Remaja dan Pasangan Usia Subur Target Program Stunting 2022

<p>Foto: Kasubid Sosial Budaya, Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan.</p>
Foto: Kasubid Sosial Budaya, Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=UcHjWV1QFFE[/embedyt]

Gemasulawesi– Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan menyasar remaja dan pasangan usia subur dalam program stunting 2022.

“Soal stunting, berdasarkan data Parigi Moutong mengalami penurunan. Namun yang kita khawatirkan ini penyebaran desa atau Lokus,” ungkap Kasubid Sosial Budaya, Bappelitbangda Parigi Moutong, Irdan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 27 September 2021.

Dia mengatakan, pada tahun 2022 mendatang penyebaran Lokus program Stunting di Parigi Moutong melebar, jika tahun ini ditargetkan 36 desa dan akan bertambah menjadi 45 desa.

Baca juga: Cegah Stunting Wajib Masuk Program Pembangunan Desa Lokus

Terkait penyebaran Lokus diakuinya, memang terjadi fluktuatif dan dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri pihaknya. Sehingga, pihaknya akan memfokuskan pemantauan pada usia remaja dan pasangan usia subur.

“Kami juga akan meningkatkan interversi pada perubahan perilaku, agar standar nasional yang telah diraih tetap dapat dipertahankan,” ujarnya.

Menurut dia, menurunnya angka stunting di Parigi Moutong saat ini, karena sinergitas kegiatan ditingkat kabupaten melibatkan 19 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga ke tingkat desa bersumber dari Dana Desa (DD).

Baca Juga: OJK Tutup 425 Penyelenggara Investasi dan 1.500 Fintech Lending Ilegal

“DD yang digunakan untuk program stunting itu diatur dengan peraturan Bupati,” kata dia.

Namun kata dia, pemerintah kabupaten akan mengakomodir program penunjang stunting, yang tidak mampu dianggarkan pemerintah desa. Contohnya, disentuh melalui program Pamsimas, desa Lokus akan menjadi sasaran.

Sementara berkaitan dengan pola hidup masyarakat kata dia, ada beberapa program teranggarkan untuk memberikan intervensi. Diantaranya, program pola asuh ditangani Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Parigi Moutong.

“Jadi OPD itu akan menangangi melalui Bina Keluarga Balita, mereka masukan programnya untuk memberikan pemahaman kepada keluarga tentang pola asuh anak,” jelasnya.

Kemudian, pada kehamilan pun dilakukan intervensi mulai dari usia 0-9 bulan kandungan, agar anak tidak mengalami stunting. Intervensi dilakukan dengan pemberian makanan tambahan, melalui Dinas Kesehatan, hingga pemerintah desa.

“Berbeda lagi kalau ibu hamil yang rawan, akan dilakukan intervensi dengan pemberian makanan tambahan pemulihan selama 90 hari,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Belum Maksimal, Intervensi Stunting di Daerah Terpencil Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Disdikbud Parigi Moutong Pantau Uji Coba PTM Terbatas di Kecamatan Parigi

Disdikbud Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, pantau dan tinjau pelaksanaan uji coba PTM terbatas didua sekolah di Kecamatan Parigi.

Realisasi Program BRS di Parigi Moutong Baru Capai 30 Persen Lebih

Dinas Perumahan dan Pemukiman Parigi Moutong, sebut realisasi program BRS di Kecamatan Tinombo Selatan baru mencapai 30 persen lebih.

Dinas Pertanian Kota Palu Dorong Dua Poktan Jadi Penangkar Benih Padi

Dinas Pertanian Kota Palu, dorong dua Poktan di Kelurahan Lambar dan Kelurahan Pengawu menjadi penangkar benih padi varietas unggul.

Gubernur Sulawesi Tengah: Janji Harus Diwujudkan Melalui RPJMD

Gubernur H Rusdy Mastura menyebutkan amanah janji kepada masyarakat harus diwujudkan melalui RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah 2021-2026.

DPRD Parigi Moutong Tanya Kesiapan Perampingan Perangkat Daerah

DPRD Parigi Moutong pertanyakan kesiapan Pemda atas perampingan struktur organisasi perangkat daerah, sesuai instruksi Mendagri.

Berita Terkini

wave

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana


See All
; ;