Pelaku Begal Sadis yang Tewaskan Karyawati di Bekasi Dibekuk Setelah 2 Tahun Buron, Ini Ancaman Hukuman yang Akan Diterimanya

Pelaku begal yang menjadi buron selama dua tahun akhirnya ditangkap polisi, menuntaskan kasus sadis di Bekasi.
Pelaku begal yang menjadi buron selama dua tahun akhirnya ditangkap polisi, menuntaskan kasus sadis di Bekasi. Source: Foto/ilustrasi/freepik

Hukum, gemasulawesi - Setelah dua tahun buron, seorang pria berinisial A alias Tile akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Pria ini menjadi buron terkait kasus begal yang mengakibatkan tewasnya seorang karyawati di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. 

A telah menjadi target pencarian aparat keamanan sejak insiden pembegalan maut yang terjadi pada Maret 2022. 

Selama masa buron, A diduga bersembunyi di beberapa tempat berbeda, sehingga menyulitkan pihak kepolisian untuk melacak keberadaannya.

Baca Juga:
Motor dan Ponsel Raib! Pria di Serpong Tangerang Selatan Jadi Korban Penipuan, Begini Modus Licik Pelaku yang Mengaku Anggota Polisi

Namun, setelah upaya penyelidikan yang intensif, polisi akhirnya berhasil mengamankan A.

Penangkapan ini membawa kelegaan bagi pihak keluarga korban, yang selama dua tahun menantikan keadilan.

Menurut Wakapolres Metro Bekasi, AKBP Saufi Salamun, A merupakan salah satu dari tiga pelaku yang terlibat dalam aksi begal tersebut.

Peran A dalam kejahatan ini adalah sebagai eksekutor yang merampas tas milik korban. 

Baca Juga:
Kecelakaan Maut di Jakarta Selatan! Pengemudi Mobil Innova Zenix Ini Tabrak Restoran Jepang Okuzono, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua temannya, N, yang melakukan pembacokan, dan R, yang mengendarai motor, sudah lebih dulu ditangkap dan dijebloskan ke penjara. 

Sementara itu, A berhasil kabur dan terus berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan. 

Kasus pembegalan yang menewaskan karyawati berinisial IN ini terjadi pada 22 Maret 2022. 

Ketika itu, IN tengah berjalan menuju tempat kerjanya. Tanpa disadari, ia dibuntuti oleh tiga pelaku. 

Baca Juga:
Tawuran di Bekasi Memanas! Seorang Pelajar Tewas Usai Terkena Sabetan Senjata Tajam, Dua Pelaku Diamankan

Saat korban tiba di depan gang, A dan dua rekannya langsung melancarkan serangan. N, yang membawa senjata tajam, menyerang korban dari belakang hingga tewas seketika. 

Setelah itu, A dengan cepat merampas tas korban, sementara R bertindak sebagai pengendara motor yang siap melarikan diri dari tempat kejadian.

AKBP Saufi Salamun menjelaskan, kejadian ini sempat membuat geger warga setempat, mengingat tindakan brutal para pelaku yang tidak hanya merampok, tapi juga merenggut nyawa korban tanpa ampun. 

Atas perbuatannya, A kini dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman bagi tersangka adalah hukuman penjara maksimal 20 tahun. 

Baca Juga:
Tawuran di Bekasi Memanas! Seorang Pelajar Tewas Usai Terkena Sabetan Senjata Tajam, Dua Pelaku Diamankan

Penangkapan A menjadi penutup dari pengejaran panjang terhadap pelaku kejahatan brutal ini.

Pihak kepolisian berharap dengan tertangkapnya A, keadilan bagi keluarga korban dapat segera ditegakkan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Belasan Warga Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Myanmar, Minta Bantuan Presiden agar Segera Dipulangkan

Korban TPPO asal Sukabumi disekap di Myanmar, keluarga harap pemerintah Indonesia bertindak cepat memulangkan mereka.

Jadi Korban Perampokan Sadis, Pengemudi Taksi Online Dibuang di Pinggir Tol JORR Bekasi, Begini Modus Kejam Pelaku

Korban wanita dibuang di tol dan mobilnya dirampas. Polisi beberkan motif pelaku saat melancarkan aksinya.

Aksi Penodongan di Depok Viral, Dua Remaja Bersenjata Tajam Ancam Pedagang Warung Madura dengan Celurit

Aksi penodongan pedagang di Depok oleh dua remaja bersenjata tajam jadi viral. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

Diduga Sebarkan Hoaks Terkait Kasus Kematian Mahasiswi PPDS Undip, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Kontroversi kasus kematian dr Aulia, Menkes Budi Gunadi dituding sebar berita bohong, laporkan ke Bareskrim.

Heboh Dugaan Kenaikan Harga Tiket KRL Commuter Line, Kementerian Perhubungan Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Kemenhub tegaskan belum ada keputusan kenaikan tiket KRL, wacana NIK juga belum dibahas, cek penjelasannya.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;