Kesalahpahaman Berujung Maut! Satu Pekerja Proyek Tewas di Tanah Abang Usai Terlibat Bentrok, Polisi Kejar Pelaku

Ilustrasi. Bentrok pekerja proyek dan warga di Tanah Abang tewaskan satu orang. Polisi dalami penyebab dan buru pelaku.
Ilustrasi. Bentrok pekerja proyek dan warga di Tanah Abang tewaskan satu orang. Polisi dalami penyebab dan buru pelaku. Source: Foto/Pexels

Jakarta Pusat, gemasulawesi - Keributan antara pekerja proyek dan warga di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, berujung tragis. 

Satu pekerja proyek dinyatakan tewas akibat insiden yang terjadi pada Selasa (17/12/2024) sore tersebut.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Aditya Simanggara Pratama, mengungkapkan bahwa kejadian ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman antara warga dan pekerja proyek. 

Menurut keterangan, kejadian bermula saat sejumlah pekerja proyek sedang melakukan kegiatan pembangunan di kawasan Tanah Abang. 

Baca Juga:
Viral Aksi Begal Sadis di Jakarta Barat! Motor dan Barang Berharga Pengendara Ini Dirampas, Berikut Kronologinya

Di tengah pekerjaan mereka, beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek mendatangi para pekerja tersebut.

Keberadaan warga di lokasi proyek diduga terkait dengan ketidakpuasan atau keberatan terhadap pelaksanaan proyek yang berlangsung.

Saksi mata menyebutkan bahwa pertemuan tersebut awalnya berjalan biasa. Namun, ketegangan mulai muncul antara pekerja dan warga yang merasa terusik dengan aktivitas proyek yang berlangsung. 

Beberapa warga merasa proyek tersebut mengganggu kenyamanan mereka, baik dari sisi kebisingan maupun faktor lain yang terkait dengan pembangunan tersebut.

Baca Juga:
Dana CSR Bank Indonesia Diduga Disalahgunakan, KPK Temukan Fakta Mengejutkan dalam Penggeledahan

Tiba-tiba, situasi menjadi lebih panas dan berujung pada keributan fisik. 

"Korban saat itu tengah bekerja, tiba-tiba didatangi beberapa warga. Mungkin ada miskomunikasi yang menyebabkan ketegangan, yang akhirnya memuncak dalam bentrokan," ujar Kapolsek Tanah Abang, AKBP Aditya Simanggara Pratama pada Rabu, 18 Desember 2024.

Keributan yang terjadi di lokasi proyek tersebut semakin meluas dan akhirnya mengarah pada tindak kekerasan. 

Para pelaku diduga mulai melakukan tindakan kasar terhadap pekerja. Salah seorang pekerja, yang kemudian dinyatakan meninggal dunia, menjadi korban dalam insiden tersebut.

Baca Juga:
Tanggapi Kasus Penganiayaan Karyawati Toko Roti di Jaktim, Mardani Ali Sera Sebut Polisi Harus Meniru Sistem di AS

Pihak kepolisian saat ini mendalami kemungkinan bahwa insiden ini dipicu oleh miskomunikasi antara pekerja dan warga setempat. 

"Motif dugaan awal adalah miskomunikasi, yang memicu terjadinya keributan," kata Aditya. 

Bentrokan ini diduga terjadi akibat perbedaan pemahaman antara pekerja proyek dan warga sekitar. 

Ketegangan ini akhirnya melibatkan beberapa individu yang berujung pada tindak kekerasan, dengan satu pekerja yang menjadi korban dan mengalami luka fatal.

Baca Juga:
Janggal Pengadaan Barang Pakai Habis Dinkes Parigi Moutong, Kejari Temukan Indikasi Pengadaan Fiktif Hingga Dobel Penganggaran

Namun, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa mereka belum dapat memastikan seluruh detail kejadian ini. 

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan bukti untuk mengetahui siapa yang memulai tindakan kekerasan," lanjutnya.

Saat ini, polisi masih mengejar para pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut. 

Kapolsek Tanah Abang menyebutkan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk menggali informasi lebih dalam tentang siapa saja yang terlibat dan bagaimana kronologi pasti dari insiden tersebut.

Baca Juga:
Umar Hasibuan Soroti Pihak yang Sebut Penganiaya Karyawati Toko Roti di Jaktim Sakit Jiwa: Ngadi-ngadi yang Bilang

Selain itu, polisi juga tengah memeriksa rekaman dari kamera pengawas (CCTV) yang ada di sekitar lokasi proyek untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang siapa yang memulai keributan dan bagaimana bentrokan tersebut terjadi.

"Hingga saat ini, para pelaku masih dalam pengejaran. Kami berharap dapat menangkap mereka segera dan mengungkap fakta-fakta lebih lanjut terkait kejadian ini," ujar Aditya.

Aditya juga menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini. 

"Kami harap warga tidak memperburuk keadaan dengan mengambil tindakan sendiri, dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini," jelasnya.

Baca Juga:
Guntur Romli Komentari Gibran Rakabuming yang Sebut Stefanus Gusma Dikeluarkan dari PDIP: Wapres Kok Bohong

Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak secara transparan dalam proses penyelidikan dan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat mendapatkan keadilan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Aksi Begal Sadis di Jakarta Barat! Motor dan Barang Berharga Pengendara Ini Dirampas, Berikut Kronologinya

Kejahatan begal di Jakarta Barat kembali terjadi. Polisi buru pelaku yang ancam korban dengan senjata tajam.

Tanggapi Kasus Penganiayaan Karyawati Toko Roti di Jaktim, Mardani Ali Sera Sebut Polisi Harus Meniru Sistem di AS

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera turut memberikan komentar terkait penanganan kasus penganiayaan karyawati toko roti di Jakarta Timur

Umar Hasibuan Soroti Pihak yang Sebut Penganiaya Karyawati Toko Roti di Jaktim Sakit Jiwa: Ngadi-ngadi yang Bilang

Umar Hasibuan menyoroti pihak yang menyebut GSH, pelaku penganiayaan karyawati toko roti di Jakarta Timur mengalami gangguan jiwa

Geger Perempuan Asal Surabaya Ini Ditemukan Tewas di Malang dengan Kondisi Mengenaskan, Begini Tanggapan Kasat Reskrim Polres

Geger penemuan seorang jenazah perempuan asal Surabaya dengan kondisi setengah telanjang di persawahan Kabupaten Malang.

Insiden Kecelakaan Maut di Tol Gempol Libatkan Pikap Bermuatan Sayuran Tabrak Truk Hingga Sebabkan 3 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Kecelakaan maut terjadi di Tol Gempol melibatkan pikap bermuatan sayur menabrak dump truk bermuatan pasir hingga menyebabkan 3 tewas.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;