Ratusan Perwira Mengundurkan Diri dari Tentara Pendudukan Penjajah Israel pada Tahun 2024

Ket. Foto: Ratusan Perwira Mengajukan Pengunduran Diri dari Tentara Penjajah Israel
Ket. Foto: Ratusan Perwira Mengajukan Pengunduran Diri dari Tentara Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, ratusan perwira mengundurkan diri dari tentara pendudukan penjajah Israel di tahun 2024.

Pengunduran diri itu dikarenakan oleh beberapa alasan, termasuk beban perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan tantangan ekonomi.

Menurut media penjajah Israel, sebanyak 500 perwira berpangkat letnan kolonel mengakhiri tugas mereka tahun ini.

Laporan itu menggambarkan jumlah itu sebagai sesuatu yang mengejutkan dan merusak rencana militer untuk menambah jumlah perwira dan prajurit, terutama di tengah perang yang terus berlanjut di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Masjid di Bagian Utara Tepi Barat

Surat kabar tersebut menghubungkan gelombang pengunduran diri itu dengan beberapa faktor, termasuk berlanjutnya perang untuk tahun kedua berturut-turut.

“Tekanan luar biasa yang dihadapi oleh para perwira selama perang tidak tertahankan,” kata salah seorang perwira yang meninggalkan tugasnya.

Dia menambahkan dia merasa seolah-olah buldozer sedang menghancurkan tubuh saya selama setahun terakhir.

Laporan tersebut lebih lanjut menunjukkan militer diperkirakan akan berjuang dengan jumlah personel yang lebih banyak di tahun 2025.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Dirikan Pos Terdepan Ilegal Baru Dekat Komunitas Badui Palestina di Barat Laut Jericho

Media tersebut memperingatkan krisis tenaga kerja di militer dapat digolongkan sebagai ancaman strategi untuk seluruh penjajah Israel.

“Jika perwira tetap terbaik meninggalkan angkatan darat, tidak akan ada pengganti yang memadai,” ujar mereka.

Mereka menyatakan akibatnya, perwira yang kurang berpengalaman akan menggantikan mereka, yang berpotensi menyebabkan hilangnya generasi.

“Keberhasilan angkatan darat tidak didasarkan pada tank atau pesawatnya tetapi pada mereka yang mengoperasikannya,” tutur mereka.

Baca Juga:
Seperempat Warga Penjajah Israel Dilaporkan Hidup dengan Kerawanan Pangan

Di sisi lain, tentara pendudukan penjajah Israel mengumumkan sebelumnya bahwa kabinet penjajah Israel telah memerintahkan penguatan koordinasi keamanan dan intelijen dengan PA atau Otoritas Palestina.

Pembahasan yang sedang berlangsung tentang penyediaan peralatan militer untuk PA.

Perkembangan ini terjadi ketika Washington mendesak penjajah Israel untuk memberikan bantuan militer mendesak kepada PA.

Permintaan itu menyusul operasi keamanan berskala besar yang sedang berlangsung yang dilakukan oleh pasukan keamanan PA di kota Jenin, yang terletak di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Sebuah Masjid di Bagian Utara Tepi Barat

Masjid Bir Al-Walidain yang terletak di Desa Marda bagian utara Tepi Barat dilaporkan dibakar oleh pemukim ilegal penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Dirikan Pos Terdepan Ilegal Baru Dekat Komunitas Badui Palestina di Barat Laut Jericho

Pos paling depan ilegal baru didirikan oleh pemukim penjajah Israel di dekat komunitas Badui Palestina di barat laut kota Jericho.

Seperempat Warga Penjajah Israel Dilaporkan Hidup dengan Kerawanan Pangan

Seperempat masyarakat penjajah Israel dikabarkan hidup dengan kerawanan pangan termasuk dengan 34 persen anak-anak.

Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dikabarkan Hancurkan 2 Rumah Palestina di Jericho Tepi Barat

2 rumah warga Palestina yang terletak di Jericho, Tepi Barat, dilaporkan dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Seorang Anak Laki-Laki Palestina di Beit Furik Tepi Barat

Seorang anak laki-laki Palestina berusia 13 tahun di Beit Furik, sebelah timur Nablus di Tepi Barat diserang oleh tentara penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;