Parigi moutong, Gemasulawesi - Daerah lumbung pangan justru terjebak dalam pusaran harga beras mahal yang membakar dompet warga.
"Total produksi beras sangat besar, tapi harga beras di pasaran juga tinggi," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, saat memaparkan program di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Parit ketimpangan ini memicu lahirnya Gerakan Membangun Desa dari Parigi Moutong untuk Indonesia.
Sektor pertanian daerah penghasil durian dan lalampa ini menyimpan ironi mendalam. Produksi beras sejatinya melimpah hingga menyentuh angka 70 persen. Namun, rantai pasok yang tidak sehat melambungkan harga pasaran dan menjepit daya beli masyarakat sehari-hari.
Baca Juga:
Bukan Cuma Lolos Pemilu, PSI Parigi Moutong Targetkan Kemenangan Lewat Strategi Desa
Perlawanan Digital Terhadap Permainan Tengkulak
Pemerintah daerah merancang perlawanan lewat integrasi Lembaga Ekonomi Daerah. Badan Usaha Milik Desa bersama Koperasi Desa Merah Putih menggandeng petani untuk memotong cengkeraman tengkulak. Hasil panen pertanian, perkebunan, hingga perikanan kini disalurkan langsung menuju pasar tradisional.
"Program ini bertujuan menciptakan mekanisme pasar yang sehat serta memperkuat rantai pasok hasil pertanian agar harga tetap stabil," ujar Zulfinasran. Pria yang akrab disapa Ote ini menegaskan pentingnya memutus praktik perantara yang merugikan produsen dan konsumen.
Langkah ini diperkuat hadirnya platform digital e-commerce khusus. Aplikasi ini bertindak sebagai jembatan informasi dan transaksi langsung antara petani, nelayan, serta pembeli.
Sistem digital tersebut menghadirkan proses jual beli transparan. Kepastian harga tercapai tanpa campur tangan pihak ketiga yang merusak harga pasar.
Perlindungan Hakiki Usaha Mikro Desa
Sektor usaha rakyat skala mikro membutuhkan benteng perlindungan nyata.
Pemberdayaan terpadu menjadi kunci agar kelompok usaha ini tidak lagi tergerus permainan harga yang merugikan. Mekanisme kerja anyar ini dipastikan sudah siap meluncur ke lapangan walau dirancang dalam kurun waktu singkat.
Baca Juga:
Bawa Pesan Khusus, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase Sentil Arah Pembangunan Daerah
Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano R. Lamangkona, menilai gerakan ini berpotensi menjadi model penguatan ekonomi nasional.
Menembus Program Strategis Nasional
Pemaparan strategi ekonomi daerah ini berlangsung di hadapan jajaran Kemenkop UKM. Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, memimpin langsung rombongan yang memboyong akademisi serta tim teknologi informasi.
Respons positif mengalir dari perwakilan empat kedeputian dan biro manajemen kinerja kementerian.
"Hasil paparan akan didalami lebih lanjut agar dapat diintegrasikan dengan program strategis nasional," ungkap perwakilan Kemenkop UKM di akhir pertemuan.