Anggota Paskibraka Diminta Tak Buat Kesalahan

<p>Ket Foto: Anggota paskibrakan Pelatihan Menjelang HUT Indonesia (Ilustrasi gambar)</p>
Ket Foto: Anggota paskibrakan Pelatihan Menjelang HUT Indonesia (Ilustrasi gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Anggota Paskibraka diminta tak buat kesalahan saat sedang menjalankan tugas menaikan dan menurunkan bendera merah putih, saat peringatan HUT ke- 77 pada tanggal 17 Agustus 2022.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat mengukuhkan Paskibraka Kota Palu, Minggu 14 Agustus 2022.

“Kesalahan kecil berakibat fatal, jadi persiapkan mental dan fokus menyelesaikan tugas pertama,” ucap Hadianto.

Menurutnya, tugas yang diemban Paskibraka bukanlah tugas yang mudah, karena dalam pelaksanaannya membutuhkan kerja sama tim untuk menyelaraskan tindakan di lapangan dan yang bertanggung jawab adalah orang-orang yang terlatih.

Selain itu, kedisiplinan dalam latihan juga menjadi kunci keberhasilan, sehingga setiap kali situasi berubah, diperlukan kejelian dalam bertindak untuk meminimalisir kejadian-kejadian kecil yang benar-benar dapat mengganggu pengibaran bendera.

“Saya berharap pihak-pihak yang terlibat dalam puncak perayaan Hari Kemerdekaan dapat membangun kerjasama yang baik, karena keberhasilan pengibaran bendera merah putih ada di tangan mereka yang ada di lapangan,” kata Hadianto.

Ia mengatakan, pada hari nasional ini sudah selayaknya masyarakat merenungkan perjuangan keras para pahlawan yang memerdekakan bangsa dan negara.

Baca: Genjot Ekspor Desa, Kemendag Jadikan DSA Program Unggulan

Oleh karena itu, diharapkan dengan mengingat sejarah kemerdekaan, jiwa nasionalisme anak bangsa akan tumbuh cinta tanah air.

“Anggota Paskibraka harus menjadi panutan dengan bertindak dan berperilaku sebagai contoh yang baik kepada generasi muda bangsa sebagai generasi penerus dan membuat masyarakat bangga,” kata Hadianto.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palu Usman mengatakan, setelah anggota Paskibraka dikukuhkan selanjutnya menjalani karantina untuk penguatan fisik dan mental sebelum menjalankan tugasnya.

Usman mengatakan, selama masa karantina dua hari, materi yang mereka terima selama empat bulan latihan dievaluasi, termasuk memantau status kesehatan mereka. Anggota Paskibraka juga sudah divaksinasi COVID-19. (*/Ikh)

Baca: Banjir Susulan di Torue, BPBD Evakuasi Warga ke Tempat Aman

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Banjir Susulan di Torue, BPBD Evakuasi Warga ke Tempat Aman

Banjir susulan yang terjadi di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu 14 Agustus 2022, pukul 13.00 WITA

Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kota Palopo

Ratusan rumah di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dengan disertai hujan sehingga

Banjir Bandang Kembali Terjang Desa Torue Parigi Moutong

Banjir bandang kembali menerjang Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah, Minggu 14 Agustus 2022.

Data Rumah Rusak Akibat Banjir Desa Torue Kembali Diverifikasi

Data rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Torue pada Kamis 28 Juli 2022, kembali diverifikasi oleh Pemerintah Kabupaten Parigi

Pemkot Palu Lindungi Pekerja Rentan Tanggulangi BPJamsostek

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, lindungi pekerja rentan tanggulangi iuran kepesertaan BPJamsostek terhadap 15.138

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;