Aksi Perang Sarung Jelang Sahur Resahkan Warga Madiun Hingga Puluhan Remaja Diringkus Polisi, Begini Tanggapan Kapolsek Geger

Aksi perang sarung saat menjelang sahur meresahkan warga Madiun hingga diringkus kepolisian
Aksi perang sarung saat menjelang sahur meresahkan warga Madiun hingga diringkus kepolisian Source: Pixabay/Ilustrasi tawuran

Madiun, gemasulawesi - Pihak aparat kepolisian Madiun berhasil menangkap puluhan remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung saat menjelang sahur. 

Kejadian ini berada di Simpang Empat Dusun Sedoro, Jalan Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur saat dini hari. 

Pihak Kapolsek Geger, Afin Choirudin menanggapi bahwa penangkapan ini dilakukan saat tim kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aksi perang sarung yang meresahkan warga. 

Baca Juga:
Tragis! Seorang Mahasiswi Ditemukan Tewas Terlindas Truk Bermuatan Jagung saat Hendak Menyalip, Polisi Beberkan Kronologinya

Kejadian perang sarung saat menjelang sahur tersebut juga sempat viral di kanal sosial media hingga menggegerkan netizen. 

Baca Juga:
Anleg DPR RI Fraksi Gerindra Sebut PSU Parigi Moutong Bukan Kesalahan Penyelenggara

"Dari laporan yang diterima oleh pihak Polsek Geger, aksi ini direncanakan oleh sekelompok remaja yang berkomunikasi melalui sosial media," ujarnya. 

Dari penuturannya sekelompok remaja yang melakukan perang sarung itu masih berada di bawah umur. 

Mereka juga berkumpul di Halte Bus Depan Masjid Besar Dalopo pada pukul 01.00 WIB dini hari sebelum melakukan aksi perang tersebut. 

Baca Juga:
Polres Tojo Una-Una Laksanakan Bakti Sosial Presisi di Wilayah Pedalaman Desa Uematopa

Lantas sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tersebut tim kepolisian Polsek Geger menerima laporan dari para warga sekitar yang resah lantaran terdapat aksi perang sarung antar remaja tersebut. 

Baca Juga:
Pemkab Tolitoli Lakukan Pengawasan dan Pengujian Bahan Pangan di Pasar Susumbolan

Sehingga atas kejadian tersebut tim polisi langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk menyelidiki perkara tersebut. 

"Kami segera bergerak ke lokasi dan menemukan sekitar 50 remaja yang sudah berkumpul di tempat tersebut. Beruntungnya saat tim kepolisian datang, mereka belum melakukan aksi perang tersebut sehingga oleh polisi semua remaja itu langsung dibubarkan," terangnya. 

Namun dari puluhan remaja yang dibubarkan tersebut, tim kepolisian hanya melakukan penangkapan terhadap ke enam remaja untuk dilakukan pembinaan khusus. 

Baca Juga:
Segudang Kelebihan Citroen C3 Aircross Dibandingkan Kompetitor di Kelas Harga yang Sama

Sisa remaja tersebut dipulangkan ke rumah masing-masing, dan tim polisi menyita sejumlah barang bukti dari tangan remaja yang diringkus tersebut. 

Bukti tersebut berupa tiga buah sarung, satu buah batu, tiga sepeda motor, dua ponsel, dan beberapa identitas tanda pengenal milik remaja tersebut. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Tragis! Seorang Mahasiswi Ditemukan Tewas Terlindas Truk Bermuatan Jagung saat Hendak Menyalip, Polisi Beberkan Kronologinya

Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Madiun hingga menyebabkan seorang mahasiswi tewas di lokasi kejadian.

Polres Tojo Una-Una Laksanakan Bakti Sosial Presisi di Wilayah Pedalaman Desa Uematopa

Bakti sosial presisi dilaksanakan oleh Polres Tojo Una-Una di wilayah pedalaman Desa Uematopa, Kecamatan Ulubongka, Tojo Una-Una.

Pemkab Tolitoli Lakukan Pengawasan dan Pengujian Bahan Pangan di Pasar Susumbolan

Pengawasan dan pengujian bahan pangan di Pasar Susumbolan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah.

Sopir Truk Gelapkan 15 Ton Beras Premium Milik Pengusaha Asal Palembang, Begini Modus Liciknya yang Berhasil Dibongkar Polisi

Sopir truk ditangkap setelah membawa kabur 15 ton beras premium yang seharusnya dikirim ke Kota Tangerang.

Kebakaran Hebat di Duren Sawit Jakarta Timur! Api Melalap Rumah Warga, Belasan Damkar Dikerahkan

Belasan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di Duren Sawit. Warga turut membantu proses pemadaman.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;