mengirim PMI secara ilegal.

Komplotan Pencuri Motor Dibekuk di Bekasi, Gunakan Alat Khusus Saat Korban Salat, Begini Kronologinya

Komplotan pencuri motor di Bekasi dibekuk polisi, alat khusus dan barang bukti diamankan, proses hukum terus berjalan.

Pemprov Sulbar Rancang Sekolah Vokasi pada 6 Kabupaten untuk Tingkatkan SDM

Sekolah vokasi pada 6 kabupaten dirancang oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk meningkatkan SDM.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Memberikan Apresiasi Inovasi Daerah dalam Brida Innovation Week 2024

Apresiasi inovasi daerah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam Brida Innovation Week 2024.

Pemprov Sulteng Tunggu Surat Pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan untuk Menetapkan UMP 2025

Untuk menetapkan UMP tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunggu surat pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;