Miris! Curhatan Siswa SMK di Cengkareng Jakarta Barat Keluhkan Jalan Berlumpur yang Rusak Parah Saat Musim Hujan Viral

Video siswa SMK viral karena jalan rusak berlumpur di Cengkareng. Pemerintah langsung perbaiki akses ke sekolah.
Video siswa SMK viral karena jalan rusak berlumpur di Cengkareng. Pemerintah langsung perbaiki akses ke sekolah. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Jakarta Barat, gemasulawesi - Sebuah video dari seorang siswa SMK di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, bernama Galih, mendadak viral di media sosial. 

Dalam video itu, Galih mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlumpur yang menjadi akses utama menuju sekolahnya. 

Video tersebut bahkan ditujukan langsung kepada Menteri Pendidikan dan Presiden Prabowo, meminta bantuan agar jalan tersebut segera diperbaiki.

Galih menyuarakan keresahan yang selama ini dirasakan dirinya, teman-teman, hingga guru-gurunya. 

Baca Juga:
Kebakaran Hebat Melanda Gedung Panin Bank di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Api Diduga Berasal dari Aktivitas Pengelasan

Ia bercerita bahwa banyak siswa dan orang tua yang terjatuh karena kondisi jalan yang tidak layak tersebut. 

“Saya ingin jalan ini diperbaiki. Setiap hari saya takut celana putih saya kotor dan merepotkan ibu saya yang harus mencuci,” ungkap Galih.

Tidak hanya itu, ia juga menyebut bahwa kondisi jalan yang buruk ini sudah berlangsung lama tanpa ada perhatian serius dari pihak terkait. 

Melalui video tersebut, Galih berharap ada perubahan yang nyata agar para siswa bisa pergi ke sekolah tanpa kekhawatiran.

Baca Juga:
Soroti Area Pagar Laut di Tangerang Punya HGB, Rocky Gerung: Pemerintahan Pak Jokowi Harus Diperiksa

Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, pemerintah melalui Suku Dinas Binamarga Jakarta Barat langsung bergerak cepat. 

Tim perbaikan dikirim ke lokasi pada Selasa, 21 Januari 2025 siang untuk memperbaiki jalan berlumpur itu. 

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas desakan publik yang tergerak setelah melihat curhatan Galih.

Perbaikan sementara ini melibatkan pengurukan jalan menggunakan material pasir dan batu untuk menutupi lubang dan mengurangi genangan lumpur. 

Baca Juga:
Apa Hal Baru yang Akan Hadir di One UI 7? Perkenalkan Empat Fitur Penting yang Akan Muncul Ini

Meski begitu, perbaikan ini hanya bersifat sementara karena jalan tersebut berada di lahan yang dikelola Perumnas, badan usaha milik negara.

Lurah Cengkareng Timur Boy Raya menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak Perumnas untuk mencari solusi jangka panjang. 

“Kami memahami sekali keluhan siswa dan masyarakat sekitar. Namun, lahan ini masih dikelola oleh Perumnas, jadi kami akan duduk bersama untuk merumuskan langkah-langkah ke depannya,” kata Boy.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa suara masyarakat, sekecil apa pun, bisa memberikan dampak besar jika disampaikan dengan benar. 

Baca Juga:
Pegawai Otoritas Palestina yang Berseragam Resmi Akan Ditempatkan di Persimpangan Menuju Jalur Gaza

Viralitas video Galih tidak hanya membuka mata pemerintah, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para siswa SMK 2 Cengkareng Timur untuk mendapatkan akses jalan yang layak.

Meski perbaikan sementara sudah dilakukan, masyarakat berharap ada langkah konkret agar permasalahan serupa tidak terulang. 

Jalan yang layak dan aman bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga hak dasar yang seharusnya dipenuhi oleh semua pihak terkait. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kebakaran Hebat Melanda Gedung Panin Bank di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Api Diduga Berasal dari Aktivitas Pengelasan

Asap hitam pekat selimuti Gedung Panin Bank Senayan. Kebakaran terjadi di pusat pendingin udara, beruntung tak ada korban jiwa.

Pemerintah Kabupaten Sigi Mencatat Harga Komoditas Kakao Naik hingga Menjadi 165 Ribu Rupiah per Kilogram

Harga komoditas kakao di Kabupaten Sigi dilaporkan meningkat dan tercatat naik hingga menjadi 165 ribu rupiah per kilogram.

Penyelenggara Lokal Festival Persahabatan di Sulteng Pindahkan Lokasi Pelaksanaan ke Lapangan GBK Palu

Festival Persahabatan dipindahkan penyelenggara lokal dari RTH Vatulemo ke Lapangan Gelora Bumi Kaktus di Palu.

Disdikbud Parimo Tegaskan Calon PPPK Tahap Dua Masuk Dapodik, Harus Penuhi Masa Pengabdian dan Syarat Teknis

Disdikbud Parimo memberikan kepastian bahwa calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap dua telah masuk dalam Dapodik

Disdikbud Parigi Moutong Ungkap Rencana Alih Status SMP Model Tonasa Jadi Sekolah Olahraga, Begini Penjelasannya

Disdikbud Parimo berencana mengalihkan status SMP Model Tonasa di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, menjadi Sekolah Olahraga

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;