Telah Mundur ke Arah Lingkungan Saudi, 5 Jenazah Warga Palestina Ditemukan Setelah Penarikan Militer Penjajah Israel dari Shakush Rafah

Ket. Foto: Ditemukan 5 Jenazah Warga Palestina Setelah Penarikan Militer Penjajah Israel dari Shakush, Rafah, Jalur Gaza
Ket. Foto: Ditemukan 5 Jenazah Warga Palestina Setelah Penarikan Militer Penjajah Israel dari Shakush, Rafah, Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sumber lokal yang tidak disebutkan namanya melaporkan bahwa 5 jenazah telah ditemukan setelah penarikan militer penjajah Israel dari daerah Shakush di pinggiran barat laut Rafah yang berada di Jalur Gaza selatan.

Dia mengatakan tank dan kendaraan penjajah Israel mengepung daerah itu pada hari Jumat, tanggal 28 Juni 2024, namun, sekarang telah mundur ke arah lingkungan Saudi.

Meskipun begitu, penyebab kematian jenazah-jenazah warga Palestina tersebut hingga kini belum diumumkan.

Baca Juga:
Sebanding dengan Invasi Darat ke Jabalia, Pejuang Palestina Telah Meluncurkan 24 Serangan terhadap Pasukan Penjajah Israel di Shujaeya

Di sisi lain, sejumlah warga Palestina tewas dan terluka dalam pemboman penjajah Israel yang menargetkan sebuah mobil di lingkungan Sabra di sebelah selatan Kota Gaza.

Serangan lainnya juga dilakukan pasukan penjajah Israel terhadap sekelompok warga Palestina di Kota Gaza saat mereka mencoba mengisi wadah air di salah satu titik distribusi air.

4 warga Palestina dari keluarga yang sama, yakni keluarga al-Ghazi, tewas dalam penembakan ini.

Baca Juga:
Siapkan Ranjau Anti Tank Besar, Hamas Lakukan Penyergapan terhadap Pasukan Penjajah Israel di Jalur Gaza

Dilaporkan jika diantara korban yang meninggal, terdapat seorang anak kecil.

Dalam video yang tersebar, terlihat anak tersebut berlumuran darah dalam pelukan ayahnya dan tergeletak di tanah sebelum paramedis datang dan memindahkan mereka ke rumah sakit.

Di sisi lain, setidaknya 2 orang meninggal dalam pemboman penjajah Israel di dekat Masjid al-Istiqama di lingkungan al-Jeneina, yang berada di sebelah timur Rafah.

Baca Juga:
Karena Kebakaran yang Terjadi di Dekatnya, Sekitar 200 Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Dievakuasi dari Pangkalan Militer di Tepi Barat

Sejumlah lainnya terluka saat pasukan penjajah Israel melepaskan tembakan di sekitar bundaran al-Alam, yang berlokasi di sebelah barat Rafah.

Di pihak lain, Pemantau Hak Asasi Manusia Euro-Mediterania, menyampaikan mereka telah menerima laporan bahwa pasukan penjajah Israel melakukan pembantaian besar-besaran di lingkungan Shujaeya dan Jdaida di Kota Gaza.

“Tim lapangan kami telah menerima laporan mengenai puluhan, mungkin ratusan, korban yang dieksekusi di tempat atau tempat perlindungan mereka dibom,” kata Ramy Abdul, yang merupakan ketua kelompok yang berbasis di Jenewa tersebut.

Baca Juga:
Lukai Sedikitnya 10 Orang, Serangan Militer Penjajah Israel terhadap Sebuah Rumah di Kota Gaza Menewaskan 4 Warga Palestina

Hingga kini, setidaknya 37.834 meninggal dan 86.858 orang meninggal dunia dalam perang di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Pemukim Penjajah Israel Lakukan Serangan di Tepi Barat, Seorang Wanita Palestina Dikabarkan Terluka oleh Pecahan Peluru Tajam

Seorang wanita Palestina mengalami luka dalam serangan yang dilakukan pemukim penjajah Israel di Tepi Barat oleh pecahan peluru tajam.

Pasukan Penjajah Israel Lakukan 2 Serangan Terpisah, 4 Warga Palestina Dilaporkan Tewas di Deir el-Balah Gaza Tengah

4 warga Palestina dibunuh oleh pasukan penjajah Israel dalam 2 serangan yang dilakukan terpisah di Deir el Balah.

Mencurigakan, Pihak Berwenang Peringatkan Warga Palestina tentang Panggilan Telepon Penjajah Israel yang Meminta Kembali ke Gaza Utara

Terdapat panggilan telepon dari penjajah Israel yang meminta kembali ke Gaza utara, warga Palestina diperingatkan oleh pihak berwenang.

Lakukan Penyerbuan, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menghancurkan 17 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

17 rumah milik warga Palestina dikabarkan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel di seluruh Tepi Barat dalam penyerbuan yang dilakukan.

Sedang dalam Perjalanan untuk Bekerja, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Membunuh Seorang Fisioterapis MSF di Jalur Gaza

Seorang fisioterapis MSF dibunuh oleh pasukan penjajah Israel di Jalur Gaza saat sedang dalam perjalanan untuk bekerja.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;