Penjajah Israel Gunakan Pengangkut Personel Lapis Baja untuk Menetralisir Alat Peledak Rakitan di Jalur Gaza

Ket. Foto: Penjajah Israel Menggunakan Pengangkut Personel Lapis Baja di Jalur Gaza untuk Menetralisir Alat Peledak Rakitan
Ket. Foto: Penjajah Israel Menggunakan Pengangkut Personel Lapis Baja di Jalur Gaza untuk Menetralisir Alat Peledak Rakitan Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Harian lokal penjajah Israel dalam laporannya tanggal 28 Desember 2024 mengatakan tentara penjajah Israel telah menggunakan pengangkut personel lapis baja atau APC bermuatan bahan peledak yang dikendalikan dari jarak jauh untuk menetralisir alat peledak rakitan atau IED dan perangkap yang dipasang oleh kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

Dalam laporannya, harian lokal penjajah Israel menyampaikan sumber ledakan dahsyat yang terdengar di hari Kamis di penjajah Israel selatan dan tengah adalah penggunaan kendaraan pengangkut personel lapis baja M113 tua oleh tentara penjajah Israel yang diisi dengan berton-ton bahan peledak untuk meledakkan area yang dipasangi perangkap dan alat peledak di Jalur Gaza.

“Militer menggunakan APC M113 berlapis baja tebal yang diisi dengan bahan peledak untuk menghancurkan lokasi yang dipasangi alat peledak dari jarak jauh,” ujar mereka.

Pada hari Kamis lalu diketahui warga di seluruh penjajah Israel melaporkan mendengar serangkaian ledakan.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Memperluas Koridor Militer yang Membelah Gaza Menjadi Dua

Meski tentara penjajah Israel tidak mengeluarkan penjelasan resmi, ada spekulasi ledakan tersebut terkait dengan operasi yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Saksi mata di Jalur Gaza memberitahu media tentang pembongkaran besar-besaran bangunan yang tersisa di Jalur Gaza utara yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel.

Penjajah Israel melancarkan serangan darat besar-besaran di Jalur Gaza utara di tanggal 5 Oktober 2024 yang diduga untuk mencegah Hamas untuk berkumpul kembali.

Tetapi Palestina menuduh penjajah Israel bermaksud menduduki wilayah tersebut dan menggusur paksa penduduknya.

Baca Juga:
Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Fasilitas di Perlintasan Janta di Perbatasan Suriah dan Lebanon

Di sisi lain, para diplomat tinggi Tiongkok dan Iran pada hari Sabtu, tanggal 28 Desember 2024 waktu setempat menekankan perlunya menangani masalah Palestina dengan menghormati dan memulihkan hak-hak sah rakyat Palestina dan mengakhiri pendudukan.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Tiongk0k setelah pertemuan Wang Yi dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi di Beijing, kedua belah pihak menyoroti urgensi gencatan senjata segera, penarikan pasukan penuh, dan bantuan kemanusiaan darurat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Memperluas Koridor Militer yang Membelah Gaza Menjadi Dua

Koridor militer yang membelah Jalur Gaza menjadi 2, Koridor Be’eri, diperluas besar-besaran oleh militer penjajah Israel.

Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Fasilitas di Perlintasan Janta di Perbatasan Suriah dan Lebanon

Fasilitas yang diketahui terletak di perlintasan Janta di perbatasan Suriah dan Lebanon dilaporkan diserang oleh penjajah Israel.

Seorang Petugas Kesehatan Palestina yang Mengungsi Meninggal Dunia Karena Cuaca Dingin yang Ekstrem

Seorang petugas kesehatan Palestina bernama Al-Hakim Ahmed al-Zaharneh, dikabarkan meninggal dunia karena cuaca dingin ekstrem.

Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Meledakkan Robot Bermuatan Bahan Peledak di Dekat Rumah Sakit Kamal Adwan

Robot yang bermuatan bahan peledak diledakkan oleh pasukan penjajah Israel di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan, Jalur Gaza.

6 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Bagian Timur Kota Gaza

Serangan udara penjajah Israel terhadap sebuah rumah di bagian timur Kota Gaza menyebabkan 6 orang warga Palestina meninggal dunia.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;