Viral! Sopir Truk Dikeroyok Pengendara Mobil Usai Kecelakaan di Tol Magetan, Ini Kronologinya

Viral seorang sopir truk menjadi amukan supporter setelah terjadi kecelakaan di Tol Magetan
Viral seorang sopir truk menjadi amukan supporter setelah terjadi kecelakaan di Tol Magetan Source: Pixabay/Ilustrasi pengeroyokan

Magetan, gemasulawesi - Viral seorang sopir truk pengangkut semen, bernama Maman Sumantri (48) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok suporter bola di ruas jalan tol Magetan. 

Lokasinya di kilometer 591, Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. 

Insiden ini diawali ketika yang dikemudikan Maman ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil yang ditumpangi oleh supporter. 

Baca Juga:
Geger! Pelaku Jambret Kalung Nenek Babak Belur Dihajar Massa di Probolinggo, Begini Kronologinya

Awal kronologinya insiden pengeroyokan ini dipicu oleh sebuah mobil Avanza berwarna putih yang dikemudikan Didin Abdurrahman (34), warga Sleman. 

Baca Juga:
Bikin Geram! Satpam Ini Dibunuh Anak Majikan di Bogor Hingga Istri Korban Curhat tentang Ulah Pelaku, Begini Faktanya

Didin menabrak bagian belakang truk milik Maman di Jalan Tol Ngawi sehingga membuat Maman tidak terima dengan kejadian tersebut. 

Akhirnya Didin bersama lima supporter lainnya mengejar truk tersebut hingga ke wilayah Magetan. 

Sesampainya di lokasi, sopir truk yang sedang mencari tempat aman untuk berhenti malah menjadi korban amukan para pelaku. 

Baca Juga:
Polisi Tutup Tambang Emas Ilegal Hingga 7 Pelaku Diringkus, Diduga Raup Ratusan Juta Perhari, Ini Tanggapan Kapolresta Bandung

Menurut keterangan warga setempat, Sukatno, para pelaku yang sebagian besar anak-anak melempari korban menggunakan spion mobil. 

Baca Juga:
Seorang Perempuan Trenggalek Jadi Korban Penipuan Jual Beli Emas Skema Segitiga, Begini Modusnya

'Truknya berhenti di sini saat ditabrak, ternyata sopirnya dikeroyok oleh supporter. Ada lima orang lebih dan sebagian malah anak-anak, lalu pelaku langsung diamankan oleh pihak kepolisian,' sebutnya. 

Akibat pengeroyokan oleh supporter tersebut korban pun mengalami luka pada bagian pipi kanan dan dahi. 

Maman yang merupakan warga Desa Geneng Duwur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, menceritakan kronologinya kejadian. 

Baca Juga:
Pengamat Politik Hendri Satrio Sebut Jokowi Lebih Lincah daripada Presiden Prabowo, Begini Alasannya

'Setelah berhenti di tempat yang sepi, saya malah dikeroyok oleh enam orang, mereka malah melempari saya menggunakan kaca spion, saya lari minta tolong warga dan akhirnya saya laporkan masalah ini ke polisi,' jelasnya. 

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut pun langsung menolong korban dan membantu menangkap pelaku. 

Polisi dari pihak Polsek Kartoharjo pun langsung mengamankan pihak Didin beserta lima supporter lainnya yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. 

Sehingga kasus tersebut masih dalam penanganan pihak berwajib. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Pelaku Jambret Kalung Nenek Babak Belur Dihajar Massa di Probolinggo, Begini Kronologinya

Ulah jambret ini sempat mengambil kalung emas nenek hingga menjadi amukan massa dan diringkus polisi setelah terdapat laporan penjambretan.

Bikin Geram! Satpam Ini Dibunuh Anak Majikan di Bogor Hingga Istri Korban Curhat tentang Ulah Pelaku, Begini Faktanya

Tragedi pembunuhan terhadap Septian membuat pihak keluarga membawa luka dalam hingga istri curhat tentang ulah pelaku di rumah ibu majikan.

Polisi Tutup Tambang Emas Ilegal Hingga 7 Pelaku Diringkus, Diduga Raup Ratusan Juta Perhari, Ini Tanggapan Kapolresta Bandung

Pihak kepolisian menutup tambang emas ilegal hingga meringkus tujuh orang pelaku yang terlibat, dan polisi mengamankan barang bukti.

Seorang Perempuan Trenggalek Jadi Korban Penipuan Jual Beli Emas Skema Segitiga, Begini Modusnya

Seorang perempuan jadi korban penipuan emas antam hingga rugi sekitar 27 juta rupiah dan pelaku hanya bermodalkan modus lewat ponsel.

Syarat PPPK Guru di Parimo: Wajib Tercatat dalam Dapodik

Disdikbud Parimo pastikan pendaftaran PPPK guru 2025 hanya berlaku bagi tenaga pendidik aktif yang sudah terdaftar di Dapodik.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;