Berselisih Masalah Utang, Pria di Tebet Barat Jakarta Selatan Ditusuk hingga Terluka Parah, Polisi Tangkap Pelaku

Ilustrasi. Korban penusukan di Pasar Tebet Barat Jakarta Selatan ditusuk setelah cekcok soal utang, pelaku ditangkap di Serpong.
Ilustrasi. Korban penusukan di Pasar Tebet Barat Jakarta Selatan ditusuk setelah cekcok soal utang, pelaku ditangkap di Serpong. Source: Foto/Pexels)

Jakarta Selatan, gemasulawesi - Sebuah peristiwa penusukan yang melibatkan seorang pria berinisial IM (36) terjadi di kawasan Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan. 

Insiden tersebut bermula dari sebuah cekcok yang melibatkan korban dan pelaku yang berinisial SH (30). 

Kejadian ini terjadi saat SH mendatangi IM dengan maksud untuk menanyakan perihal utang yang melibatkan anggota keluarga IM. 

Meski awalnya tampak seperti percakapan biasa, ketegangan langsung muncul ketika IM menolak ikut campur dalam masalah utang tersebut. 

Baca Juga:
Gagalkan Penyelundupan 9 Ton Timah, Polisi Bongkar Jaringan Ilegal di Bangka Belitung, 2 Tersangka Diamankan

Keengganan korban untuk terlibat malah memicu pertengkaran sengit antara keduanya, yang akhirnya berujung pada tindak kekerasan fisik.

Menurut informasi yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB. 

Saat itu, IM sedang berada di kawasan Pasar Tebet Barat untuk bertemu dengan temannya. 

Namun, tak lama setelah itu, SH tiba-tiba menghampiri korban dan menanyakan soal masalah utang yang diduga melibatkan anggota keluarga IM. 

Baca Juga:
Kesalahpahaman Berujung Maut! Satu Pekerja Proyek Tewas di Tanah Abang Usai Terlibat Bentrok, Polisi Kejar Pelaku

Ketika korban menjelaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam masalah tersebut, terjadi percekcokan verbal yang segera berlanjut ke tindakan fisik. 

SH yang merasa tidak puas dengan penjelasan IM langsung melayangkan beberapa pukulan ke wajah IM.

Keributan fisik yang terjadi menyebabkan korban terjatuh, namun sempat dipisahkan oleh warga yang melihat kejadian tersebut. Meski terpisah, ketegangan antara pelaku dan korban belum juga mereda. 

Setelah cekcok tersebut, IM berusaha untuk melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya yang terletak di Cibungbulang, Kabupaten Bogor. 

Baca Juga:
Viral Aksi Begal Sadis di Jakarta Barat! Motor dan Barang Berharga Pengendara Ini Dirampas, Berikut Kronologinya

Namun, pelaku SH tampaknya belum puas dan terus mengejar korban. Ketika korban tiba di tempat yang lebih sepi, SH menyerang IM lagi dengan cara yang lebih brutal.

Pelaku mengeluarkan sebuah gunting dan langsung menusukkan benda tajam tersebut ke tubuh IM sebanyak lima kali. 

Dua tusukan mengenai tangan kiri korban dan menyebabkan luka serius yang mengeluarkan darah. 

Akibatnya, IM harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:
Dana CSR Bank Indonesia Diduga Disalahgunakan, KPK Temukan Fakta Mengejutkan dalam Penggeledahan

Setelah kejadian tersebut, IM yang masih dalam keadaan terluka segera membuat laporan ke Polsek Tebet. Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. 

Tak lama setelahnya, pada Rabu dini hari, 18 Desember 2024, SH berhasil ditangkap di daerah Serpong. Polisi mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi IM setelah penusukan dilaporkan stabil setelah mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. 

"Korban sudah mendapatkan penanganan medis dan saat ini dalam kondisi baik," ungkap AKP Suwarno, Kanit Reskrim Polsek Tebet. 

Baca Juga:
Tanggapi Kasus Penganiayaan Karyawati Toko Roti di Jaktim, Mardani Ali Sera Sebut Polisi Harus Meniru Sistem di AS

Korban IM juga sudah kembali ke rumahnya di Bogor setelah dirawat di rumah sakit.

Pihak kepolisian masih mendalami lebih lanjut terkait motif yang memicu tindakan penusukan tersebut. 

Dugaan awal menyebutkan bahwa kejadian tersebut dipicu oleh masalah keluarga, yang kemudian berkembang menjadi konflik fisik. 

Polisi juga mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang mempengaruhi pelaku sehingga melakukan tindakan kekerasan. 

Baca Juga:
Janggal Pengadaan Barang Pakai Habis Dinkes Parigi Moutong, Kejari Temukan Indikasi Pengadaan Fiktif Hingga Dobel Penganggaran

Pihak berwajib berjanji akan mengungkap secara rinci semua detail dari kejadian ini untuk memastikan keadilan bagi korban. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Gagalkan Penyelundupan 9 Ton Timah, Polisi Bongkar Jaringan Ilegal di Bangka Belitung, 2 Tersangka Diamankan

Dua tersangka ditangkap dalam kasus penyelundupan timah ilegal seberat 9 ton, dijerat hukuman berat.

Kesalahpahaman Berujung Maut! Satu Pekerja Proyek Tewas di Tanah Abang Usai Terlibat Bentrok, Polisi Kejar Pelaku

Insiden maut di Tanah Abang, satu pekerja tewas akibat bentrokan. Polisi selidiki motif dan peran pelaku.

Viral Aksi Begal Sadis di Jakarta Barat! Motor dan Barang Berharga Pengendara Ini Dirampas, Berikut Kronologinya

Kejahatan begal di Jakarta Barat kembali terjadi. Polisi buru pelaku yang ancam korban dengan senjata tajam.

Tanggapi Kasus Penganiayaan Karyawati Toko Roti di Jaktim, Mardani Ali Sera Sebut Polisi Harus Meniru Sistem di AS

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera turut memberikan komentar terkait penanganan kasus penganiayaan karyawati toko roti di Jakarta Timur

Umar Hasibuan Soroti Pihak yang Sebut Penganiaya Karyawati Toko Roti di Jaktim Sakit Jiwa: Ngadi-ngadi yang Bilang

Umar Hasibuan menyoroti pihak yang menyebut GSH, pelaku penganiayaan karyawati toko roti di Jakarta Timur mengalami gangguan jiwa

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;