Usai Direvitalisasi, Pemkot Palu Kembali Buka RTH Taman Nasional

<p>Ket Foto: Wali Kota Palu Hadiyanto Rasyid.</p>
Ket Foto: Wali Kota Palu Hadiyanto Rasyid.

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Usai direvitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu membuka kembali akses ruang terbuka hijau (RTH) taman nasional sebagai ikon baru di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat peresmian taman nasional di Jalan Hasanuddin Palu, Kamis 29 Desember 2022.

“Taman nasional ini memiliki sejarah yang panjang. Di taman nasional ini, Kota Palu dinyatakan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekitar enam dekade lalu, atau sekitar 60 tahun lalu,” ucap Hadianto Rasyid.

Ia menjelaskan bahwa RTH menawarkan berbagai fasilitas yang ramah untuk anak-anak, penyandang disabilitas, lansia, termasuk fasilitas rekreasi untuk berbagai kegiatan.

Baca: BPN dan Pemkot Palu Gelar Rakor Penuntasan Konsolidasi Lahan Huntap Petobo

Untuk itu, ia meminta warga memanfaatkan dan memelihara dengan baik fasilitas yang dibangun pemerintah untuk kegiatan bernuansa positif.

“Ini bagian dari pembangunan infrastruktur untuk memajukan kota dari sisi pembangunan fisik,” kata Hadianto.

Lebih lanjut ia menjelaskan, karena Pemkot Palu bertekad memenangkan Adipura tahun 2023, sudah seharusnya mendukung dengan ornamen lain untuk mempercantik kota selain rehabilitasi lingkungan.

Baca: Lima ASN Pemkot Palu Kena Sanksi, Tiga Dipecat

“RTH juga sebagai energi kota memiliki keunggulan besar sebagai tempat berinteraksi, membentuk estetika kota, yang menurut UU No. 26 Tahun 2007 tentang ruang terbuka hijau mensyaratkan setiap wilayah memiliki 30 persen ruang terbuka hijau ruang area rumah,” kata Hadianto.

Ia berharap taman nasional ini dapat menjadi reprensi pembangunan kota berkelanjutan yang tidak lepas dari kearifan lokal.

“Semakin banyak rumah publik, semakin banyak ruang kreatif bagi masyarakat,” pungkas Hadianto. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Permudah Layanan Paspor, Imigrasi Palu Luncurkan Aplikasi Maleo

Imigrasi Kelas I TPI Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, menerbitkan aplikasi Maleo memudahkan publik mengakses

Pemda Parigi Moutong Gelar Konsultasi Publik RPD 2024-2026

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Parigi Moutong, gelar Konsultasi Publik Rancangan RPD tahun 2024-2026.

Sebanyak 3.344 Rumah Terdampak Banjir di Kota Makassar

Sebanyak 3.344 rumah di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan terdampak banjir, hal itu berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana

Pelabuhan Makassar Lakukan Antisipasi Puncak Arus Balik

Pelabuhan Makassar lakukan antisipasi puncak arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023. Hernadi Tri Cahyanto Kepala Otoritas

Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Maros

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) salurkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Maros.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;