Serangan Penjajah Israel Tewaskan 5 Orang di Rafah Jalur Gaza Selatan

Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel Menewaskan Setidaknya 5 Orang di Rafah
Ket. Foto: Serangan Penjajah Israel Menewaskan Setidaknya 5 Orang di Rafah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Setidaknya 5 orang tewas dan lainnya terluka dalam serangan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Sumber medis di Jalur Gaza menyatakan kepada media bahwa 3 pemuda tewas dan lainnya terluka setelah sebuah pesawat tak berawak menyerang kelompok orang di daerah al-Jnaina, sebelah timur Rafah.

“2 warga sipil tewas oleh pesawat tempur penjajah Israel di daerah Khirbet al-Adas, utara kota,” kata mereka.

Baca Juga:
Suar Dilaporkan Ditembakkan ke Rumah Perdana Menteri Penjajah Israel di Caesarea

Di sisi lain, Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, mengumumkan bahwa dia menerima usulan Amerika Serikat untuk gencatan senjata sementara serangan penjajah Israel terhadap Lebanon terus berlanjut.

Berri mengatakan diskusi mengenai rincian proposal itu sedang berlangsung.

Dia membantah usulan itu mencakup segala bentuk kebebasan bergerak untuk tentara penjajah Israel di Lebanon, suatu syarat yang dia gambarkan sebagai tidak dapat diterima dan tidak dapat dinegosiasikan.

Baca Juga:
PBB Sebut Konvoi Bantuan Gaza Diserang dan Makanannya Dicuri di Jalur Gaza Tengah

Dia menegaskan kembali penolakan Lebanon untuk berkompromi atas kedaulatannya.

Pj Lebanon tersebut juga menepis klaim bahwa rencana itu mencakup pengerahan pasukan NATO atau pasukan asing lainnya di Lebanon.

Dia menyatakan keberatan terhadap ketentuan proposal untuk membentuk komite pengawasan Barat untuk melaksanakan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang dianggap Lebanon tidak dapat diterima.

Baca Juga:
Militer Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan 20 Tahanan Palestina

“Kami sedang membahas mekanisme alternatif, namun Lebanon tidak akan melanjutkannya,” tuturnya.

Dia melanjutkan telah ada mekanisme mapan yang dapat diaktifkan.

“Negosiasi yang sedang berlangsung berjalan dengan prospek positif,” ucapnya.

Baca Juga:
Brigade Al Qassam Klaim Tewaskan 3 Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

Dia juga mencatat bahwa kedatangan utusan AS atau Amerika Serikat, Amos Hochstein, di Lebanon bergantung pada kemajuan pembicaraan ini.

Diadopsi pada tanggal 11 Agustus 2006, Resolusi 1701 menuntut penghentian total permusuhan antara Lebanon dan penjajah Israel dan pembentukan zona demiliterisasi antara Garis Biru-batas de facto antara Lebanon dan penjajah Israel- dan Sungai Litani, yang hanya mengizinkan tentara Lebanon dan UNIFIL untuk mempunyai senjata dan peralatan militer di wilayah itu. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Suar Dilaporkan Ditembakkan ke Rumah Perdana Menteri Penjajah Israel di Caesarea

Rumah Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, dikabarkan menjadi sasaran 2 suar yang jatuh ke taman.

PBB Sebut Konvoi Bantuan Gaza Diserang dan Makanannya Dicuri di Jalur Gaza Tengah

PBB menyampaikan konvoi bantuan Gaza diserang dan menyebabkan 3 orang pengemudinya terluka serta makanannya dicuri.

Militer Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan 20 Tahanan Palestina

20 tahanan Palestina dibebaskan oleh tentara penjajah Israel melalui penyeberangan komersial Karem Abu Salem atau Kerem Shalom.

Brigade Al Qassam Klaim Tewaskan 3 Tentara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara

3 tentara penjajah Israel tewas oleh Brigade Al Qassam, yang merupakan sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza bagian utara.

Penjajah Israel Dilaporkan Hancurkan Masjid Terakhir di Desa Badui Gurun Negev

Masjid terakhir di Desa Badui Umm Al-Hiran di Gurun Negev yang terletak di penjajah Israel selatan dihancurkan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;