Berkaitan dengan Perang Gaza, Chili Akan Bergabung dalam Kasus Afrika Selatan Melawan Penjajah Israel di ICJ

Ket. Foto: Chili Dikabarkan Akan Bergabung dalam Kasus Afrika Selatan Melawan Penjajah Israel di ICJ
Ket. Foto: Chili Dikabarkan Akan Bergabung dalam Kasus Afrika Selatan Melawan Penjajah Israel di ICJ Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, Chili akan bergabung dalam kasus Afrika Selatan melawan penjajah Israel di ICJ berkaitan dengan perang yang berlangsung di Jalur Gaza, Palestina.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Chili, Gabriel Boric, dalam pidato kepresidenannya kemarin, tanggal 1 Juni 2024, waktu setempat.

Gabriel Boric menyampaikan dirinya memiliki kewajiban untuk membicarakan situasi kritis di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Hadapi Tekanan, Joe Biden Umumkan Penjajah Israel Telah Menyetujui Proposal yang Akan Mengarah ke Gencatan Senjata Langgeng di Gaza

“Kami tidak akan pernah berhenti merasa marah atas tindakan yang tidak pandang bulu dan juga tidak proporsional terhadap warga sipil Palestina yang tidak bersalah, terutama perempuan dan anak-anak Palestina, yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel,” katanya.

Dia menambahkan tindakan ini menuntut tanggapan tegas dan juga permanen dari komunitas internasional.

“Selain bantuan kemanusiaan yang telah kami berikan untuk Palestina, memanggil duta besar kami untuk penjajah Israel untuk melakukan konsultasi dan seiring dengan penyerahan Meksiko atas situasi di Palestina ke Pengadilan Kriminal Internasional, saya telah memutuskan Chili akan mendukung Afrika Selatan,” ujarnya.

Baca Juga:
Akui Terkejut, Mantan Kepala Mossad Membandingkan Laporan Ancaman terhadap Jaksa ICC dengan Taktik Mafia

Di sisi lain, diketahui jika tentara penjajah Israel menarik diri dari kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada minggu ini setelah melakukan operasi militer yang intensif selama 20 hari.

Dilaporkan jika penduduk di daerah tersebut kini kembali ke rumah mereka yang tersisa, untuk mencari orang-orang yang terkasih dan mencoba untuk menyatukan kembali kehidupan mereka.

Sementara itu, pemuda Palestina dikabarkan mengalami luka akibat tembakan yang dilepaskan oleh pasukan penjajah Israel di dekat Ramallah.

Baca Juga:
Termasuk Kamp Pengungsi, Bentrokan Dilaporkan Terjadi saat Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Jenin, Tepi Barat

Disebutkan jika warga sipil tersebut menderita luka yang sangat serius setelah ditembak oleh pasukan penjajah Israel di lingkungan Sateh Marhaba yang terletak di kota el-Bireh yang berada di Tepi Barat.

Sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan PRCS atau Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina menyampaikan bahwa tim mereka menerima pemuda yang terluka dari pasukan penjajah Israel.

“Dia mengalami serangan jantung dan paru-paru,” jelasnya.

Baca Juga:
5 Orang Terluka, Pasukan dan Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Kembali Melakukan Penggerebekan di Tepi Barat

Dia mengungkapkan pemuda Palestina tersebut menerima perawatan medis setelah akhirnya dipindahkan ke rumah sakit. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Pasokan Bantuan Terhenti, Pusat Distribusi Makanan, Klinik Kesehatan dan Rumah Sakit di Jalur Gaza Kini Dilaporkan Ditutup

Pusat distribusi makanan, klinik kesehatan dan rumah sakit di Jalur Gaza kini dikabarkan tertutup dikarenakan pasokan bantuan terhenti.

Dehidrasi dan Kekurangan Gizi, UNFPA Ungkap Sekitar 18500 Wanita Hamil Melarikan Diri dari Serangan Penjajah Israel di Rafah

UNFPA mengungkapkan sekitar 18500 wanita hamil melarikan diri dari serangan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.

Beri Peringatan Keras, Blinken Tegaskan Penting untuk Penjajah Israel Memiliki Rencana Mengalahkan Hamas dan Memulihkan Keamanan Gaza

Antony Blinken menekankan penting untuk penjajah Israel mempunyai rencana mengalahkan Hamas dan memulihkan keamanan Jalur Gaza.

Adanya Zona Penyangga, Wilayah Jalur Gaza Dilaporkan Telah Menyusut Hampir 32 Persen

Wilayah Jalur Gaza dikabarkan telah menyusut hampir 32 persen dikarenakan adanya zona penyangga yang dibuat tentara penjajah Israel.

Sebut untuk Menghancurkan Kemampuan Hamas, Penjajah Israel Ungkap Perang di Gaza Kemungkinan Akan Berlangsung hingga Akhir Tahun

Penjajah Israel menyampaikan perang yang masih berlangsung di Jalur Gaza kemungkinan akan berlangsung hingga akhir tahun.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;