Ditemani oleh Sekelompok Tentara, Menteri Keamanan Nasional Sayap Kanan Penjajah Israel Kunjungi Masjid Al Aqsa dalam Tindakan Provokatif

Ket. Foto: Menteri Keamanan Nasional Sayap Kanan Penjajah Israel, Itamar Ben-Gvir, Mengunjungi Masjid Al Aqsa dalam Tindakan yang Provokatif
Ket. Foto: Menteri Keamanan Nasional Sayap Kanan Penjajah Israel, Itamar Ben-Gvir, Mengunjungi Masjid Al Aqsa dalam Tindakan yang Provokatif Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, Menteri Keamanan Nasional sayap kanan penjajah Israel, Itamar Ben-Gvir, mengunjungi Masjid Al Aqsa dalam tindakan provokatif.

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan penjajah Israel tampaknya menggelar salat di tempat suci Islam tersebut.

Dalam kunjungannya itu, Itamar Ben-Gvir ditemani oleh sekelompok tentara penjajah Israel.

Baca Juga:
Terlibat dalam Pembunuhan di Luar Hukum, AS Memberlakukan Pembatasan Visa pada Mantan Sersan Militer Penjajah Israel

Jemaah Palestina dilarang memasuki lokasi tersebut saat Ben-Gvir sedang berada disana.

“Saya datang kesini (Masjid Al Aqsa), ke tempat terpenting di negara penjajah Israel dan kepada masyarakat penjajah Israel, untuk melakukan doa agar para korban penculikan dapat kembali ke rumah mereka, namun, tanpa kesepakatan yang tidak sah dan juga penyerahan diri,” tuturnya.

Perkataannya merujuk pada kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan dengan Hamas yang ditentangnya.

Baca Juga:
Melalui Pesawat Pengintai, Militer Penjajah Israel Dilaporkan Menyebarkan Selebaran Berisi Ancaman di Kamp Jenin

Peristiwa yang terjadi pada hari Rabu, tanggal 17 Juli 2024, waktu Palestina, itu menandai kelima kalinya Ben-Gvir menyerbu masjid dengan paksa sejak menjadi menteri penjajah Israel pada bulan Desember tahun 2022.

Itamar Ben-Gvir, yang merupakan pemimpin partai sayap kanan Otzma Yehudit itu terkenal dikarenakan mendorong para pemukim penjajah Israel untuk menyerbu Al-Aqsa.

Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Otoritas Palestina mengecam aksi publisitas Ben-Gvir sebagai provokasi yang tidak dapat diterima.

Baca Juga:
Krisis Akut, Warga Palestina di Yerusalem Mendapatkan Air Mengalir Selama 4 hingga 12 Jam per Minggu

Kantor berita Wafa mengatakan kementerian tersebut mengecam tindakan dan kebijakan sepihak pemerintah ekstremis penjajah Israel yang terus-menerus menentang hukum internasional dan kewajiban penjajah Israel sebagai kekuatan pendudukan di Yerusalem.

Juru Bicara resmi Kementerian, Sufian Qudah, menyampaikan bahwa tindakan militer penjajah Israel tersebut melanggar kesucian Masjid Al Aqsa.

“Dan merupakan pelanggaran yang nyata dan tidak dapat diterima terhadap hukum internasional serta status sejarah dan hukum Yerusalem dan situs-situs sucinya,” ucapnya.

Baca Juga:
Dibiarkan Mati Sendirian, Warga Palestina dengan Down Syndrome Dilaporkan Dianiaya Anjing Militer Penjajah Israel

Aktivis Palestina dari Yerusalem telah menyerukan kepada umat Islam untuk meningkatkan kehadiran mereka di Masjid Al Aqsa untuk mengusir serangan pemukim dan menantang ambisi penjajah Israel untuk mengendalikan dan melakukan Yahudisasi terhadap situs Islam tersebut.

Umat Yahudi menyebut area itu sebagai Temple Mount dan ada rencana untuk merobohkan masjid itu dan bangunan-bangunan Islam lainnya di sekitar Tempat Suci, termasuk Masjid Kubah Batu yang ikonik dan membangun sebuah kuil di tempat itu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Setidaknya 2 Warga Palestina Meninggal, Pesawat Penjajah Israel Dikabarkan Mengebom Sebuah Rumah di Kota Gaza

Sebuah rumah di Kota Gaza dikabarkan dibom oleh pesawat penjajah Israel dan menyebabkan sedikitnya 2 warga Palestina.

Gunakan Truk Milik Warga Sipil yang Disamarkan dengan Plat Nomor Palestina, Lebih dari Selusin Tentara Penjajah Israel Menyusup ke Jenin

Lebih dari 12 orang tentara penjajah Israel melakukan penyusupan ke Jenin, Tepi Barat, dengan menggunakan truk milik warga sipil.

Tepis Tuduhan Penghasutan, Pemimpin Oposisi Penjajah Israel Sebut Setiap Prajurit yang Bertempur di Gaza Lebih Terancam daripada Netanyahu

Pemimpin oposisi penjajah Israel yang bernama Yair Lapid menepis tuduhan penghasutan terhadap Benjamin Netanyahu.

Serukan Dukungan, Otoritas Palestina Tantang Rencana Penjajah Israel untuk Mencaplok dan Mengalihkan Kendali Situs Arkeologi

Rencana penjajah Israel untuk mencaplok dan mengalihkan kendali situs arkeologi ditantang oleh Otoritas Palestina atau PA.

Sebabkan 2 Warga Penjajah Israel Terluka, Tentara Penjajah Secara Keliru Menembaki Sebuah Kendaraan yang Mereka Duga Membawa Orang Palestina

Tentara penjajah Israel secara keliru melepaskan tembakan terhadap sebuah kendaraan yang mereka duga membawa warga Palestina.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;