Kejari Ikut Jaga Dapur Makan Gratis Anak Sekolah, Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Buka Suara

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong gandeng Kejari awasi dapur MBG dan koreksi data 24 KK penerima bansos yang tidak valid.
Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong gandeng Kejari awasi dapur MBG dan koreksi data 24 KK penerima bansos yang tidak valid.

Parigi moutong, Gemasulawesi - Ancaman kerawanan pangan dan benang kusut data penerima bantuan sosial mendesak penanganan konkret dari pemerintah daerah.

"Program ini diharapkan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari menjaga stabilitas harga, membantu masyarakat yang mengalami kerawanan pangan, hingga meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Sofiana, di kantornya, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Langkah penyelamatan ruang dapur sekolah kini memicu perhatian publik. Aparat Kejaksaan Negeri Parigi Moutong mendadak ikut diterjunkan langsung mengawasi mutu bahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga:
Demi Tampung Ribuan Anak, Cetak Biru Sekolah Rakyat Parigi Moutong Alami Perombakan

Inisiatif bernama Jaksa Jaga Dapur MBG ini difokuskan pada pengawasan ketat mutu, keamanan, serta kebersihan bahan pangan dari ancaman bahaya residu pestisida. Lintas instansi pun membagi tugas guna memastikan hidangan anak sekolah benar-benar aman dikonsumsi.

Dinas Kesehatan bertanggung jawab pada pemenuhan gizi, Dinas Pendidikan mengurus data penerima manfaat, sedangkan Dinas Lingkungan Hidup mengelola instalasi pengolahan air limbah.

Skema ketahanan pangan daerah ini diproyeksikan masuk dalam prioritas anggaran tahun 2027. Sektor distribusi bahan pokok siap digenjot lewat Gerakan Pangan Murah guna mengantisipasi lonjakan harga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Bantuan bibit tanaman cepat panen seperti cabai, terong, serta jagung bakal dibagikan gratis demi memperkuat ketersediaan bahan pangan skala rumah tangga.

Pemetaan zona merah kerawanan pangan telah menetapkan 14 titik wilayah terpencil sebagai sasaran utama kucuran beras, telur, minyak goreng, gula, susu, hingga abon dari APBD.

"Kami juga merencanakan pendampingan kelompok tani jagung dengan luas lahan sekitar lima hektare," kata Sofiana.

Pendampingan tersebut mencakup pasokan bibit unggul, pupuk, alat pertanian kultivator, hingga pembangunan lantai jemur gabah demi mendongkrak daya saing beras lokal.

Sektor edukasi konsumsi pangan Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman dibangkitkan kembali dengan menggandeng Tim Penggerak PKK serta Dinas Pendidikan untuk menekan angka stunting.

Baca Juga:
Nasib Nelayan Parigi Moutong Bakal Berubah, KKP Kucurkan Dana Fantastis Rp36,7 Miliar

Gerakan Stop Boros Pangan turut ditanamkan sejak dini di sekolah agar anak-anak tidak lagi membiasakan diri membuang makanan secara cuma-cuma.

Di tengah gempuran program baru, masalah klasik pendataan bansos nasional justru kembali mencuat ke permukaan.

Sebanyak 24 kepala keluarga di Kecamatan Palasa dan Ongka Malino mendadak dicoret dari daftar penerima bantuan pangan periode Oktober hingga Desember.

Petugas lapangan mendapati puluhan warga penerima bantuan desil 1 hingga desil 4 tersebut sudah tidak lagi berdomisili di lokasi terdata.

"Akurasi data sangat diperlukan agar bantuan diterima masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan," pungkas Sofiana.

...

Artikel Terkait

wave

Demi Tampung Ribuan Anak, Cetak Biru Sekolah Rakyat Parigi Moutong Alami Perombakan

Dinas Sosial Parigi Moutong merombak desain Sekolah Rakyat menjadi empat lantai demi menampung 2.000 siswa pada proyek konstruksi akhir 2026

Nasib Nelayan Parigi Moutong Bakal Berubah, KKP Kucurkan Dana Fantastis Rp36,7 Miliar

Parigi Moutong dapat kucuran dana KKP Rp36,7 miliar untuk bangun 8 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 demi dorong ekonomi pesisir.

Terbongkar Alasan Harga Beras Parimo Tetap Mahal Padahal Panen Melimpah, Sistem Digital Ini Jadi Penyelamat

Parigi Moutong meluncurkan program Gerbang Desa dan aplikasi digital demi memotong rantai tengkulak serta menstabilkan harga beras mahal.

Bawa Pesan Khusus, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase Sentil Arah Pembangunan Daerah

Bupati Erwin Burase ingatkan hakikat politik bukan sekadar kekuasaan saat Maulid Nabi di Parigi Moutong pada Minggu, 13 September 2026.

Parigi Moutong Sisir Data RTLH untuk Program 3 Juta Rumah Tepat Sasaran

Parigi Moutong menyisir data RTLH kawasan terpencil demi memastikan Program 3 Juta Rumah dari pemerintah tepat sasaran.

Berita Terkini

wave

Motif Saga Parigi Moutong Ketinggalan Inovasi? Dekranasda Usahakan Rombak Total Produk Kriya Lokal

Dekranasda Parigi Moutong dorong pembenahan desain dan pemasaran Motif Saga usai berguru di Kriyanusa 2026 Jakarta Pusat.

Warga Tak Perlu Pusing Biaya Medis Non BPJS, Pemda Parigi Moutong Siapkan Anggaran Khusus

Pemda Parigi Moutong alokasikan Rp700 juta bantu warga yang biayanya tak ditanggung BPJS Kesehatan di Torue pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Bukan Cuma Kurang Gizi, Parigi Moutong Bongkar Bahaya HP dan Nikah Dini Pemicu Stunting

Parigi Moutong resmi luncurkan GENTING 2026 untuk selesaikan stunting, soroti bahaya gawai dan pernikahan dini pada anak.

Kejari Ikut Jaga Dapur Makan Gratis Anak Sekolah, Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Buka Suara

Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong gandeng Kejari awasi dapur MBG dan koreksi data 24 KK penerima bansos yang tidak valid.

Demi Tampung Ribuan Anak, Cetak Biru Sekolah Rakyat Parigi Moutong Alami Perombakan

Dinas Sosial Parigi Moutong merombak desain Sekolah Rakyat menjadi empat lantai demi menampung 2.000 siswa pada proyek konstruksi akhir 2026


See All
; ;