AS Peringatkan Kegagalan Penjajah Israel Melindungi Warga Sipil di Gaza Dapat Menciptakan Lebih Banyak Pemberontak

Ket. Foto: Kegagalan Penjajah Israel Melindungi Warga Sipil di Gaza Diperingatkan AS Dapat Menciptakan Lebih Banyak Pemberontak
Ket. Foto: Kegagalan Penjajah Israel Melindungi Warga Sipil di Gaza Diperingatkan AS Dapat Menciptakan Lebih Banyak Pemberontak Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Lloyd Austin, yang merupakan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, memperingatkan atau mengatakan kegagalan penjajah Israel untuk melindungi warga sipil di Jalur Gaza dapat memicu reaksi keras dari generasi ke generasi dan juga menciptakan lebih banyak pemberontak anti-penjajah Israel di masa mendatang.

Berbicara kepada wartawan di Roma, Italia, pada hari Rabu, tanggal 23 Oktober 2024, waktu setempat, menyatakan dia mengemukakan perlunya mengatasi kebutuhan kemanusiaan warga sipil dalam setiap panggilan teleponnya dengan mitranya dari penjajah Israel, Yoav Gallant.

Dalam setiap panggilan, Austin menyebutkan dia mengutip perlunya penjajah Israel bersikap lebih cermat selama operasi militer melawan Hamas, untuk membatasi korban sipil, dan juga mengutip perlunya memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk sipil.

“Kegagalan untuk melakukan itu akan menciptakan generasi Palestina yang benar-benar akan terus melakukan penolakan,” katanya.

Dia melanjutkan bahwa penolakan tersebut adalah untuk melakukan kerja sama dengan penjajah Israel di masa depan.

Dia menambahkan jadi sebenarnya jumlah pemberontak ditingkatkan jika gagal melakukan itu.

“Menurut saya, ini adalah keharusan yang strategis,” ujarnya.

Amerika Serikat adalah sekutu terdekat penjajah Israel dan telah mendukung upaya penjajah Israel untuk menyerang Hamas.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, menyampaikan kepada awak Angkatan Udara pada hari Rabu, tanggal 23 Oktober 2024, setelah menyerang Iran, dunia akan memahami kekuatan penjajah Israel dan musuh-musuhnya akan belajar pelajaran.

Penjajah Israel telah merencanakan tanggapan terhadap serangan rudal balistik balasan yang dilancarkan Iran pada tanggal 1 Oktober 2024, serangan langsung kedua Teheran terhadap penjajah Israel dalam 6 bulan.

“Setelah kami menyerang Iran, mereka di penjajah Israel dan mereka yang di tempat lain akan mengerti apa saja persiapan yang telah Anda lakukan,” ucapnya.

Dia menekankan setelah menyerang Iran, semua orang akan memahami kekuatan, proses persiapan dan pelatihan, setiap musuh yang mencoba menyakit penjajah Israel akan membayar harga yang mahal.

Timur Tengah telah gelisah mengantisipasi balasan penjajah Israel atas serangan Iran di mana sekitar 200 rudal balistik ditembakkan ke penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Keluarga Tentara Kristen Penjajah Israel yang Terbunuh di Gaza Diperintahkan untuk Menyingkirkan Salib dari Nisan

Keluarga seorang tentara Kristen penjajah Israel yang tewas di Jalur Gaza diperintahkan untuk mengganti batu nisan karena terdapat salib.

3 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel di Kota Gaza

3 orang warga Palestina dilaporkan meninggal dalam serangan pesawat nirawak penjajah Israel di Kota Gaza bagian barat.

Irlandia Pertimbangkan untuk Meninjau RUU yang Melarang Impor dari Wilayah Palestina yang Diduduki Penjajah Israel

RUU yang melarang impor dari wilayah Palestina yang diduduki penjajah Israel sedang dipertimbangkan pemerintah Irlandia.

Firma Keamanan Swasta Akan Memaksa Warga Palestina Jalani Pemeriksaan Biometrik di Zona Kontrol Gaza

Warga Palestina akan dipaksa oleh firma keamanan swasta Amerika-penjajah Israel menjalani pemeriksaan biometrik.

UNRWA Sebut Penjajah Israel Terus Melarang Masuknya Bantuan Kemanusiaan ke Jalur Gaza

Komisaris Jenderal UNRWA menyampaikan penjajah Israel terus melarang masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;