Kades Tabrak Aturan, Terbitkan Surat Bercap Tetapkan Pungutan 10 Juta Rupiah Per Unit Alat Berat di PETI Sipayo

Ket Foto: Kepala Desa Sipayo Nurdin Ilo Ilo (Kiri) dan Surat Bercap Kepala desa penetapan pungutan 10 juta rupiah per unit alat berat yang beroperasi di PETI
Ket Foto: Kepala Desa Sipayo Nurdin Ilo Ilo (Kiri) dan Surat Bercap Kepala desa penetapan pungutan 10 juta rupiah per unit alat berat yang beroperasi di PETI Source: (Foto/Dok Pribadi)

Parigi moutong, gemasulawesi – Tabrak aturan Kepala Desa Sipayo kumpulkan warga dalam musyawarah desa untuk legalkan keberadaan PETI, tidak hanya itu dalam pertemuan tersebut tidak tanggung-tanggung ada pembahasan berkaitan pungutan 10 juta rupiah per alat.

Hal itu tertuang dalam selembar surat yang di tanda tangani oleh Kepala Desa Sipayo, Nurdin Ilo Ilo lengkap dengan cap kepala desa.

Padahal diketahui tidak ada dasar yang mengatur pungutan pada PETI, karena praktek PETI sendiri diketahui melanggar aturan, sehingga langkah yang dilakukan oleh Kades Sipayo masuk dalam kategori Pungli atau suap.

Tokoh Pemuda Desa Sipayo, Rizky kepada sejumlah media saat dikonfirmasi mengaku tidak menyetujui langkah aparatur desa.

Baca Juga:
Langgar UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020, Pelaku PETI Diancam Pidana Penjara Lima Tahun dan Denda Ratusan Miliar Rupiah

“Ada upaya melegalkan PETI, itu tidak benar menurut saya, karena ini tidak dalam ranah pemerintah desa. Belum lagi persoalan pungutan itu, tidak memiliki dasar. Kami sudah berupaya mengingatkan itu tapi tidak diindahkan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Kades dan aparat desa lainnya seolah telah bersepakat dari awal berkaitan dengan melegalkan PETI yang beraktifitas di Desa Sipayo.

Bahkan, dalam musyawarah desa Sipayo yang digelar pada hari Sabtu 16 Agustus 2025 selain membahas pertambangan, juga ada kesepakatan kontribusi Rp10 Juta per unit.

“Dalam rapat saya sempat mengkritisi itu, malah Kades bilang jangan terlalu kritis tidak usah pikirkan sepuluh tahun kedepan. Karena belum tentu kita hidup saat itu,” kata Rizky.

Baca Juga:
PT Timah Evakuasi Korban Kecelakaan Tambang di Bangka Barat, Dua Meninggal Dunia

Rapat itu kata dia, dihadiri Kades, Sekdes, Ketua BPD, sejumlah tokoh Masyarakat dan menariknya kata dia pengusaha PETI Sipayo juga dihadirkan.

Dalam sambutannya saat itu jelas Rizky, Kepala Desa Sipayo menegaskan wilayah pertambangan yang dibahas merupakan bagian dari wilayah Desa Sipayo.

Ia juga menyinggung pembukaan akses jalan menuju lokasi tambang, mengingat di desa lain sudah dilakukan hal serupa.

“Menurut Kades Kita di Desa Sipayo rugi kalau tidak memanfaatkan adanya pertambangan ini,” ujarnya.

Baca Juga:
Aktivitas Tambang Emas di Parigi Moutong Ancam Habitat Laut dan Turunkan Produksi Tambak, Begini Penjelasan DKP

Ketua BPD Sipayo juga memberikan dukungannya terhadap rencana pembukaan jalan ke Lokasi tambang.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa warga mendukung, namun ada pula yang menyatakan penolakan.

Meski terdapat perbedaan pandangan, rapat menyepakati bahwa aktivitas pertambangan akan dijalankan dengan persetujuan sebagian besar masyarakat.

Mirisnya, hasil musyawarah memutuskan adanya kontribusi sebesar Rp10 juta per unit bagi setiap pengusaha tambang, baik lama maupun baru, serta pengaturan giliran mingguan untuk kelompok masyarakat.

Keputusan tersebut ditandatangani oleh Kepala Desa, Ketua BPD, dan sejumlah perwakilan warga.

Sementara itu Kades Sipayo, Nurdin Ilo Ilo, yang coba kembali dikonfirmasi terkait dasar atau regulasi surat tersebut hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapannya. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Langgar UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020, Pelaku PETI Diancam Pidana Penjara Lima Tahun dan Denda Ratusan Miliar Rupiah

Ketua FPK Parigi moutong sebut PETI sudah jelas langgar UU minerba Nomor 3 Tahun 2020, pelaku PETI diancam pidana lima tahun penjara.

PLN Siagakan 130 Petugas untuk Pastikan Kelancaran Listrik di F1 Powerboat Danau Toba 2025

PLN kerahkan 130 petugas dan teknologi canggih untuk menjaga pasokan listrik stabil selama F1 Powerboat Danau Toba 2025.

Gubernur Jabar Usulkan Pemindahan Industri Pertahanan ke Kawasan BIJB Kertajati

Dedi Mulyadi dorong pemindahan industri pertahanan ke Kertajati untuk percepat pengembangan dan optimalkan bandara BIJB.

Tragedi Kebakaran Sumur Minyak Ilegal Blora: Korban Jiwa Bertambah, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran sumur minyak ilegal di Blora menelan empat korban jiwa, ratusan warga mengungsi, penyebab masih diselidiki aparat terkait.

PT Timah Evakuasi Korban Kecelakaan Tambang di Bangka Barat, Dua Meninggal Dunia

PT Timah evakuasi lima korban kecelakaan tambang di Bangka Barat, dua meninggal, satu masih dicari, keselamatan jadi prioritas.

Berita Terkini

wave

Atasi Krisis Dokter, Bupati Erwin Burase Amankan Kuota Kuliah Kedokteran di UNG

Pemda Parigi Moutong resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo untuk membuka program afirmasi kedokteran bagi putra daerah.

Pembangunan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dimulai, Kementerian PU Nyatakan Lahan Jonokalora Layak

Kementerian PU nyatakan lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong layak teknis. Bupati Erwin Burase instruksikan pembersihan lahan pekan depan.

Jembatan Bambalemo Parigi Moutong Diusulkan Masuk Proyek Prioritas Kementerian PUPR

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mendatangi Kementerian PUPR demi memperjuangkan proyek Jembatan Bambalemo dan jalan strategis daerah.

Hama dan Irigasi Rusak Ancam Petani Parigi Moutong, DPRD Desak Kementan Turun Tangan

Petani Parigi Moutong hadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng dan tikus. DPRD desak Kementan amankan pasokan pestisida.

Bupati Erwin Burase Temui Wamentan Ajukan Modernisasi Pertanian Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menemui Wamentan Sudaryono guna mempercepat modernisasi teknologi pertanian dan irigasi daerah.


See All
; ;