Dihadapan Pansus DPRD, Internal Pemda Parigi Moutong Pecah Soal Denda Proyek Perpustakaan Rp8,79 Miliar

Konflik internal Pemda Parigi Moutong pecah akibat perbedaan hitungan denda proyek Gedung Perpustakaan Rp8,79 miliar yang kini bocor.
Konflik internal Pemda Parigi Moutong pecah akibat perbedaan hitungan denda proyek Gedung Perpustakaan Rp8,79 miliar yang kini bocor.

Parigi moutong, Gemasulawesi - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong pecah suara soal rumus denda proyek Gedung Layanan Perpustakaan senilai 8,79 miliar rupiah. Inspektorat dan Dinas Perpustakaan saling silang pendapat mengenai dasar hitungan denda bagi kontraktor pelaksana di saat fasilitas publik itu telantar dan bocor.

"Bagian dari pemerintah saja sudah berbeda pendapat, ini pertanyaan besar," kata anggota Pansus DPRD Parigi Moutong, Adnyana, beberapa waktu lalu.

Proyek ini menjadi sorotan tajam. Nilai kontrak pembangunan bersumber dari dana alokasi umum dan khusus.

Baca Juga:
Bupati Erwin Burase Pangkas Belanja Pegawai Saat Bicara Depan Anleg Parigi Moutong

Denda kontraktor membengkak. Selisih basis hitungan memicu tuntutan ganti rugi hingga 10 miliar rupiah.

Kondisi gedung sangat memprihatinkan. Ikon baru daerah ini belum bisa digunakan warga karena mengalami kebocoran.

Struktur bangunan dinilai cacat. Anggota dewan menyebut proyek megaproyek ini hanya indah pada tampilan luar saja.

"Di luarnya cantik, di dalamnya bobrok," kata Adnyana saat menggambarkan kondisi fisik bangunan.

Inspektorat bersikeras pada aturan awal. Audit final lembaga pengawas ini tetap memakai acuan nilai total kontrak.

Ketentuan tersebut bersifat mengikat. Dasar hitungan satu per seribu dinilai tidak boleh berubah sejak addendum pertama.

Dinas Perpustakaan memiliki tafsir berbeda. Pejabat pembuat komitmen mengklaim denda semestinya hanya dihitung dari bagian kontrak.

Konsultasi eksternal sudah dilakukan. Pihak dinas mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Badan Pemeriksa Keuangan.

Komunikasi internal pemda buntu. Kepala dinas mengeluhkan sulitnya mendapat ruang mediasi bersama pimpinan daerah.

"Sampai saat ini saya tidak pernah bertemu, ada apa sebenarnya," kata Kepala Dinas Perpustakaan Parigi Moutong, Syamsu Nadjamuddin.

Riwayat proyek penuh kejanggalan. Addendum keempat disinyalir melanggar regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Aturan lembaga kebijakan melarang keras. Perubahan basis hitungan denda di tengah jalan menyalahi surat edaran resmi.

Baca Juga:
Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Gagal Berfungsi, Dewan Desak Penegak Hukum Bertindak

Tenggat waktu pengerjaan molor total. Kontraktor gagal menyelesaikan target fisik yang berakhir pertengahan Desember tahun lalu.

Dua kali perpanjangan kontrak sia sia. Addendum lanjutan gagal menyelamatkan proyek dari karut marut administratif.

Dewan segera mengambil tindakan tegas. Pansus sedang menyusun rekomendasi resmi untuk memperbaiki tata kelola proyek daerah.

...

Artikel Terkait

wave

Bupati Erwin Burase Pangkas Belanja Pegawai Saat Bicara Depan Anleg Parigi Moutong

Bupati Erwin Burase memangkas belanja operasional Parigi Moutong akibat proyeksi DAK pusat turun. Anggaran dialihkan untuk jalan dan irigasi

Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Gagal Berfungsi, Dewan Desak Penegak Hukum Bertindak

DPRD Parigi Moutong merekomendasikan sanksi daftar hitam bagi konsultan proyek perpustakaan daerah dan meminta penegak hukum turun tangan.

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP

Sindir Pemda Parigi Moutong, DPRD Soroti Aksi Polisi Tambal Jalan Kota Parigi

DPRD mengkritik keras Pemkab Parigi Moutong setelah polisi turun tangan menambal jalan berlubang dan mengatasi krisis drainase puluhan tahun


See All
; ;