Tidak Miliki Hubungan Diplomatik, Ini Cara Qatar Dapat Jadi Mediator Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas dengan Penjajah Israel

<p>Ket. Foto : Berikut Ini Cara Qatar Dapat Menjadi Mediator Gencatan Senjata Hamas dengan Israel<br />
(Foto/X/@MarioNawafal/Pinterest/@kimd186)</p>
Ket. Foto : Berikut Ini Cara Qatar Dapat Menjadi Mediator Gencatan Senjata Hamas dengan Israel (Foto/X/@MarioNawafal/Pinterest/@kimd186)

Internasional, gemasulawesi – Menjadi salah satu agresi Israel yang terparah ke Palestina, saat ini gencatan senjata sedang diberlakukan di Palestina antara Hamas dengan Israel.

Gencatan senjata awal antara Hamas dengan Israel yang dimediasi oleh Qatar sebagai mediator utama dimulai selama 4 hari lamanya dari tanggal 24 November 2023 hingga tanggal 27 November 2023.

Selanjutnya, Qatar mengumumkan Hamas dan Israel sepakat menambah gencatan senjatanya menjadi 2 hari yang akan berakhir di tanggal 29 November 2023.

Baca: Penjajah Israel Disebut Gunakan AI untuk Targetkan Lokasi, Ini Bahaya Penggunaannya dalam Perang

Gencatan senjata ini disetujui oleh kedua belah pihak setelah sebelumnya melewati berminggu-minggu negosiasi yang dimediasi beberapa negara, mulai dari Qatar hingga Mesir.

Dalam poin-poin perjanjian kesepakatan gencatan senjata awal, Israel akan membebaskan 150 tahanan Palestina jika Hamas juga bersedia melepaskan 50 sandera.

Selain itu, baik Hamas maupun Israel setuju untuk mengizinkan truk-truk bantuan kemanusiaan masuk dari berbagai negara serta pihak yang mengangkut air, makanan hingga gas ke Gaza.

Baca: Syahid, Ini Nama Beberapa Komandan Hamas yang Meninggal Akibat Dibunuh oleh Penjajah Israel

Kesepakatan yang lainnya adalah tidak saling menyerang dan penghentian aktivitas udara dan darat.

Israel dan Hamas kembali melakukan negosiasi untuk perpanjangan gencatan senjata yang kembali dimediasi oleh Qatar.

Sejak gencatan senjata diumumkan, banyak negara yang mengucapkan terima kasihnya kepada Qatar karena sukses membuat kedua belah pihak sepakat.

Baca: Viral di Media Sosial, Ini Isi Surat Ucapan Terima Kasih dari Pihak Sandera Penjajah Israel kepada Hamas

Ucapan terima kasih yang kedua kembali ditujukan untuk Qatar setelah gencatan senjata berhasil diperpanjang.

Mengingat Qatar berhasil melunakkan hati Israel yang awalnya tidak menginginkan gencatan senjata, hal ini juga menjadi sorotan karena Qatar tidak memiliki hubungan diplomatik seperti halnya Indonesia dengan Israel.

Qatar mampu menjadi mediator karena menjadi rumah untuk pangkalan militer AS yang paling besar di Timur Tengah.

Baca: Sebagian Hancur, Ini Fakta Memilukan dari Kondisi RS Indonesia di Gaza Utara yang Kini Rusak Parah oleh Penjajah Israel

Pangkalan militer AS itu dinamakan pangkalan militer Al-Udeid.

Selain itu, Qatar juga dapat menjadi mediator Israel dan Hamas karena menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat.

Qatar juga menjadi markas untuk para pemimpin Hamas, yang dikatakan merupakan ujung tombak perlawanan masyarakat Palestina.

Baca: Pertukaran Tahanan dengan Hamas, Berikut Ini Beberapa Kesaksian Mereka tentang Penjara Penjajah Israel

Salah satu pejabat Qatar menerangkan jika AS telah meminta Qatar untuk tidak membangun jalur komunikasi tidak langsung dengan Hamas karena status Hamas yang dicap Amerika sebagai organisasi teroris. (*/Mey)

 

 

 

 

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Disebut Gunakan AI untuk Targetkan Lokasi, Ini Bahaya Penggunaannya dalam Perang

Israel dilaporkan menggunakan AI dalam perang melawan Hamas, namun, berikut ini beberapa bahaya penggunaan AI.

Syahid, Ini Nama Beberapa Komandan Hamas yang Meninggal Akibat Dibunuh oleh Penjajah Israel

Berikut ini nama-nama dari komandan Hamas yang gugur akibat serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel ke Palestina.

Viral di Media Sosial, Ini Isi Surat Ucapan Terima Kasih dari Pihak Sandera Penjajah Israel kepada Hamas

Berikut ini merupakan isi surat ucapan terima kasih dari sandera warga Israel yang ditujukan kepada pejuang Hamas.

Sebagian Hancur, Ini Fakta Memilukan dari Kondisi RS Indonesia di Gaza Utara yang Kini Rusak Parah oleh Penjajah Israel

Berikut ini fakta-fakta memilukan dari kondisi RS Indonesia yang kini telah rusak parah oleh serangan yang dilakukan Israel.

Pertukaran Tahanan dengan Hamas, Berikut Ini Beberapa Kesaksian Mereka tentang Penjara Penjajah Israel

Berikut ini beberapa kesaksian dari beberapa tahanan Palestina yang kini telah dibebaskan tentang penjara Israel.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;