Kasus Kematian Dokter Aulia Risma Lestari Masuki Babak Baru, Polda Jawa Tengah Tetapkan Tersangka Bullying di PPDS Undip

Ilustrasi. Polisi menetapkan tersangka dalam kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswa PPDS Undip yang diduga dibuli.
Ilustrasi. Polisi menetapkan tersangka dalam kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswa PPDS Undip yang diduga dibuli. Source: Foto/Pexels

Hukum, gemasulawesi - Kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), memasuki babak baru. 

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jawa Tengah memastikan hasil gelar perkara telah selesai, meskipun identitas tersangka dan pasal yang dikenakan masih dirahasiakan.

Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol. Dwi Subagio, menyatakan bahwa penetapan tersangka ini adalah hasil dari serangkaian penyelidikan yang mendalam. 

Namun, ia meminta publik menunggu informasi lebih lanjut dari Kabid Humas Polda Jateng untuk penjelasan detail. 

Baca Juga:
Ketegangan Memuncak! Satu Orang Terluka dalam Bentrokan Dua Ormas di Tangerang, Begini Kronologinya

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, juga menyebut dirinya tengah mempelajari hasil perkara dan berjanji memberikan keterangan setelah berdiskusi dengan penyidik.

Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh keluarga korban pada 4 September 2024. Mereka melaporkan dugaan pemerasan, pengancaman, dan intimidasi yang dilakukan oleh beberapa senior korban di PPDS FK Undip. 

Kuasa hukum keluarga, Misyal Ahmad, menyerahkan sejumlah bukti berupa percakapan di ponsel korban dan data rekening yang menunjukkan adanya tekanan psikologis.

Korban ditemukan meninggal dunia pada 12 Agustus 2024 sekitar pukul 23.00 WIB di kamar kosnya di daerah Lempongsari, Kota Semarang. 

Baca Juga:
Heboh Penggerebekan Gudang BBM Ilegal di Muara Enim, Polda Sumatera Selatan Sita 60 Ton Bahan Bakar dan Truk Tangki

Berdasarkan temuan polisi di tempat kejadian, terdapat obat keras yang diduga disuntikkan sendiri oleh korban, bekas suntikan di punggung tangan, dan catatan pribadi yang menggambarkan tekanan yang dialaminya selama pendidikan.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa tindakan bullying oleh seniornya memberikan tekanan mental yang berat kepada korban. 

Meskipun hasil autopsi menunjukkan korban meninggal karena penyuntikan obat keras, polisi terus mendalami apakah ada keterkaitan langsung antara tindakan seniornya dengan keputusan tragis tersebut.

Penetapan tersangka dalam kasus ini menjadi langkah penting dalam upaya mencari keadilan bagi keluarga korban. 

Baca Juga:
Jadi Tersangka dalam Kasus Harun Masiku, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Malah Berlibur ke Luar Kota, Apa Motifnya?

Penyelesaian kasus ini juga diharapkan menjadi peringatan bagi institusi pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan mendukung, serta mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

Proses hukum yang sedang berjalan ini akan terus diawasi oleh masyarakat, yang berharap kasus ini ditangani secara transparan dan adil. 

Penegakan hukum yang tegas dapat memberikan rasa keadilan dan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat.

Kasus ini mengungkap sisi gelap lingkungan akademik yang diwarnai oleh tekanan mental, dugaan perundungan, dan intimidasi. 

Baca Juga:
Kecelakaan Tragis di Blitar! Kereta Api Kertanegara Tabrak Truk Gandeng, Kelalaian Penjaga Palang Pintu Jadi Penyebabnya

Diharapkan dengan ditetapkannya tersangka, keadilan bagi korban dan keluarganya dapat segera terwujud. 

Pihak kepolisian juga diharapkan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat, demi mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Dijerat Pasal Berlapis, Pengendali Utama Laboratorium Narkotika di Bali Kini Terancam Hukuman Mati, Ini Alasannya

Polisi tangkap warga Ukraina pemodal laboratorium narkotika Bali. Ancaman hukum berupa hukuman mati atau penjara seumur hidup menanti.

Lama Jadi Buron! Tersangka Utama Sindikat Narkoba Bali Akhirnya Ditangkap di Thailand, Jaringan Besar Terbongkar

Polri berhasil menangkap buronan utama narkoba Bali, ungkap jaringan produksi dan distribusi hasis internasional.

Janggal Pengadaan Barang Pakai Habis Dinkes Parigi Moutong, Kejari Temukan Indikasi Pengadaan Fiktif Hingga Dobel Penganggaran

Dugaan korupsi yang diduga merugikan daerah miliaran rupiah terjadi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi moutong.

Jaringan Judi Online Akurasi4D Terbongkar, Lima Pelaku Ditangkap di Banjarnegara, Begini Modus Operandinya yang Cukup Licik

Jaringan judi online Akurasi4D terbongkar. Lima pelaku ditangkap, polisi sita uang dan peralatan operasional senilai ratusan juta.

Tersangka Kasus Korupsi Timah dan TPPU Harvey Moeis Dituntut 12 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar, Ini yang Memberatkannya

Harvey Moeis dituntut 12 tahun penjara, akibat korupsi tata niaga timah dan kerugian negara Rp 300 triliun.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;