Susi Pudjiastuti Soroti Upaya Penyelundupan 22 Ekor Penyu di Buleleng: Dari Dulu Bali Jadi Tempat Perdagangan Penyu

Potret mantan Menteri Perikanan dan Kelautan RI, Susi Pudjiastuti
Potret mantan Menteri Perikanan dan Kelautan RI, Susi Pudjiastuti Source: (Foto/Instagram/@susipudjiastuti115)

Bali, gemasulawesi - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, menyoroti kasus penyelundupan 22 ekor penyu yang baru-baru ini terungkap di Buleleng, Bali.

Kasus ini menjadi perhatian setelah pihak kepolisian menemukan puluhan penyu tersebut di sebuah gudang terbengkalai di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, pada Jumat, 24 Januari 2025.

Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, mengonfirmasi bahwa penyu-penyu jenis penyu hijau itu kini sudah diamankan oleh pihak berwenang.

Penemuan ini bermula dari laporan warga setempat yang sedang beraktivitas di sekitar pantai dan menemukan penyu-penyu tersebut di lahan milik PT Semaya, yang berlokasi di Banjar Dinas Kembang Sari, Desa Pemuteran.

Baca Juga:
BPBD Gorontalo Utara Menggelar Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir yang Melanda Beberapa Wilayah

Polisi menduga bahwa puluhan penyu itu akan dijual di Pulau Bali. Saat ini, Polres Buleleng sedang memburu para pelaku yang terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.

Kejadian ini kembali mengungkap masalah serius terkait perdagangan ilegal satwa yang dilindungi di Indonesia.

Menanggapi kabar ini, Susi Pudjiastuti memberikan pendapatnya melalui cuitan di akun X resminya, @susipudjiastuti, pada Senin, 27 Januari 2025.

Ia membenarkan bahwa Bali kerap menjadi lokasi penangkapan, pengumpulan, dan perdagangan penyu terbesar di Indonesia.

Baca Juga:
Bupati Sigi Mengimbau Masyarakat Menjaga Kualitas Durian sehingga Tetap Diburu Pembeli

Dalam cuitannya, Susi menyoroti bagaimana alasan upacara adat sering kali digunakan untuk membenarkan penangkapan penyu di wilayah tersebut.

"Dari dulu Bali menjadi tempat penangkapan pengumpulan dan perdagangan penyu terbesar di Indonesia (seringkali upacara adat dijadikan alasan untuk kebutuhan penangkapan penyu)," tulis Susi Pudjiastuti dalam cuitannya.

Apa yang disampaikan Susi di cuitannya tersebut seakan menjelaskan bahwa di Bali yang selama ini menjadi salah satu lokasi dengan tingkat aktivitas semacam ini yang cukup tinggi.

Cuitan Susi tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk warganet yang menunjukkan keprihatinan terhadap kondisi penyu di Bali.

Baca Juga:
Nasyiatul Aisyiyah Makassar Lakukan Kegiatan Pelatihan Paralegal untuk Mendampingi dan Membela Korban Kekerasan

Beberapa pengguna media sosial menyesalkan adanya praktik-praktik yang melibatkan satwa yang dilindungi dengan alasan tertentu.

Kasus ini menegaskan perlunya langkah tegas dari pihak berwenang untuk menekan aktivitas perdagangan ilegal dan memberikan perlindungan lebih baik terhadap satwa langka seperti penyu. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

BPBD Gorontalo Utara Menggelar Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir yang Melanda Beberapa Wilayah

Kesiapsiagaan penanganan bencana banjir yang melanda beberapa wilayah diadakan oleh BPBD Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Bupati Sigi Mengimbau Masyarakat Menjaga Kualitas Durian sehingga Tetap Diburu Pembeli

Kualitas durian diimbau oleh Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, untuk dijaga oleh masyarakat khususnya petani sehingga tetap diburu.

Nasyiatul Aisyiyah Makassar Lakukan Kegiatan Pelatihan Paralegal untuk Mendampingi dan Membela Korban Kekerasan

Kegiatan pelatihan paralegal untuk mendampingi dan membela korban kekerasan dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah Makassar.

Imbas Sistem Sewa Mobil, Sejumlah Kendaraan Dinas Plat Merah di Parigi Moutong Teronggok Dalam Kondisi Rusak tidak Terurus

Kondisi kendaraan dinas roda empat milik pemerintah daerah Parigi moutong terbengkalai tidak terurus.

Heboh Ledakan Misterius di Probolinggo! Satu Pemuda Tewas, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di TKP

Polisi selidiki tragedi ledakan bondet di Probolinggo. Pemuda tewas mengenaskan, penyebab dan pelaku masih misterius.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;