Bandung, gemasulawesi - Petugas Polsek Cibeunying Kaler sempat turun tangan untuk menyelidiki isu babi ngepet yang sempatkan hebohkan warga RT 01 RW 05, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat.
Penyelidikan kepolisian difokuskan untuk mengungkap penyebab uang total 12 juta milik warga Cigadung yang hilang secara misterius.
Pihak Kapolsek Cibeunying Kaler, Islandarsyah mengungkapkan walaupun terdapat warga yang kehilangan uang belum sama sekali melaporkan hal tersebut.
Namun, pihak Polsek Cibeunying menugaskan timnya untuk melakukan penyelidikan dan pengamanan yang berada di lokasi tersebut.
"Hal ini masih dalam proses penyelidikan, kami juga memperkuat pengamanan wilayah bersama kecamatan, danramil, linmas dari pihak siskamling. Mereka sebagai warga belum melaporkan sama sekali Terkait hal tersebut," sebutnya.
Pihak Firdaus juga menyatakan salah satu alasan warga yang belum melapor lantaran mereka belum bisa membuktikan penyebab uang raib secara misterius, termasuk adanya babi ngebet.
Firdaus juga mengatakan bahwa warga yang mengalami kehilangan sempat menyimpan uang mereka ke dalam lemari dan tempat-tempat persembunyian di rumah mereka.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kepolisian sehingga tidak ditemukan kamera CCTV di lokasi kejadian dan tidak ada kerusakan sama sekali di rumah korban.
Sejauh ini warga yang kehilangan uang sekitar 10 orang dan bertambah 2 dari 8 warga yang kehilangan uang di rumah mereka.
"Saya mengimbau terhadap terhadap masyarakat di perumahan tersebut agar tidak terpancing oleh adanya isu-isu tidak pasti yang dapat memancing secara kekisruhan," imbuhnya.
Dikabarkan sebelumnya adanya isu babi ngepet memang sangat heboh bagi warga Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung tersebut.
Bahkan dalam sepekan terakhir warga sekitar mengaku kehilangan uang bersamaan secara misterius dengan nominal yang cukup besar. (*/Ayu Sisca Irianti)