Aksinya Selipkan Uang Rp500 Ribu agar Lolos Pemeriksaan Pihak Imigrasi Viral, WNA Ini Sebut Jalur Hijau Bandara Bisa Dibayar

Viral video WNA mengaku bayar Rp 500 ribu untuk jalur hijau di Bandara Soetta, Imigrasi berikan penjelasan.
Viral video WNA mengaku bayar Rp 500 ribu untuk jalur hijau di Bandara Soetta, Imigrasi berikan penjelasan. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Nasional, gemasulawesi - Baru-baru ini, sebuah video yang menunjukkan seorang WNA asal China mengaku membayar Rp 500 ribu untuk mendapatkan jalur hijau di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menjadi viral. 

Dalam kasus WNA ini, jalur hijau sendiri adalah fasilitas yang memungkinkan barang impor dibawa keluar tanpa pemeriksaan fisik atau dokumen lebih lanjut. 

Pengakuan WNA tersebut sontak menuai perhatian luas dan beragam tanggapan dari masyarakat.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, WNA tersebut mengklaim bahwa uang yang diselipkan kepada petugas imigrasi mempermudah proses keluar dari bandara tanpa pemeriksaan tambahan. 

Baca Juga:
Viral! Sopir Truk Dikeroyok Pengendara Mobil Usai Kecelakaan di Tol Magetan, Ini Kronologinya

Akibatnya, banyak pihak mempertanyakan kebenaran prosedur di Bandara Soetta dan transparansi aparat yang bertugas di sana.

Menanggapi ramainya pembahasan video ini, Ditjen Imigrasi memberikan pernyataan tegas. 

Mereka memastikan bahwa video tersebut tidak sesuai dengan fakta dan tidak ada bukti bahwa petugas meminta atau menerima uang dari WNA tersebut. 

“Video ini tidak benar. Sudah terkonfirmasi langsung dan disesuaikan dengan pengecekan CCTV bahwa petugas tidak meminta atau menerima imbalan apa pun dari WNA tersebut,” demikian pernyataan resmi Ditjen Imigrasi, dikutip pada Senin, 20 Januari 2025.

Baca Juga:
Geger! Pelaku Jambret Kalung Nenek Babak Belur Dihajar Massa di Probolinggo, Begini Kronologinya

Selain itu, Plt Dirjen Imigrasi, Saffar Godam, juga menyatakan bahwa hasil pengecekan CCTV di lokasi kejadian tidak menemukan bukti adanya transaksi seperti yang dituduhkan. 

“Sudah kita cek CCTV-nya, tinggal klarifikasi dari orangnya. Data kronologi sudah disesuaikan dengan pengecekan CCTV bahwa petugas tidak meminta dan menerima apa pun dari yang bersangkutan,” tegasnya.

Video viral tersebut memicu berbagai komentar di media sosial. Ada yang mengecam tindakan tersebut jika memang benar terjadi.

Namun ada pula yang meminta masyarakat untuk tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan sebelum ada bukti yang jelas dan mendukung pemerintah mengusut aksi WNA ini. 

Baca Juga:
Polisi Tutup Tambang Emas Ilegal Hingga 7 Pelaku Diringkus, Diduga Raup Ratusan Juta Perhari, Ini Tanggapan Kapolresta Bandung

"Kalau emang bener, kasusin lah, tangkap yang bikin video dengan pasal penipuan, UU ITE, atau apalah itu," komentar akun @jul***.

Selain itu, tak sedikit warganet yang menyindir buruknya kasus suap di tanah air. 

"Seburuk itu kah kasus suap di Indonesia? Asal ada duit semua lancar. Sampe WNA aja tau kelemahan hukum di negara kita," tulis salah seorang warganet. 

Ditjen Imigrasi pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga:
Bukan Zakat, Ferdinand Hutahaean Sebut Ada 4 Sumber yang Bisa Bantu Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

Klarifikasi dari pihak imigrasi diharapkan dapat meredakan spekulasi publik terkait isu ini. 

Mereka juga menegaskan komitmen untuk terus menjaga integritas dan transparansi dalam menjalankan tugas, khususnya di kawasan yang menjadi pintu gerbang utama Indonesia seperti Bandara Soetta.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya di media sosial. 

Ditjen Imigrasi juga menyatakan akan terus memantau dan menyelidiki lebih lanjut terkait video tersebut demi menjaga kepercayaan publik. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Viral! Sopir Truk Dikeroyok Pengendara Mobil Usai Kecelakaan di Tol Magetan, Ini Kronologinya

Viral seorang sopir truk menjadi amukan supporter setelah terjadi kecelakaan di Tol Magetan hingga pelaku diringkus polisi.

Geger! Pelaku Jambret Kalung Nenek Babak Belur Dihajar Massa di Probolinggo, Begini Kronologinya

Ulah jambret ini sempat mengambil kalung emas nenek hingga menjadi amukan massa dan diringkus polisi setelah terdapat laporan penjambretan.

Bikin Geram! Satpam Ini Dibunuh Anak Majikan di Bogor Hingga Istri Korban Curhat tentang Ulah Pelaku, Begini Faktanya

Tragedi pembunuhan terhadap Septian membuat pihak keluarga membawa luka dalam hingga istri curhat tentang ulah pelaku di rumah ibu majikan.

Polisi Tutup Tambang Emas Ilegal Hingga 7 Pelaku Diringkus, Diduga Raup Ratusan Juta Perhari, Ini Tanggapan Kapolresta Bandung

Pihak kepolisian menutup tambang emas ilegal hingga meringkus tujuh orang pelaku yang terlibat, dan polisi mengamankan barang bukti.

Seorang Perempuan Trenggalek Jadi Korban Penipuan Jual Beli Emas Skema Segitiga, Begini Modusnya

Seorang perempuan jadi korban penipuan emas antam hingga rugi sekitar 27 juta rupiah dan pelaku hanya bermodalkan modus lewat ponsel.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;