Geger! Staff Kementerian PUPR Diringkus Polisi Akibat Pemalsuan Tanda Tangan Ganti Rugi Tol Probowang, Begini Faktanya

Pihak staff tenaga kontrak kementerian PUPR nekat menandatangani palsu pencairan dana Tol Probowangi
Pihak staff tenaga kontrak kementerian PUPR nekat menandatangani palsu pencairan dana Tol Probowangi Source: Pixabay/Ilustrasi tanda tangan

Probolinggo, gemasulawesi - Pihak Satreskrim Polres Probolinggo menetapkan seorang staff tenaga kontrak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi tersangka. 

Staff tenaga kontrak Kementerian PUPR tersebut berinisial HN, warga asal Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. 

Staff tersebut rupanya dilaporkan ke kantor polisi oleh pihak mantan istrinya yaitu FR asal warga Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Baca Juga:
Viral Seorang Pelajar Remaja di Bandung Tega Dikeroyok 5 Temannya Hingga Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya

Tersangka dilaporkan atas kasus pemalsuan tanda tangan pada surat persetujuan suami istri. 

Baca Juga:
Viral Belasan Ponsel dan Dompet Raib di Acara Festival Durian Naknan Panekan Magetan Hingga Gegerkan Pengunjung, Ini Faktanya

Persetujuan tersebut dalam berkas pengajuan pencairan dana ganti rugi Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) sejak Desember 2022 lalu. 

Akibat pemalsuan tanda tangan dari tersangka sebagai salah satu syarat pengajuan pencairan dana ganti rugi Tol Probowangi di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Di mana pencairan tersebut berjumlah sekitar 9,2 miliyar. 

Baca Juga:
Aksi Kecelakaan Bus Gunung Harta dan Truk Gandeng Adu Banteng di Jalan Wirolegi Jember Hingga Penumpang Terluka, Ini Kronologinya

Pihak Kasatreskrim Polres Probolinggo, Putra Fajar Adi Winarsa mengatakan bahwa staff tenaga kerja kontrak Kementerian PUPR ini sudah ditahan sejak Kamis yang lalu. 

Baca Juga:
Jangan Klik! Iklan Jahat yang Menyamar sebagai Google Chrome Menyebarkan Malware Berbahaya

Staff yang sebagai tersangka tersebut sempat menjalani pemeriksaan sebagai saksi sebanyak empat kali. 

"Kemarin kami sudah tetapkan sebagai tersangka sebagai kasus pemalsuan tanda tangan pencairan dana ganti rugi Tol Probowangi dan sudah kami tahan. Kasus ini juga sudah dilaporkan oleh mantan istrinya sendiri," ujarnya. 

Menurut Fajar, laporan tersebut bermula saat FR mengetahui adanya pencairan ganti rugi dana Tol Probowangi. 

Baca Juga:
Samsung Menambahkan Fitur Pengontrol Baru untuk Orang Tua di One UI 7.0, Melindungi Anak-anak dari Konten Sensitif

Namun, hal tersebut tidak diberitahukan kepada pihak mantan istrinya FR, meskipun sebelumnya ia menggunakan tanda tangan mantan istrinya FR pada saat pengajuan. 

"Karena mengetahui semua persyaratan pencairan dana dinyatakan lengkap, namun oleh tersangka tidak diberitahukan kepada pelapor. Sehingga pelapor melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian Polres Probolinggo. Sedangkan nominal pencairan dana pada saat itu masih mencapai 5,2 miliyar," katanya. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Viral Seorang Pelajar Remaja di Bandung Tega Dikeroyok 5 Temannya Hingga Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya

Viral seorang siswa SMP tega dikeroyok sejumlah remaja lainnya hingga harus menjalani perawatan medis psikolog di rumah sakit.

Viral Belasan Ponsel dan Dompet Raib di Acara Festival Durian Naknan Panekan Magetan Hingga Gegerkan Pengunjung, Ini Faktanya

Geger pengunjung Festival Durian Makanan kecopetan dompet dan ponsel hingga raib di Kabupaten Magetan.

Aksi Kecelakaan Bus Gunung Harta dan Truk Gandeng Adu Banteng di Jalan Wirolegi Jember Hingga Penumpang Terluka, Ini Kronologinya

Aksi bus Gunung Harta terlibat kecelakaan dengan truk gandeng hingga penumpang banyak yang terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Disdikbud Parigi Moutong Dorong Profesionalisme Pengawas Sekolah Lewat Rapat Koordinasi Penilaian Kinerja Tahun 2025

Disdikbud Parimo melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan mengadakan Rapat Koordinasi bersama para pengawas sekolah

Pemkab Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP Dorong Pemerintahan Lebih Akuntabel

Pemkab Parigi Moutong gelar sosialisasi perkuat Reformasi Birokrasi & SAKIP.

Berita Terkini

wave

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.


See All
; ;