Pemukim Penjajah Israel Dirikan Pos Terdepan Ilegal Baru Dekat Komunitas Badui Palestina di Barat Laut Jericho

Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Pos Paling Depan Ilegal Baru
Ket. Foto: Pemukim Penjajah Israel Mendirikan Pos Paling Depan Ilegal Baru Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pemukim penjajah Israel pada tanggal 20 Desember 2024 waktu setempat telah mendirikan pos terdepan ilegal baru di dekat komunitas Badui Palestina di sepanjang Jalan Al-Ma’arajat yang terletak di barat laut kota Jericho di wilayah timur Tepi Barat yang diduduki.

Pengawas umum Organisasi Al-Baidar setempat untuk Membela Hak-Hak Badui, Hassan Mleihat, menyampaikan kepada kantor berita Wafa bahwa para pemukim mendirikan tenda di tanah masyarakat pada pagi ini dan menampilkan tarian provokatif di daerah itu.

Hassan Mleihat juga mencatat keberadaan 5 pos pemukim di dekat Jalan Al-Ma’arajat dengan 4 di antaranya didirikan sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Pos-pos terdepan ini adalah bagian dari upaya yang berkelanjutan untuk memperluas kendali pemukim penjajah Israel atas wilayah perbatasan antara provinsi Ramallah dan Jericho.

Baca Juga:
Seperempat Warga Penjajah Israel Dilaporkan Hidup dengan Kerawanan Pangan

Perkiraan penjajah Israel menunjukkan bahwa lebih dari 720.000 warga penjajah Israel kini tinggal di pemukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki, termasuk dengan Yerusalem Timur.

Pembangunan pemukiman telah meningkat secara signifikan sejak pemerintah sayap kanan penjajah Israel yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkuasa pada bulan Desember 2022.

Di sisi lain, Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Timur Tengah, Khaled Khiari, menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menolak upaya membangun pemukiman ilegal penjajah Israel di Jalur Gaza.

“Setiap upaya untuk membangun pemukiman di Jalur Gaza harus ditolak dengan tegas,” ujarnya.

Baca Juga:
Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dikabarkan Hancurkan 2 Rumah Palestina di Jericho Tepi Barat

Dia menambahkan tidak ada upaya untuk mengurangi atau mencaplok wilayah Jalur Gaza secara keseluruhan atau sebagian.

Pernyataan itu disampaikannya selama sesi Dewan Keamanan PBB di New York, bagian dari pertemuan bulanan dewan mengenai situasi di wilayah Palestina yang diduduki dan diskusi rutin tentang penerapan Resolusi Dewan Keamanan 2334 yang membahas ilegalitas pemukiman ilegal di wilayah Palestina yang diduduki.

Dia menggarisbawahi urgensi komunitas internasional untuk memberikan dukungan segera kepada Pemerintah Palestina untuk mengatasi tantangan keuangannya, memperkuat kapasitas tata kelolanya, dan juga mempersiapkannya untuk kembali memikul tanggung jawabnya di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seperempat Warga Penjajah Israel Dilaporkan Hidup dengan Kerawanan Pangan

Seperempat masyarakat penjajah Israel dikabarkan hidup dengan kerawanan pangan termasuk dengan 34 persen anak-anak.

Pasukan Pendudukan Penjajah Israel Dikabarkan Hancurkan 2 Rumah Palestina di Jericho Tepi Barat

2 rumah warga Palestina yang terletak di Jericho, Tepi Barat, dilaporkan dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Seorang Anak Laki-Laki Palestina di Beit Furik Tepi Barat

Seorang anak laki-laki Palestina berusia 13 tahun di Beit Furik, sebelah timur Nablus di Tepi Barat diserang oleh tentara penjajah Israel.

Pemimpin Senior Pemukim Penjajah Israel Desak Kabinet untuk Evakuasi Penduduk Kamp Pengungsi Palestina

Kabinet keamanan didesak oleh para pemimpin senior pemukim penjajah Israel untuk mengevakuasi penduduk kamp pengungsi Palestina.

Otoritas Pendudukan Penjajah Israel Hancurkan 6 Rumah Palestina di Kota Anata Yerusalem

Sebanyak 6 rumah warga Palestina di kota Anata, Yerusalem yang diduduki, dihancurkan oleh otoritas pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;