PBB Sebut Konvoi Bantuan Gaza Diserang dan Makanannya Dicuri di Jalur Gaza Tengah

Ket. Foto: PBB Menyatakan Konvoi Bantuan Gaza Diserang
Ket. Foto: PBB Menyatakan Konvoi Bantuan Gaza Diserang Source: (Foto/X/@UNLazzarini)

Internasional, gemasulawesi – PBB menyatakan 3 pengemudi terluka ketika 14 truk dalam konvoi 20 truk yang membawa bantuan kemanusiaan ditembaki dan makanannya dicuri di Jalur Gaza tengah.

Truk-truk tersebut telah mengumpulkan bantuan dari perbatasan Kissufim yang baru dibuka dengan penjajah Israel, yang terletak di dekat Khan Younis di Jalur Gaza selatan, dan sedang dalam perjalanan ke sebuah gudang di daerah Deir el-Balah di pusat Jalur Gaza ketika konvoi tersebut diserang.

Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara PBB, yakni Stephane Dujarric.

Baca Juga:
Militer Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan 20 Tahanan Palestina

“Serangan tersebut adalah episode ‘hukum dan ketertiban’ dan bukan baku tembak antara pejuang Palestina dan pasukan penjajah Israel,” ujarnya.

Dia menambahkan selama berbulan-bulan pihaknya telah menyerukan pembukaan lebih banyak rute darat, baik ke Jalur Gaza maupun di dalamnya.

Dia menyebutkan pihaknya juga membutuhkan peningkatan akses dan jaminan keamanan, dan lebih banyak pasokan sehingga mereka dapat dengan cepat menjangkau semua orang di Jalur Gaza dalam skala yang diperlukan.

Baca Juga:
Brigade Al Qassam Klaim Tewaskan 3 Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

“Seperti yang telah kami katakan berulang kali, sangat penting untuk otoritas penjajah Israel untuk memfasilitasi pergerakan pekerja bantuan dan juga pasokan lewat Jalur Gaza,” ungkapnya.

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel telah mengebom beberapa daerah di kota Deir el-Balah di Jalur Gaza tengah, menewaskan 3 orang, termasuk seorang anak dan seorang wanita.

Menurut laporan, sebuah helikopter penjajah Israel telah menembakkan rudal ke sejumlah sasaran di kota itu.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Hancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui Gurun Negev

Saat ini, belum jelas apakah kedua serangan itu adalah serangan yang sama.

Di sisi lain, puluhan mahasiswa di Universitas Hashemite di Provinsi Zarqa, timur Yordania, mengadakan aksi duduk diam menuntut administrasi universitas mencabut peringatan dan juga hukuman yang dikeluarkan terhadap lebih dari 15 mahasiswa karena berpartisipasi dalam demonstrasi solidaritas dengan Jalur Gaza.

Para mahasiswa membentangkan spanduk yang mengecam tindakan disipliner itu dengan dengan menyatakan bahwa mendukung Jalur Gaza merupakan suatu kehormatan dan kebanggan, bukan kejahatan, dan menekankan bahwa mendukung Jalur Gaza sejalan dengan posisi Yordania. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Militer Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan 20 Tahanan Palestina

20 tahanan Palestina dibebaskan oleh tentara penjajah Israel melalui penyeberangan komersial Karem Abu Salem atau Kerem Shalom.

Brigade Al Qassam Klaim Tewaskan 3 Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

3 tentara penjajah Israel tewas oleh Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza bagian utara.

Penjajah Israel Dilaporkan Hancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui Gurun Negev

Masjid terakhir di Desa Badui Umm Al-Hiran di Gurun Negev yang terletak di penjajah Israel selatan dihancurkan penjajah Israel.

Pemerintah Penjajah Israel sedang Ajukan RUU yang Akan Melarang Pengibaran Bendera Palestina di Universitas yang Didanai

RUU yang akan melarang pengibaran bendera Palestina di universitas yang didanai sedang diajukan oleh pemerintah penjajah Israel.

Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina Luncurkan Layanan Kode Pos di Google Maps

Layanan kode pos di Google Maps dilaporkan diluncurkan oleh Kementerian Telekomunikasi dan Ekonomi Digital Palestina.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;