Pemukim Ekstremis Penjajah Israel Dilaporkan Meracuni dan Membunuh Puluhan Domba di Komunitas Badui Arab Al-Malihat Tepi Barat

Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Membunuh Puluhan Domba di Komunitas Badui Arab Al-Malihat
Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Membunuh Puluhan Domba di Komunitas Badui Arab Al-Malihat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemukim ekstremis penjajah Israel dikabarkan meracuni dan membunuh puluhan domba pada hari Jumat, tanggal 13 September 2024, waktu Palestina, milik 2 bersaudara Palestina di komunitas Badui Arab Al-Malihat, barat laut Yerikho di Tepi Barat.

Menurut Pengawas Umum Organisasi Al-Baydar untuk Membela Hak-Hak Badui, Hassan Malihat, pemukim penjajah Israel mencemari air yang diminum oleh domba, yang menyebabkan kematian 50 domba milik Mohammad Melihat dan Suleiman.

Hassan Malihat menekankan serangan ini merupakan bagian dari pola kekerasan pemukim yang lebih luas yang memiliki tujuan untuk menekan petani Palestina agar meninggalkan tanah mereka.

Baca Juga:
Kota Paling Selatan Gaza, Militer Penjajah Israel Sebut Telah Menyelesaikan Penghancuran Brigade Hamas di Rafah

Hal tersebut berdasarkan laporan kantor berita Wafa.

Serangan paling baru oleh para pemukim terjadi beberapa hari setelah para pemukim Yahudi dari pos-pos ilegal di dekatnya menyalakan api di ladang gandum dan jelai.

Pekan lalu, para pemukim penjajah Israel mencemari Mata Air Al-Auja dengan membuang limbah ke dalamnya, sehingga warga Palestina setempat tidak mendapatkan air minum yang bersih.

Baca Juga:
Sambut Penjahat Terpidana dan Agitator Sayap Kanan, Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Puji Serangannya terhadap Pengunjuk Rasa Anti Pemerintah

“Masyarakat Palestina setempat telah mengalami peningkatan serangan harian oleh pemukim penjajah Israel,” katanya.

Provokasi ini semakin intensif baru-baru ini, bertepatan dengan pertumbuhan pos-pos kolonial di wilayah barat laut Jericho.

Di sisi lain, Kelompok Kontak Arab-Islam di Jalur Gaza pada hari Jumat, tanggal 13 September 2024, menyerukan penarikan penuh pasukan penjajah Israel dari Jalur Gaza, termasuk dari daerah perbatasan dengan Mesir, yang dikenal sebagai Koridor Philadelphi.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel sedang Mendorong RUU yang Mewajibkan Shin Bet untuk Memeriksa Guru-Guru Arab

Hal tersebut disampaikan dalam pernyataan yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Mesir di akhir pertemuan kelompok itu di Madrid, yang merupakan ibu kota Spanyol.

Kelompok Kontak itu dibentuk pada pertemuan puncak gabungan Organisasi Kerja Sama Islam dan Liga Arab di Arab Saudi pada bulan November untuk menghentikan konflik di Jalur Gaza dan juga membantu mencapai perdamaian abadi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Serbu Sebuah Toko Penukaran Uang di Hebron Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Menyita Hampir 1 Juta Shekel dalam Bentuk Tunai

Pasukan penjajah Israel menyita hampir 1 juta shekel dalam bentuk tunai dari sebuah toko penukaran uang di Hebron, Tepi Barat.

Pasukan Penjajah Israel Bom Sekolah yang Dijadikan Tempat Perlindungan di Gaza, Sedikitnya 18 Orang Tewas termasuk 6 Staf UNRWA

Sedikitnya 18 orang meninggal termasuk dengan 6 staf UNRWA dalam serangan terhadap Sekolah al-Jaouni di Jalur Gaza.

Pemukim Yahudi Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Seorang Warga Palestina Lansia setelah Menculiknya selama Beberapa Jam di Tepi Barat

Seorang warga Palestina diserang oleh pemukim Yahudi penjajah Israel setelah menculiknya selama beberapa jam di Tepi Barat.

Dalam Perjalanannya ke Gaza Utara, Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menghentikan Konvoi PBB selama Lebih dari 8 Jam

Konvoi PBB dihentikan oleh tentara penjajah Israel selama lebih dari 8 jam dalam perjalanannya ke Jalur Gaza utara.

Setidaknya 19 Orang Tewas dan Banyak yang Terluka dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Zona Aman al-Mawasi di Jalur Gaza Selatan

Dalam serangan penjajah Israel terhadap zona aman al-Mawasi, setidaknya 19 orang dilaporkan tewas dan banyak yang terluka.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;