Total 47 Kasus, Positif Corona Sulawesi Tengah Bertambah Lima Orang

<p>Data Pusdatina 29 April 2020.</p>
Data Pusdatina 29 April 2020.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi.com– Data terkini Pusdatina Sulawesi Tengah (Sulteng), positif virus corona Sulawesi Tengah bertambah lima orang. Sehingga, total sudah 47 kasus.

Menurut data 28 April 2020, positif virus corona Sulawesi Tengah yang bertambah lima orang itu, berasal dari Kabupaten Buol Sulteng.

Selanjutnya, 47 konfirmasi positif saat ini, lima yang sedang dirawat di RSUD Undata, empat dirawat di RSU Madani, lima dirawat di RSU Anutapura, enam dirawat di RSUD Poso dan satu dirawat di RSU Mokopido Tolitoli Sulteng.

Kemudian, delapan dirawat di RSU Buol Sulteng, dua dirawat di RSUD kolonedale, lima orang jalani isolasi mandiri, tiga meninggal dunia dan delapan dinyatakan sembuh.

Enam wilayah sebagai tercatat kasus positif virus corona di Sulawesi Tengah. Diantaranya, 16 dari Kota Palu, enam dari Poso, sembilan dari Buol, tiga dari Morowali dan 12 dari Morowali Utara Sulteng.

Sementara itu, berdasarkan data nasional situs covid19.go.id, jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid19) bertambah menjadi 9511 orang, pada 29 April 2020.

Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 773 orang, dengan jumlah yang sembuh 1254 orang.

Baca Juga: Berikut Jadwal Imsakiyah Parigi Moutong 7 Ramadhan 1441 H

Terdapat penambahan kasus konfirmasi positif virus corona sekitar 415 kasus. Dan 7484 orang dalam perawatan.

Dalam pencegahan covid-19 di Sulawesi Tengah, Kepala Dinkes Sulawesi Tengah, Dr Reny A Lamadjido menghimbau:

Mohon tinggal dalam rumah. Alasannya, apabila banyak beraktifitas di luar rumah dapat menularkan atau tertular virus corona. Terutama bagi generasi muda Orang Tanpa Gejala (OTG). 60-70 persen adalah OTG virus corona.

Jangan ada warga berkumpul dalam satu tempat, apapun kegiatannya. Kecuali ada kebutuhan yang sangat mendesak. Namun, apabila ingin melakukan kegiatan sifatnya berkumpul banyak orang, sebaiknya memberlakukan physical distancing (jarak dua meter). Kalau ingin keluar rumah mesti memakai masker pelindung.

Harapannya dengan banyak tinggal di rumah, dapat menyayangi seluruh anggota keluarga dan warga disekitarnya. Sehingga tidak terjadi penyebaran virus corona secara massif.

Diharapkan, bagi pendatang yang baru tiba dari daerah atau tempat terdapat penyebaran virus corona, untuk segera melapor dan dilakukan pemeriksaan. Apabila dalam pemeriksaan tidak menimbulkan gejala serius dapat isolasi mandiri (ODP) sambil dilakukan pengawasan dari Tenaga kesehatan. Sebaliknya, jika gejalanya berat dapat dimasukkan ke dalam rumah sakit untuk perawatan intensif.

Kita jangan melakukan diluar instruksi pemerintah. Patuhilah yang sudah menjadi petunjuk dari Pemerintah pusat, Pemprov, Pemda dan Pemkot.

Terima kasih kepada para tenaga kesehatan di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah yang sudah mengabdi, pelayanan dan merawat seluruh pasien virus corona.

BACA JUGA: Buol Sulawesi Tengah Usul Berlakukan PSBB ke Kemenkes

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Pria Rentan Terpapar Virus Corona, Kenapa?

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong menurut rekam medis Rumah Sakit di berbagai dunia, menunjukkan pria rentan terkena corona

Bupati Ajukan Relaksasi Pinjaman Anleg DPRD Bulukumba, Tepatkah?

Situs Berita Online Sulawesi Tengah,Kota Palu dan Parigi Moutong Permohonan Penangguhan Potongan Pinjaman Anleg DPRD Bulukumba, Tepatkah?

Peduli Pandemi Corona, AGPAII Bulukumba Bagi Sembako

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Peduli Pandemi Corona, AGPAII Bulukumba Bagi Sembako Sulteng

Wali Kota Palu Sidak Posko Pencegahan Virus Corona Tawaeli

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Wali Kota Sidak Posko Pencegahan Virus Corona Tawaeli Sulteng

Bertambah, Satu ODP Baru Parigi Moutong dari Kecamatan Lambunu

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Bertambah, Satu ODP Baru Parimo Sulteng dari Kecamatan Lambunu.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;