Bukan Cuma Kurang Gizi, Parigi Moutong Bongkar Bahaya HP dan Nikah Dini Pemicu Stunting

Parigi Moutong resmi luncurkan GENTING 2026 untuk selesaikan stunting, soroti bahaya gawai dan pernikahan dini pada anak.
Parigi Moutong resmi luncurkan GENTING 2026 untuk selesaikan stunting, soroti bahaya gawai dan pernikahan dini pada anak.

Parigi moutong, Gemasulawesi - Ancaman kemerosotan kualitas generasi muda di Parigi Moutong kini tidak cuma bersumber dari piring makan yang kosong. Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid membeberkan fakta mengkhawatirkan soal pola pengasuhan anak yang makin terdistorsi oleh paparan gawai dan pernikahan dini.

"Pengawasan orang tua terhadap penggunaan perangkat digital oleh anak harus diperkuat agar tidak mengganggu pola pendidikan maupun perkembangan mereka," ujar Abdul Sahid saat membuka Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Isu stunting di wilayah ini sudah memasuki fase krusial. Masalah mendasar tidak lagi sebatas ketiadaan bantuan pangan atau asupan gizi semata.

Baca Juga:
Kejari Ikut Jaga Dapur Makan Gratis Anak Sekolah, Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Buka Suara

Kondisi lingkungan sosial masyarakat memegang peranan sangat dominan. Kesiapan mental keluarga dalam mengasuh anak menjadi benteng utama yang kini rapuh.

Pemerintah daerah mengidentifikasi maraknya perkawinan usia anak sebagai pemicu ketidaksiapan pola asuh. Orang tua muda kerap gagap memenuhi kebutuhan fisik maupun emosional buah hati.

Di sisi lain, ketergantungan gawai pada anak kecil makin memperburuk tumbuh kembang. Lingkungan rumah yang terabaikan ikut memperbesar risiko gangguan kesehatan jangka panjang.

Ancaman Sanitasi Buruk dan Pengasuhan Digital

Intervensi fisik tetap menjadi perhatian mendesak di lapangan. Akses air bersih dan sanitasi layak di desa-desa masih menghadapi keterbatasan serius.

Edukasi perilaku hidup bersih terus digencorkan petugas kesehatan. Sanitasi yang buruk terbukti menghambat penyerapan nutrisi pada tubuh anak secara optimal.

"Dukungan kepada keluarga sasaran harus mencakup aspek kesehatan, sanitasi, air bersih, hingga pemenuhan kebutuhan dasar," kata Sahid.

Pihaknya menuntut program ini tidak cuma berhenti pada seremoni atau pembagian sembako instan. Pendampingan berkelanjutan wajib dilakukan langsung ke rumah-rumah warga.

Baca Juga:
Demi Tampung Ribuan Anak, Cetak Biru Sekolah Rakyat Parigi Moutong Alami Perombakan

Pemantauan Posyandu dan Peran Petugas Lapangan

Pemantauan tumbuh kembang anak kini dipusatkan kembali di posyandu secara ketat. Deteksi dini potensi stunting menjadi prioritas utama para kader kesehatan.

Ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan porsi perhatian khusus. Pemahaman mengenai gizi seimbang dan ASI eksklusif terus dipasok setiap minggu.

Petugas lapangan memegang kendali penuh dalam evaluasi kondisi riil warga. Laporan berkala dari tiap kecamatan menjadi penentu arah kebijakan bantuan selanjutnya.

Pemerintah daerah menegaskan pencegahan stunting erat kaitannya dengan kondisi sosial ekonomi. Penanganan terpadu menjadi satu-satunya jalan keluar demi menyelamatkan masa depan anak-anak di Parigi Moutong.

...

Artikel Terkait

wave

Kejari Ikut Jaga Dapur Makan Gratis Anak Sekolah, Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Buka Suara

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong gandeng Kejari awasi dapur MBG dan koreksi data 24 KK penerima bansos yang tidak valid.

Demi Tampung Ribuan Anak, Cetak Biru Sekolah Rakyat Parigi Moutong Alami Perombakan

Dinas Sosial Parigi Moutong merombak desain Sekolah Rakyat menjadi empat lantai demi menampung 2.000 siswa pada proyek konstruksi akhir 2026

Nasib Nelayan Parigi Moutong Bakal Berubah, KKP Kucurkan Dana Fantastis Rp36,7 Miliar

Parigi Moutong dapat kucuran dana KKP Rp36,7 miliar untuk bangun 8 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 demi dorong ekonomi pesisir.

Terbongkar Alasan Harga Beras Parimo Tetap Mahal Padahal Panen Melimpah, Sistem Digital Ini Jadi Penyelamat

Parigi Moutong meluncurkan program Gerbang Desa dan aplikasi digital demi memotong rantai tengkulak serta menstabilkan harga beras mahal.

Bawa Pesan Khusus, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase Sentil Arah Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase ingatkan hakikat politik bukan sekadar kekuasaan saat Maulid Nabi di Parigi Moutong pada Minggu, 13 September 2026.

Berita Terkini

wave

Banyak Warga Keliru Pakai Obat, Pemda Parigi Moutong Bongkar Peran Penting Apoteker

Wakil Bupati Parigi Moutong Abd. Sahid menegaskan pentingnya edukasi apoteker agar warga tak keliru mengonsumsi obat di Parigi Moutong.

Motif Saga Parigi Moutong Ketinggalan Inovasi? Dekranasda Usahakan Rombak Total Produk Kriya Lokal

Dekranasda Parigi Moutong dorong pembenahan desain dan pemasaran Motif Saga usai berguru di Kriyanusa 2026 Jakarta Pusat.

Warga Tak Perlu Pusing Biaya Medis Non BPJS, Pemda Parigi Moutong Siapkan Anggaran Khusus

Pemda Parigi Moutong alokasikan Rp700 juta bantu warga yang biayanya tak ditanggung BPJS Kesehatan di Torue pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Bukan Cuma Kurang Gizi, Parigi Moutong Bongkar Bahaya HP dan Nikah Dini Pemicu Stunting

Parigi Moutong resmi luncurkan GENTING 2026 untuk selesaikan stunting, soroti bahaya gawai dan pernikahan dini pada anak.

Kejari Ikut Jaga Dapur Makan Gratis Anak Sekolah, Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Buka Suara

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong gandeng Kejari awasi dapur MBG dan koreksi data 24 KK penerima bansos yang tidak valid.


See All
; ;