Militer Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan 20 Tahanan Palestina

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Membebaskan 20 Orang Tahanan Palestina
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Membebaskan 20 Orang Tahanan Palestina Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara atau militer penjajah Israel membebaskan 20 tahanan Palestina melalui penyeberangan komersial Karem Abu Salem atau Kerem Shalom untuk orang penjajah Israel dan mereka dibawa ke RS Eropa di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, untuk dirawat.

Sebagian besar tahanan ditangkap sebulan yang lalu dari bagian utara Jalur Gaza yang terkepung.

Secara terpisah, Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengonfirmasi seorang warga Palestina dari Nablus dan seorang lainnya dari Jalur Gaza tewas dalam penahanan penjajah Israel.

Baca Juga:
Brigade Al Qassam Klaim Tewaskan 3 Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Setidaknya 43 tahanan Palestina telah tewas di penjara penjajah Israel sejak bulan Oktober 2023.

Di sisi lain, kantor kejaksaan antiterorisme Prancis menyampaikan hari ini bahwa pihaknya akan mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan Prancis yang memberikan pembebasan seorang pria Lebanon yang dipenjara karena serangan terhadap diplomat AS dan penjajah Israel di Prancis pada awal tahun 1980-an.

PNAT menyampaikan Georges Ibrahim Abdallah, mantan kepala Brigade Revolusioner Bersenjata Lebanon, akan dibebaskan pada tanggal 6 Desember berdasarkan keputusan pengadilan dengan syarat dia meninggalkan Prancis dan tidak kembali.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Hancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui Gurun Negev

Abdallah dijatuhi hukuman seumur hidup di tahun 1987 atas perannya dalam pembunuhan diplomat AS Charles Ray di Paris dan diplomat penjajah Israel Yacov Barsimantov pada tahun 1982, dan dalam percobaan pembunuhan Konsul Jenderal AS Robert Homme di Strasbourg di tahun 1984.

Perwakilan kedutaan besar Amerika Serikat dan penjajah Israel, serta Kementerian Kehakiman, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Diketahui bahwa permohonan pembebasan Abdallah telah ditolak dan dibatalkan beberapa kali, termasuk di tahun 2023, 2012, dan 2024.

Baca Juga:
Pemerintah Penjajah Israel sedang Ajukan RUU yang Akan Melarang Pengibaran Bendera Palestina di Universitas yang Didanai

Di sisi lain, seorang aktivis perempuan pro-Palestina yang ditahan selama 46 hari di Penjara Nice di Prancis karena unggahannya di media sosial menyebut penahanan itu sebagai prosedur politik.

Amira Zaiter, yang merupakan seorang mahasiswa keperawatan, ditangkap pada tanggal 16 September 2024, di rumahnya karena postingannya di media sosial X terkait situasi di Jalur Gaza.

“Selama 46 hari di tahanan, saya benar-benar mengira saya sendirian di penjara, sendirian menghadapi sistem peradilan Nice,” katanya.

Baca Juga:
Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina Luncurkan Layanan Kode Pos di Google Maps

Dia melanjutkan tetapi begitu dia dibebaskan, dia menyadari ada gelombang nasionak dan bahkan internasional terhadap saya dan tuduhan terhadapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Brigade Al Qassam Klaim Tewaskan 3 Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

3 tentara penjajah Israel tewas oleh Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza bagian utara.

Penjajah Israel Dilaporkan Hancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui Gurun Negev

Masjid terakhir di Desa Badui Umm Al-Hiran di Gurun Negev yang terletak di penjajah Israel selatan dihancurkan penjajah Israel.

Pemerintah Penjajah Israel sedang Ajukan RUU yang Akan Melarang Pengibaran Bendera Palestina di Universitas yang Didanai

RUU yang akan melarang pengibaran bendera Palestina di universitas yang didanai sedang diajukan oleh pemerintah penjajah Israel.

Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina Luncurkan Layanan Kode Pos di Google Maps

Layanan kode pos di Google Maps dilaporkan diluncurkan oleh Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina.

Viral Momen Presiden Prabowo Kenalkan Menlu Sugiono dan Mayor Teddy ke Joe Biden di Gedung Putih Amerika Serikat

Bertemu Joe Biden, Presiden Prabowo kenalkan Menlu Sugiono dan Sekretaris Kabinet Mayor Teddy di Gedung Putih.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;