Kebakaran Hebat Melanda Gedung Panin Bank di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Api Diduga Berasal dari Aktivitas Pengelasan

Kebakaran melanda Gedung Panin Bank Senayan akibat pengelasan, pegawai panik berhamburan keluar ruangan.
Kebakaran melanda Gedung Panin Bank Senayan akibat pengelasan, pegawai panik berhamburan keluar ruangan. Source: Foto/Tangkapan layar Instagram @jabodetabek24info

Jakarta Pusat, gemasulawesi - Kebakaran terjadi di Gedung Panin Bank kawasan Senayan, Jakarta Pusat. 

Api melahap ruangan pusat pendingin udara yang berada di dalam gedung tersebut pada Selasa, 21 Januari 2025.

Insiden ini menimbulkan kepanikan di antara para pegawai, yang segera berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Kepulan asap hitam tebal terlihat keluar dari lokasi kebakaran, menciptakan suasana mencekam.

Menurut laporan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari aktivitas pengelasan yang dilakukan di dekat ruangan tersebut. 

Baca Juga:
Soroti Area Pagar Laut di Tangerang Punya HGB, Rocky Gerung: Pemerintahan Pak Jokowi Harus Diperiksa

Kebakaran yang terjadi secara mendadak membuat evakuasi segera dilakukan untuk memastikan keselamatan para penghuni gedung.

Tim pemadam kebakaran segera tiba di lokasi setelah menerima laporan dari pihak keamanan gedung. 

Petugas pemadam kebakaran dari sektor Tanah Abang, Saiful, mengungkapkan bahwa timnya langsung bergerak ke lokasi setelah menyelesaikan tugas pemadaman di Kemayoran Gempol.

"Saat kejadian, kami sedang melakukan pemadaman di Kemayoran Gempol. Setelah itu, kami langsung bergerak ke sini," ujar Saiful. 

Baca Juga:
Ferdinand Hutahaean Soal Stigma Presiden Prabowo di Bawah Kendali Jokowi: Tidak Baik, Kesan Ini Harus Dihapus

Proses pemadaman berlangsung cukup cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar tujuh menit untuk memastikan api benar-benar padam. 

Sebelumnya, pihak gedung telah mengambil langkah awal untuk memadamkan api menggunakan alat pemadam yang tersedia. 

Upaya ini membantu mencegah kebakaran menjalar lebih luas, sehingga kerugian dapat diminimalkan.

Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, aktivitas perkantoran di Gedung Panin Bank sempat terhenti. 

Baca Juga:
Lindungi Diri Sendiri! Inilah Cara-cara Menghindari Penipuan WhatsApp yang Umum Terjadi

Evakuasi pegawai yang berlangsung cepat berhasil mencegah terjadinya insiden yang lebih parah. Hingga kini, pihak gedung masih melakukan evaluasi terkait penyebab kebakaran dan dampak yang ditimbulkan.

Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya penerapan protokol keamanan yang lebih ketat, terutama pada aktivitas seperti pengelasan yang memiliki potensi besar untuk memicu kebakaran. 

Evaluasi terhadap prosedur kerja di area yang rawan diharapkan dapat mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Kebakaran di Gedung Panin Bank menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas yang berisiko tinggi. 

Baca Juga:
Samsung Galaxy S26 Akan Menghadirkan Peningkatan dalam Pengisian Daya Cepat, yang Sudah Lama Dinantikan

Selain itu, penting bagi setiap gedung perkantoran untuk memiliki sistem pemadaman kebakaran yang efisien dan pelatihan evakuasi yang terorganisasi.

Kehadiran alat pemadam kebakaran portabel, detektor asap, serta prosedur keselamatan yang jelas dapat menjadi faktor kunci dalam mencegah kebakaran besar. 

Dengan langkah pencegahan yang memadai, kejadian seperti ini dapat diminimalkan, menjaga keselamatan penghuni gedung sekaligus mencegah kerugian material yang lebih besar. (*/Shofia) 

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Kabupaten Sigi Mencatat Harga Komoditas Kakao Naik hingga Menjadi 165 Ribu Rupiah per Kilogram

Harga komoditas kakao di Kabupaten Sigi dilaporkan meningkat dan tercatat naik hingga menjadi 165 ribu rupiah per kilogram.

Penyelenggara Lokal Festival Persahabatan di Sulteng Pindahkan Lokasi Pelaksanaan ke Lapangan GBK Palu

Festival Persahabatan dipindahkan penyelenggara lokal dari RTH Vatulemo ke Lapangan Gelora Bumi Kaktus di Palu.

Disdikbud Parimo Tegaskan Calon PPPK Tahap Dua Masuk Dapodik, Harus Penuhi Masa Pengabdian dan Syarat Teknis

Disdikbud Parimo memberikan kepastian bahwa calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap dua telah masuk dalam Dapodik

Disdikbud Parigi Moutong Ungkap Rencana Alih Status SMP Model Tonasa Jadi Sekolah Olahraga, Begini Penjelasannya

Disdikbud Parimo berencana mengalihkan status SMP Model Tonasa di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, menjadi Sekolah Olahraga

Terungkap! Dana Desa Rp40 Miliar Diduga Digunakan Kades di Sumatera Utara untuk Judi Online, Ini Temuan Mengejutkan PPATK

PPATK menemukan dana desa disalahgunakan untuk judi online, melibatkan enam kepala desa di Sumatera Utara dan mencapai Rp 40 miliar.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;