Viral Seorang Remaja di Pati Diarak Warga Gegara Nekat Curi Pisang Demi Hidupi Adik, Ini Kronologi Awalnya

Viral seorang remaja di Pati kepergok warga lantaran mencuri pisang tanduk hingga diarak ke balai desa
Viral seorang remaja di Pati kepergok warga lantaran mencuri pisang tanduk hingga diarak ke balai desa Source: Pixabay/Ilustrasi pisang

Pati, gemasulawesi - Viral di media sosial menunjukkan seorang laki-laki yang membawa setandan pisang sambil diarak oleh warga. 

Seorang remaja yang berusia 17 tahun itu disebut mencuri pisang tanduk milik warga sekitar. 

Sayangnya alasan dari remaja tersebut mencuri pisang ialah lantaran menghidupi adiknya. 

Baca Juga:
Sindikat Ganjal ATM Beraksi di 42 Lokasi! Polresta Solo Tangkap Lima Pelaku yang Berasal dari Lampung, Begini Kronologinya

Sehingga alasan tersebut yang membuat netizen di kanal sosial media merasa iba. 

Baca Juga:
Tagar Kabur Aja Dulu Viral! Dubes Jepang Ungkap Peluang Besar bagi WNI yang Ingin Bekerja di Negaranya, Berminat?

Setelah dilakukan pemeriksaan, remaja tersebut duduk di bangku SMA dan berasal dari keluarga yang kurang mampu. 

Orangtuanya pun tidak ada, dan ia hanya hidup bersama kakek neneknya. 

Peristiwa tersebut bermula ketika warga yang berinisial K mengaku seringkali kehilangan pisang jenis tanduk dari kebunnya. 

Baca Juga:
Anggaran Dipangkas! Ini 7 Dampak Besar Pemotongan Belanja Pemerintah 2025, Salah Satunya Gaji Pegawai yang Terancam

Akhirnya ia bersama warga lainnya sengaja berjaga di kebun pisang untuk mengetahui siapa yang mengambil pisang tersebut. 

Baca Juga:
Tragis Akibat Mendalami Peran! Seorang Siswa SMK di Bandung Tewas Tertusuk saat Ujian Praktik Bahasa Indonesia, Begini Faktanya

"Di Desa Gunung Sari milik korban seringkali terjadi pencurian pisang. Karena menggemaskan, akhirnya warga dan K ini langsung berjaga bersama di kebun untuk mengetahui siapa yang mencuri," kata pihak Kapolsek Tlogowungu, Mujahid. 

Saat berjaga bersama, remaja tersebut terlihat sedang mengambil di pisang di kebun milik K.

Sehingga remaja itu langsung diamankan oleh warga dan diarak menuju balai desa. 

"Ternyata pas ditelusuri anak ini yang ambil di kebun, siapa tahu yang kemarin juga anak ini, dan dulu-dulunya bukan anak ini mungkin," sebutnya. 

Baca Juga:
Geger Kecelakaan Pikap Bermuatan Durian Tabrak Rumah di Pasuruan Hingga Ambruk, Polisi Beberkan Penyebabnya

Remaja tersebut akhirnya diamankan oleh polisi dan dibawa di kantor polisi. 

"Jadi pas pelaku sudah ditangkap, pelaku sempat diarak dan diamankan di balai desa terlebih dahulu, hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian, yang penting awalnya pelaku sudah diamankan oleh warga," terangnya kembali. 

Remaja tersebut beralasan mencuri pisang demi menghidupi adiknya yang masih berada di tingkat SMP. 

"Kalau menurut keterangan pelaku, ibunya sudah meninggal sejak tujuh tahun lalu, bapaknya pun pergi entah kemana tanpa adanya pesan. Dia juga sempat tinggal bersama kakek neneknya saja," imbuhnya. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Sindikat Ganjal ATM Beraksi di 42 Lokasi! Polresta Solo Tangkap Lima Pelaku yang Berasal dari Lampung, Begini Kronologinya

Sindikat pencurian ATM dengan modus tusuk gigi dibekuk di Solo. Lima pelaku diamankan, dua lainnya diserahkan ke Polres Karanganyar.

Tragis Akibat Mendalami Peran! Seorang Siswa SMK di Bandung Tewas Tertusuk saat Ujian Praktik Bahasa Indonesia, Begini Faktanya

Viral seorang siswa SMK Bandung dinyatakan tewas saat hadirkan teater di acara pentas seni, hal ini dikarenakan korban terlalu mendalami.

Geger Kecelakaan Pikap Bermuatan Durian Tabrak Rumah di Pasuruan Hingga Ambruk, Polisi Beberkan Penyebabnya

Insiden kecelakaan di Pasuruan melibatkan mobil pikap bermuatan durian hingga menabrak rumah salah satu warga.

Viral Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Tenggelam Gegara Tersangkut Perangkap Ikan, Begini Tanggapan Kapolres Probolinggo

Seorang nelayan ditemukan tewas tenggelam gegara jaring ikan tradisional di laut Probolinggo saat sedang mencari ikan.

Viral Aksi Seorang Pengamen Pria Rusuh di Angkot Hingga Penumpang Berteriak Histeris, Begini Kronologinya

Video viral menunjukkan seorang pengamen pria merusuh di angkot hingga penumpang berteriak lebih histeris.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;