Imbas Sistem Sewa Mobil, Sejumlah Kendaraan Dinas Plat Merah di Parigi Moutong Teronggok Dalam Kondisi Rusak tidak Terurus

Ket Foto: Kondisi kendaraan dinas Roda Empat milik Pemda Parigi moutong dalam kondisi terbengkalai tidak termanfaatkan.
Ket Foto: Kondisi kendaraan dinas Roda Empat milik Pemda Parigi moutong dalam kondisi terbengkalai tidak termanfaatkan. Source: (Foto/gemasulawesi/Muhammad Irfan)

Parigi moutong, gemasulawesi - Gencarkan sistem sewa mobil untuk puluhan pejabat berimbas pada terbengkalainya sejumlah kendaraan dinas plat merah di Kabupaten Parigi moutong.

Pantauan gemasulawesi sejumlah kendaraan plat merah roda empat tampak tak dalam kondisi terurus dan hanya teronggok di parkiran kantor Bupati.

Kondisi mobil berdebu dan ban kempes terlihat tidak pernah lagi digunakan padahal kondisinya terlihat masih baik dan layak untuk digunakan.

Baca Juga:
Gaji ASN Parigi Moutong Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan BPKAD

Informasi yang berhasil dihimpun gemasulawesi, zero aset dan menekan pengeluaran biaya pemeliharaan aset kendaraan menjadi target Pemda Parigi moutong.

Sayangnya, langkah itu terlihat tidak didukung dengan perencanaan yang memadai dalam menangani kendaraan roda empat plat merah yang akan digantikan dengan mobil rental sewaan.

Berkaitan dengan aset kendaraan roda empat yang terbengkalai tersebut, Yusrin Usman, kepala BPKAD Parigi moutong yang coba dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, paska sewa mobil kendaraan lama telah ditarik.

Baca Juga:
Tuntut LPJ Anggaran 2024 dan Legalitas BPD, Warga Desa Sigenti Parigi Moutong Unjuk Rasa di Kantor Kepala Desa

“Mobil-mobil itu ada, rencananya akan kita usulkan untuk lelang secara bertahap,” terangnya.

Sayangnya, ditanyakan berkaitan dengan total anggaran untuk pengadaan sewa mobil pejabat di Kabupaten Parigi moutong, Yusrin enggan menjawab.

Kepada media ini Yusrin mengatakan, berkaitan dengan sewa mobil tersebut memiliki regulasi dan sesuai dengan peraturan yang ada.

Baca Juga:
Disinyalir Terjadi Kebocoran Terhadap Pengelolaan 14 Miliar Anggaran Bansosda Parigi Moutong, BPK Sebut Sebagai Pemborosan

“Dalam rangka menghemat anggaran sistem sewa kendaraan ini dinilai lebih efektif dan murah,” singkatnya.

Informasi didapatkan media ini bahkan persoalan distribusi kendaraan roda empat ke dinas juga disebut sebut bermasalah karena dinilai tidak proporsional baik terhadap sewa mobil pejabat dan maupun untuk kendaraan yang ditarik.

Pada sejumlah dinas ada yang mendapatkan distribusi kendaraan tidak memadai sementara ada dinas tertentu yang mendapatkan kendaraan dinas berlimpah. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh Ledakan Misterius di Probolinggo! Satu Pemuda Tewas, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di TKP

Polisi selidiki tragedi ledakan bondet di Probolinggo. Pemuda tewas mengenaskan, penyebab dan pelaku masih misterius.

Aksi Kejar-Kejaran Aktivis Pencinta Hewan dengan Penjagal Anjing di Palembang Viral, Fakta Mengejutkan Terungkap

Kasus viral penjagalan anjing di Palembang memicu protes. Aktivis desak pemerintah segera terbitkan aturan larangan konsumsi.

2 Anggota Polisi Jadi Korban Penyiraman Air Keras Saat Bubarkan Tawuran, Polres Tangerang Selatan Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Empat pelaku penyiraman air keras terhadap anggota polisi di Ciputat ditangkap Satreskrim Polres Tangerang Selatan.

Petugas Rutan Poso Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu yang Diselundupkan ke dalam Rutan

Upaya penyelundupan sabu yang diselundupkan ke dalam rutan digagalkan oleh petugas Rutan Kelas II B Poso, Sulteng.

Gaji ASN Parigi Moutong Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan BPKAD

ASN Parigi moutong keluhkan lambatnya pembayaran gaji di bulan Januari, dikhawatirkan akan berimbas pada pemenuhan kebutuhan hidup ASN.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;