Meledak, Positif Corona Sulawesi Tengah Tembus 70 Orang

<p>Data Terkini Virus Corona Dinkes Sulawesi Tengah 05 Mei 2020.</p>
Data Terkini Virus Corona Dinkes Sulawesi Tengah 05 Mei 2020.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi.com Data terkini Dinkes Sulawesi Tengah (Sulteng), positif virus corona Sulteng bertambah 11 orang sehingga total sudah mencapai 70 kasus.

Menurut data 5 Mei 2020, sebaran tambahan positif virus corona Sulawesi Tengah berasal dari Kabupaten Buol dan Tolitoli Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, 70 konfirmasi positif virus corona Sulawesi Tengah saat ini, lima yang sedang dirawat di RSUD Undata Kota Palu, enam dirawat di RSU Madani, lima dirawat di RSU Anutapura, enam dirawat di RSUD Poso dan satu dirawat di RSU Mokopido Tolitoli.

Kemudian, 10 dirawat di Rusunawa Buol, dua dirawat di RSUD kolonedale, lima orang jalani isolasi mandiri, tiga meninggal dunia dan 11 dinyatakan sembuh.

Tujuh wilayah sebagai tercatat kasus positif virus corona di Sulawesi Tengah. Diantaranya, 16 dari Kota Palu, enam dari Poso, 29 dari Buol, satu dari Tolitoli, iga dari Sigi, tiga dari Morowali dan 12 dari Morowali Utara Sulteng.

Sementara itu, berdasarkan data nasional situs covid19.go.id, jumlah pasien positif terinfeksi Virus Corona (Covid19) bertambah menjadi 11587 orang, pada 5 Mei 2020.

Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 864 orang, dengan jumlah yang sembuh 1954 orang.

Terdapat penambahan kasus konfirmasi positif virus corona sekitar 395 kasus. Dan 8769 orang dalam perawatan.

Dalam pencegahan covid-19 di Sulteng, Kepala Dinkes Sulawesi Tengah, Dr Reny A Lamadjido menghimbau:

Mohon tinggal dalam rumah. Alasannya, apabila banyak beraktifitas di luar rumah dapat menularkan atau tertular virus corona. Terutama bagi generasi muda Orang Tanpa Gejala (OTG). 60-70 persen adalah OTG virus corona.

Jangan ada warga berkumpul dalam satu tempat, apapun kegiatannya. Kecuali ada kebutuhan yang sangat mendesak. Namun, apabila ingin melakukan kegiatan sifatnya berkumpul banyak orang, sebaiknya memberlakukan physical distancing (jarak dua meter). Kalau ingin keluar rumah mesti memakai masker pelindung.

Harapannya dengan banyak tinggal di rumah, dapat menyayangi seluruh anggota keluarga dan warga disekitarnya. Sehingga tidak terjadi penyebaran virus corona secara massif.

Diharapkan, bagi pendatang yang baru tiba dari daerah atau tempat terdapat penyebaran virus corona, untuk segera melapor dan dilakukan pemeriksaan. Apabila dalam pemeriksaan tidak menimbulkan gejala serius dapat isolasi mandiri (ODP) sambil dilakukan pengawasan dari Tenaga kesehatan. Sebaliknya, jika gejalanya berat dapat dimasukkan ke dalam rumah sakit untuk perawatan intensif.

Kita jangan melakukan diluar instruksi pemerintah. Patuhilah yang sudah menjadi petunjuk dari Pemerintah pusat, Pemprov, Pemda dan Pemkot.

Terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang sudah mengabdi, pelayanan dan merawat seluruh pasien virus corona.

BACA JUGA: Asal Buol dan Tolitoli, Tambahan 11 Positif Corona Sulawesi Tengah

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Wali Kota Menilai Kota Palu Belum Layak Berlakukan PSBB

Wali Kota Palu Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng), Drs Hidayat MS.i menilai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum layak diberlakukan.

Bertambah Tujuh, Total PDP Corona Sulawesi Tengah 47 Orang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Bertambah Tujuh, Total PDP Corona Sulteng 47 Orang Parimo

Buol Sulawesi Tengah Usul Berlakukan PSBB ke Kemenkes

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Buol Sulteng Usul Berlakukan PSBB ke Kemenkes Parimo

Hukuman Berat, Penyeleweng Anggaran Corona di Parigi Moutong

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Hukuman Berat, Penyeleweng Anggaran Corona di Parimo Sulteng.

DPRD Parigi Moutong: Banjir di Sausu Piore, Normalisasi Solusinya

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong DPRD Parimo Sulteng: Banjir di Sausu Piore, Normalisasi Solusinya

Berita Terkini

wave

Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.

GTK Parigi Moutong Perketat Mutasi dan Distribusi Guru Guna Jamin Mutu Pendidikan Desa

Bidang GTK Parigi Moutong gunakan data akurat untuk pemerataan guru dan tingkatkan kualitas pendidikan hingga pelosok lewat kebijakan strate

Puskesmas Parigi Kini Layani USG, Ibu Hamil Tak Perlu Lagi Keluar Daerah

Puskesmas Parigi kini layani USG ibu hamil. Warga tak perlu keluar daerah untuk cek janin, akses lebih dekat guna tekan angka kematian bayi.

Pasien Rujukan Parimo Kini Tak Lagi Lunta-lunta di Makassar

Dinkes Parigi Moutong tambah kapasitas rumah singgah di Makassar jadi 12 kamar. Layanan kesehatan kini lebih humanis dengan bahasa daerah.

Bupati Parigi Moutong Ajak GBI Jadi Pelopor Kerukunan di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah dan GBI perkuat sinergi lewat semangat Berani Harmoni dalam SMDK di Parigi untuk menjaga kerukunan umat beragama


See All
; ;