Sebanding dengan Invasi Darat ke Jabalia, Pejuang Palestina Telah Meluncurkan 24 Serangan terhadap Pasukan Penjajah Israel di Shujaeya

Ket. Foto: Sedikitnya 24 Serangan Diluncurkan oleh Pejuang Palestina terhadap Pasukan Penjajah Israel di Shujaeya
Ket. Foto: Sedikitnya 24 Serangan Diluncurkan oleh Pejuang Palestina terhadap Pasukan Penjajah Israel di Shujaeya Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Lembaga pemikir pertahanan yang berbasis di Amerika Serikat, Institut Studi Perang atau ISW dan Proyek Ancaman Kritis atau CTP, mengatakan pejuang Palestina telah meluncurkan sedikitnya 24 serangan terhadap pasukan penjajah Israel.

Diketahui jika pasukan penjajah Israel mulai maju ke lingkungan Shujaeya di Kota Gaza pada hari Kamis, tanggal 27 Juni 2024.

ISW dan CTP menyampaikan tingkat serangan yang dilakukan oleh pejuang Palestina di Shujaeya sebanding dengan invasi darat penjajah Israel ke Jabalia pada bulan Mei lalu, yang mengakibatkan 33 serangan dilancarkan terhadap pasukan penjajah Israel dalam 24 jam pertama.

Baca Juga:
Siapkan Ranjau Anti Tank Besar, Hamas Lakukan Penyergapan terhadap Pasukan Penjajah Israel di Jalur Gaza

“Itu merupakan pertempuran paling berat yang pernah dihadapi pasukan penjajah Israel sejak melakukan invasi darat mereka di Shujaeya, Gaza,” katanya.

Dalam pembaruan harian terbaru mereka mengenai pertempuran di Jalur Gaza, laporan gabungan ISW dan CTP juga mencatat bahwa pejuang Palestina di hari Jumat, tanggal 28 Juni 2024, melakukan serangan dengan granat berpeluncur roket terhadap pasukan penjajah Israel.

“Serangan itu juga dilakukan terhadap pos tempur yang berada di sebelah selatan Kota Gaza,” ujarnya.

Baca Juga:
Karena Kebakaran yang Terjadi di Dekatnya, Sekitar 200 Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Dievakuasi dari Pangkalan Militer di Tepi Barat

Di Jalur Gaza selatan, pejuang Palestina terus melakukan pertahanan di Rafah pada hari Jumat, tanggal 28 Juni 2024, dengan Hamas dan Brigade Syuhada Al-Aqsa melancarkan serangan roket serta mortir terhadap pasukan penjajah Israel di kota tersebut.

Selain itu, seorang penembak jitu Hamas menewaskan seorang prajurit di kamar mandi.

Di sisi lain, Belgia, Yordania dan Uni Eropa meluncurkan ‘Seruan Bertindak untuk Anak-Anak Palestina di Tepi Barat dan Gaza’ di hari Jumat, tanggal 28 Juni 2024, di PBB.

Baca Juga:
Lukai Sedikitnya 10 Orang, Serangan Militer Penjajah Israel terhadap Sebuah Rumah di Kota Gaza Menewaskan 4 Warga Palestina

Ketiga negara tersebut menyerukan semua negara anggota untuk bergabung dalam inisiatif ini.

Dalam unggahan mereka di media sosial, seruan untuk bertindak tersebut melibatkan 5 poin, yakni menyerukan semua pihak untuk segera mencapai kesepakatan gencata di Jalur Gaza dan akses kemanusiaan yang aman dan tanpa batas di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Selain itu, penghormatan terhadap hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter di Jalur Gaza dan Tepi Barat, mengakhiri pelanggaran berat terhadap anak-anak Palestina, termasuk pembebasan mereka yang ditahan dan ditawan di Tepi Barat dan Gaza.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Lakukan Serangan di Tepi Barat, Seorang Wanita Palestina Dikabarkan Terluka oleh Pecahan Peluru Tajam

Poin yang terakhir adalah para sponsor seruan itu juga berjanji untuk mendukung peningkatan tangggapan PBB untuk memenuhi kebutuhan anak-anak Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Pasukan Penjajah Israel Lakukan 2 Serangan Terpisah, 4 Warga Palestina Dilaporkan Tewas di Deir el-Balah Gaza Tengah

4 warga Palestina dibunuh oleh pasukan penjajah Israel dalam 2 serangan yang dilakukan terpisah di Deir el Balah.

Mencurigakan, Pihak Berwenang Peringatkan Warga Palestina tentang Panggilan Telepon Penjajah Israel yang Meminta Kembali ke Gaza Utara

Terdapat panggilan telepon dari penjajah Israel yang meminta kembali ke Gaza utara, warga Palestina diperingatkan oleh pihak berwenang.

Lakukan Penyerbuan, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 17 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

17 rumah milik warga Palestina dikabarkan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel di seluruh Tepi Barat dalam penyerbuan yang dilakukan.

Sedang dalam Perjalanan untuk Bekerja, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Membunuh Seorang Fisioterapis MSF di Jalur Gaza

Seorang fisioterapis MSF dibunuh oleh pasukan penjajah Israel di Jalur Gaza saat sedang dalam perjalanan untuk bekerja.

Tegaskan Tidak Benar, Hamas Bantah Akan Merelokasi Biro Politik dari Qatar ke Irak

Terkait kabar yang menyampaikan mereka akan merelokasi biro politik dari Qatar ke Baghdad, Irak, Hamas dengan tegas membantahnya.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;