Berangkat Haji Pakai Visa Kerja, Polisi Gagalkan Pemberangkaran 10 Calon Jemaah Ilegal di Bandara Soetta

Potret masjidil haram di Arab Saudi, tempat ibadah haji dilangsungkan
Potret masjidil haram di Arab Saudi, tempat ibadah haji dilangsungkan Source: (Foto/Pexels/Ramiar Dilshad)

Tangerang, gemasulawesi - Pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandara Soekarno Hatta berhasil menggagalkan keberangkatan sekelompok calon jemaah haji yang hendak menuju Arab Saudi secara ilegal.

Kejadian ini melibatkan sepuluh orang yang diketahui mencoba menunaikan ibadah haji dengan tidak melalui jalur resmi.

Mereka terdeteksi di Terminal Internasional Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak berangkat menggunakan visa yang tidak diperuntukkan untuk haji.

Proses pencegahan dilakukan oleh tim gabungan dari kepolisian, Imigrasi, dan Kementerian Agama yang melakukan pemeriksaan rutin terhadap calon penumpang.

Baca Juga:
Heboh Adanya Ratusan Siswa SMP di Buleleng Bali Belum Bisa Membaca, Begini Respons Bupati I Nyoman Sutjidra

Ketika ditemukan adanya kejanggalan pada dokumen perjalanan yang dibawa oleh sepuluh orang tersebut, petugas segera melakukan tindakan lebih lanjut guna mencegah mereka meninggalkan tanah air.

Pemeriksaan mendalam terhadap para calon jemaah pun langsung dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap modus di balik keberangkatan yang tidak sesuai prosedur tersebut.

"Mereka akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, tapi menggunakan visa kerja," jelas Kombes Pol. Ronald Sipayung, Kapolres Bandara Soekarno Hatta, pada Jumat 18 April 2025.

Kombes Pol. Ronald menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para calon jemaah tersebut.

Baca Juga:
21.813 Orang Terdaftar sebagai Peserta UTBK Tahun 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah terdapat sindikat atau perantara yang memfasilitasi keberangkatan haji secara ilegal ini.

"Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Kementerian Agama untuk penanganan lebih lanjut," sambung penjelasan Kombes Pol. Ronald Sipayung.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Yandri Mono, mengungkapkan bahwa sepuluh calon jemaah tersebut berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pihaknya tengah mendalami apakah mereka berangkat melalui biro perjalanan tertentu atau ada individu yang bertindak sebagai penghubung dan memalsukan informasi keberangkatan mereka.

Baca Juga:
Kejaksaan Negeri Luwu Menerima Pengembalian Kerugian Keuangan Negara atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Hibah KONI

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus upaya keberangkatan haji non-prosedural yang kerap muncul menjelang musim haji.

Pemerintah dan aparat penegak hukum diingatkan untuk terus memperketat pengawasan terhadap dokumen perjalanan, terutama dalam periode menjelang keberangkatan haji.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengikuti prosedur resmi dalam menunaikan ibadah haji juga dinilai sangat penting untuk mencegah kasus serupa di masa depan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh Adanya Ratusan Siswa SMP di Buleleng Bali Belum Bisa Membaca, Begini Respons Bupati I Nyoman Sutjidra

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra memberikan respons terkait kabar adanya ratusan siswa SMP di daerahnya yang tidak bisa membaca

21.813 Orang Terdaftar sebagai Peserta UTBK Tahun 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar

Sebanyak 21.813 orang terdaftar sebagai peserta UTBK tahun 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.

Kejaksaan Negeri Luwu Menerima Pengembalian Kerugian Keuangan Negara atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dana Hibah KONI

Pengembalian kerugian keuangan negara atas dugaan tindak pidana korupsi dana hibah KONI diterima oleh Kejari Luwu.

Soroti Wacana Pemekaran Wilayah di Jawa Tengah Jadi Empat Provinsi, Pemprov Jateng Beri Tanggapan Begini

Begini tanggapan dari Pemprov Jateng soal wacana pemekaran wilayah Provinsi Jawa Tengah yang belakangan ini mencuat

Pj Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo Ajak Warga Dukung Program Unggulan Gubernur Sulteng demi Kemajuan Daerah

Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, ajak warga dukung penuh program unggulan Gubernur Sulteng.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;